salam seperhimpunan,
kerusuhan-kerusuhan terus berlanjut di Ambon....
hari ini berita mengenai penembakan terhadap warga yang sedang sholat oleh
aparat mendominasi halaman muka harian-harian di tanah air maupun internasional.
saya benar-benar mengutuk tindakan keji ini.
 
Hal apakah yang bisa mendorong aparat (berseragam!!) untuk melakukan pembantaian
keji ini?
terus terang saya hampir putus asa melihat ekskalasi konflik antar agama di indonesia.
ini sekali lagi bukti bahwa aparat hanya mampu melakukan kejahatan terhadap warganya.
masih segar dalam ingatan pembantaian di Aceh,timor-timur, banyuwangi,kasus mei....dsb,
aparat menambah daftar kekejiannya dengan kasus ini
 
mari kita mendesak agar masalah ini segera diselesaikan secara cepat
dan mengungkap latar belakang tragedi ini.
Pangab, menteri dalam negeri,menko polkam dan Kapolri harus menyatakan
bertanggung jawab dan melakukan usaha-usaha yang transparan dan dalam waktu yang sesingkat-
singkatnya meredam situasi yang darurat ini.
koordinator keamanan harus mengundurkan diri apa bila tidak mampu segera menanggulangi
konflik ini.
Permintaan maaf yang disampaikan oleh Pangab disertai permohonan agar masyarakat memakai paradigma baru dalam memandang sosok ABRI sekali lagi terbukti hanya sebagai bualan kosong
untuk menghindari sikap ksatria dan melepas tanggung jawabnya selama ini.
Bukan kali ini saja ABRI tidak mampu menanamkan rasa tanggung jawab terhadap prajuritnya.
mulai kasus penculikan,penganiayaan (hingga berakibatkan kematian)tawanan di aceh.....
sampai tragedi ini membuktikan ketidak becusan ABRI !
 
sebagai langkah darurat, presiden de facto B.J Habibie sebagai kepala negara
harus segera menuju Ambon..
mengungkapkan bela sungkawa dan turut menjamin pengungkapan latar belakang kasus ini
secara adil dan transparan.Juga keamanan beberapa tokoh nasional yang hendak mengunjungi Ambon harus dijamin.Menyebarkan pamflet yang menenangkan masyarakat ambon.
Pengumuman sesegera mungkin perkembangan penyidikan latar belakang kerusuhan Ambon
dan kasus-kasus lain di tanah air.
 
Jendral-jendral pun harus diajari itu rasa tanggung jawab....
 
wass
 
deddy priadi
(semoga melalui tragedi ini kita justru semakin mampu menjaga tali persaudaraan sesama manusia...tidak peduli agama, suku,ras atau warna kulit..)
 
 
 

Kirim email ke