Rekan-Rekan Permias@ yang berbahagia,

Seperti sudah saya sering tulis disini, tolong deh please
masalah mengenai 'agama' tidak menjadi bahan diskusi disini.
Lebih baik dibuat millis khusus untuk kepentingan itu.

Saya rasa bagi rekan-rekan yang masih mencintai Pancasila,
tentu nya berpikir bahwa persatuan adalah diatas segala-segalanya.

Jadi sekali lagi, adalah sangat bijaksana untuk tidak meladeni atau
menghiraukan perdebatan yang ada kaitan dengan agama, mengingat
ke-sensitif-an nya yang mudah memicu ke perdebatan a'la kusir.

Mengenai judul boikot kompas, saya rasa tidak usah dibesar-besarkan,
saya saja sudah lama tidak berlangganan Republika dan Kompas.
Artinya, terkadang memang saya melihat adanya suatu 'kecenderungan'.

Terima kasih jika masih ada yang mau membaca tulisan ini.

Salam,
bRidWaN

-------------------------------------------------------------------------
At 11:40 02/03/99 -0500, Andrew G Pattiwael wrote:
>Coba dijelaskan apa alasan anda untuk mengatakan kami, Nasrani, mencoba
>berpura-pura bodoh? Heran saya...kok bisa segampang itu anda menuduh kami
>"BODOH" atau "Berpura-Pura Bodoh"
>
>Saya sendiri tidak yakin apa kalian (Muslim) akan bersikap netral seratus
>persen, buktinya selama ini, saat Gereja dibakar-bakarin, pendeta kami
>dibunuhin, kalian kebanyakan diam saja toh?
>Siapa yang MEMBELA kami ? Bahkan media KRISTEN-nya Pun terkadang diam saja,
>mengingat hubungan khusus yang dimiliki oleh pemiliknya ke pemerintah.
>Kami dibela? JARANG...itupun lihat-lihat...apa ada Media Muslim yang
>membela kami hanya berdasarkan kebenaran dan hak kami untuk beragama?
>
>Gus Dur, Amin Rais dan lain-lain baru bicara soal perlindungan kepada
>Kristen juga baru sekarang...setelah Media International Teriak-teriak
>kalau gereja dibakarin, dan catat...Tidak Satupun Media yang affiliasinya
>Kristen berbicara atau berani mengecam pelanggaran ini...
>
>Nah baru pas kejadian di Kupang, dari Kisdi sampai ICMI teriak-teriak
>bahwa terjadi pelanggaran thd minoritas beragama disana...SADAR nga kalau
>selama ini SUDAH SERING TERJADI PELANGGARAN thd minoritas
>beragama...hanya ini terjadi pada Kristennya...SEMUA DIAM KAN???!!
>
>Seiingat saya, saya sudah pernah tuh mengajak agar Kristen dan Islam untuk
>kompak dan bekerja sama...tapi sambutan rekan-rekan (khususnya yg muslim)
>dingin bahkan tidak ada sama sekali. Seperti ngomong sama angin rasanya.
>
>Rekan Hadeer, anda ternyata bukan putar-putar seperti alasan anda yang
>sebelumnya, melainkan ingin memojokkan kami....sangat disayangkan...
>benar-benar kecewa menemukan rekan permias@ yang seperti ini...
>Kemajuan apa yang bisa didapat bangsa kalau terus menerus memojokkan
>sesama bangsanya....
>
>
>
>andrew pattiwael
>
>
>On Tue, 2 Mar 1999, Hadeer wrote:
>
>> Seperti yang sudah saya bilang :
>>
>> Jangan jadi orang bodoh dalam membaca media dan melihat fakta.....dan
>> lebih parah lagi
>> PURA-PURA BODOH....
>>
>> Biar adil.....bagaimana kalo rekan-rekan yang beragama nasrani yang
>> mengirim "Surat Peringatan" ke harian Kompas dan Suara Pembaruan
>> (seperti yang sudah dilakukan beberapa waktu yang lalu untuk media
>> asing.).....ini saya usulkan kepada rekan-rekan nasrani dalam rangka
>> berprasangka bahwa kalian bukanlah orang bodoh apalagi pura-pura
>> bodoh.....bagaimana ????
>>
>> Kan sudah terbukti dengan jelas, Kompas membiaskan berita dan Suara
>> Pembaruan tidak memberitakan....
>>
>> Hal yang sama akan saya lakukan jika kejadian yang sama terbukti terjadi
>>
>> di Republika.....
>>
>> Smile
>> Hadeer
>>
>>
>> Andrew G Pattiwael wrote:
>>
>> > Saya juga belum pernah dengar tuh....ngga tau emang sayanya Kristen yg
>> > Telmi
>> > atau memang kita yang Kristen semuanya Telmi atau kita yang
>> > digoblok-goblokin seperti pesan dari mas Hadeer itu...(Kok ngga
>> > dikasih
>> > tahu sih)
>> >
>>
>
>

Kirim email ke