Setuju Mbak rani,
Entah mengapa orang-orang beragama yang seharusnya mengajarkan damai dan
kasih kepada orang-orang yang tidak beragama kok malah bertindak
sebaliknya. Marilah kita ikut bersama-sama membantu pemecahan dengan
cara sekecil apapun, bukan malah ikut-ikut menyalahkan 'agama' yang
jelas tidak salah apa-apa. Banyak skenario soal Ambon, tapi yang pasti
tidak ada satu agamapun yang mengajarkan kekerasan, pembantaian apalagi
pembunuhan. Coba lihat sudut pandang lain selain agama.
peace.
Rani Elsanti Ambyo wrote:
>
> Halo semua..
>
> Waduh, ampun... beberapa bulan ini saya ndak baca pesan-pesan di
> permias... eh, lha, begitu masuk lagi, kok 'perdebatan'-nya masih di
> situ-situ aja... agama lagi, agama lagi. Apa belum pada pegel? ;-)
>
> Sudahlah. Saya lahir sebagai orang Islam kan kebetulan saja. Kalau saya
> lahir sebagai orang Norwegia di dusun terpencil, kan bukan salah saya juga
> kalau saya ndak tahu-menahu tentang Islam. Apa ini dosa? Terserahlah.. kok
> malah kita sendiri yang sibuk ngukur dosa. Hidup saja dengan tersenyum.
>
> Tertindas-menindas itu kan tergantung anda berdiri di mana...
>
> Lalu soal bicara langsung pada pelaku/saksi kejadian (di Ambon or
> wherever)... Saya nggak tahu gimana anda melakukannya, Bung HAdeer, tapi
> saya sendiri hanya mampu bicara dengan satu-dua orang. Dan mereka ini kan
> manusia yang 'subyektif' juga. Kalau saya ngobrol sama teman yang Kristen,
> ya ceritanya mereka yang merasa terancam. Tapi teman yang Islam juga
> merasa terancam. Sami-mawon.... Sama bingungnya, sama nggak ngertinya,
> sama takutnya. Sama manusianya.
>
> JAdi sudahlah. Agama itu kan ada bukan sebagai alasan buat kita untuk
> memusuhi yang lain. Kriteria kafir-bukan kafir itu, kenapa harus manusia
> yang pusing memikirkannya? Apa enaknya sih hidup dengan kecurigaan atau
> dendam... Tuhan itu, apakah Ia beragama? Kenapa kita yang pusing...
>
> Saya membutuhkan anda, Bung Hadeer. Agama anda, bukan urusan saya. Saya
> tak punya hak untuk jadi tuhan. Kita seagama, itu kebetulan saja.
>
> Why can't we all simply live together?
>
> permisi,
>
> rani.
> ---------------------
>
> On Mon, 1 Mar 1999, Hadeer wrote:
>
> > Menurut pemikiran saya :
> >
> > Penganut agama Islam (baik dia orang Ambon, Sulawesi, dll) sedang menjadi
> > sasaran pembakaran, pembunuhan dan penindasan.
> > Pelakunya ... yang saya tidak tahu. Meskipun ada juga selain penganut agama
> > Islam yang menjadi korban.
> >
> > Bukti jelas : Pengungsian besar-besaran orang Sulawesi Selatan keluar dari
> > Ambon (Fakta dan diberitakan di seluruh media). Rekan -rekan kerja saya
> > yang cuti ke Ambon untuk merayakan Idul Fitri yang berusaha mati-matian
> > keluar dari Ambon bersama keluarga, padahal mereka keturunan Ambon juga.
> >
> > Apa artinya ??? Jiwa mereka sedang teracam.
> >
> > Apakah orang penganut agama Kristen yang melakukannya....apakan orang
> > penganut agama Islam yang melakukannya....apakah orang yang tidak beragama
> > yang melakukannya.....???
> >
> > Sebab musabab diskusi ini adalah "Kita harus mendengar versi mana dari
> > sebuah media"....itu yang sesedikit mungkin kita harus jadikan patokan.
> > Karena media tidak menjamin kenetralan dan keperimbangan.
> >
> > Mau jelas....langsung cari dari sumber yang utama, pelaku kejadian.
> >
> > Hadeer.
> >
> > ----------