Kembali agama menjadi biang hiruk pikuk. Heran sekali mengapa orang yang
berpendidikan (tinggi) belum bisa melihat agama sebagai urusan seseorang
dengan Tuhannya? Kembali juga dengan agama dijadikan alat menyerang orang
pengikut agama lainnya. Padahal 'kan agama dibuat agar manusia tidak
berantakan.

Herannya lagi mengapa selalu yang dituduh adalah orang-orang Kristen sebagai
biang kerok. Padahal selama republik ini berdiri belum ada orang Kristen
yang jadi presiden. Mengapa juga penyerangan terhadap kegiatan ibadah
Kristen tak pernah terpublikasikan seperti tertelan bumi? Mengapa juga orang
Islam ketakutan terhadap kekuatan Kristen yang menurut sensus tak lebih
daripada delapan persen?

Dengan kekuatan mayoritas di Indonesia (bahkan terbesar di dunia) mestinya
dengan mudah menggeser minoritas tanpa harus adu jotos. Mau contoh? Lihatlah
RRC. Dengan kekuatannya ia selalu memimpin di Asian Games.

Namun tanpa disadari rupanya kaum mayoritas sudah jauh melangkah dengan
mendirikan tandingan Republik Indonesia yaitu dengan REPUBLIKA. Barangkali
sebentar lagi ada REPUBLIKB, REPUBLIKC, dst-nya sampai Z...ha..ha..ha...:-)

Wassalam,
Efron

Kirim email ke