Bang Blucer yg baik hati...,

Tidak ada maksud saya untuk memancing kemarahan satu pihak atas berita
yg saya postingkan. Kalaupun saya teruskan berita-berita tentang
kemalangan yg diterima kaum muslimin, itu semata-mata hanya untuk
"mengingatkan" kaum muslimin yg lainnya untuk peka dan tanggap atas
derita yg dialami saudara-saudaranya sesama muslim di Ambon, sehingga
mereka tergerak hatinya untuk memberikan sumbangan dalam bentuk apa-pun
juga. That's it !

Sebagaimana layaknya suatu kerusuhan (dimana berlaku hukum
aksi-reaksi),tentu saja menimbulkan korban dan kerugian di kedua belah
pihak. Hanya saja tiap orang pasti punya alasan untuk lebih mempercayai
suatu berita ketimbang berita yg lainnya. Cuma disini saja letak
masalahnya. Anda dan rekan-rekan lainnya rasanya tidak perlu   curiga
atas maksud pemostingan berita-berita tersebut, apalagi sampai
melemparkan tuduhan-tuduhan keji, seperti yg dilakukan oleh salah satu
rekan (yg mengaku muslim)di milis ini ! Lagipula pemostingan berita-
berita tsb kan bukan suatu bentuk pemaksaan. Kalau memang tidak setuju
dengan berita tsb.., ya mbok dihapus saja...., atau dibantah dengan
baik-baik..., beres khan..?


Seperti halnya dengan anda, saya pun ingin agar segala macam
kerusuhan-kerusuhan yg terjadi di tanah air segera berakhir, sehingga
kita semua dapat membangun kembali negeri kitatsb. Namun itu semua akan
sulit terlaksana,selagi masih ada pihak-pihak yg bertindak barbar dan
biadab kepada pihak lainnya. Peristiwa penyerangan dan pembantaian
kepada umat Islam di Ambon membuktikan hal itu, telepas dari apa-pun
agama para bajingan tsb.

Bang Blucer...,
Kami umat Islam sangat menghargai dan menghormati umat lainnya, dan kami
tidak akan segan-segan tolong-menolong dan bekerjasama dengan
orang-orang non muslim seperti anda. Hanya saja kami tidak bisa tinggal
diam menyaksikan saudara-saudara kami yg tidak berdosa
dianiaya dan dibunuh sedemikian rupa. Kami tidak bisa terima kalau
orang-orang tersebut dianiaya dan dibunuh hanya lantaran mereka beragama
Islam. Kalaupun kami memberikan perlawanan kepada para bajingan tsb, itu
hanya untuk mempertahankan diri yg merupakan hak asasi setiap manusia,
bukan untuk membalas dendam, apalagi untuk mengobarkan perang agama.
Kami hanya memerangi Oknum-oknum non muslim yg membenci kami, tidak
lebih dari itu, karena mereka kami perangi BUKAN karena agama mereka,
melainkan karena sifat(perangai) dan tindakan buruk mereka kapada kami.
Sementara di sisi lain kami siap sekali untuk bekerjasama dan tolong
menolong dengan orang-orang non-muslim yg baik seperti anda,andrew,bang
Erson dwi poyo, bang helson, dll. Karena sekali lagi, agama BUKANLAH
alasan bagi kami untuk membenci dan memerangi orang lain !


Salam hangat
Mohamad Rosadi
Virginia, USA





tidak akan segan-segan untuk




  kasus ambon, itu semata-mata hanya untuk
>Bung Rosadi, berita warga Ambon yang kristen mati dibacok dan dibakar
>juga banyak. Pada intinya rakyat ambon baik yang Islam maupun kristen
>teraniaya. Jadi tidak ada gunanya menunjukan bahwa hanya salah satu
>pihak saja yang teraniaya. Ingat berita NYT yang berat sebelah kepada
>pihak kristen, saya sangat tidak setuju, karena pada intinya yang
sedang
>menderita adalah rakyat ambon, tidak peduli apapun agamanya dan tidak
>peduli apapun tingkat ketaqwaannya kepada Tuhan.
>Jadi berpikirlah jernih, ikutlah membantu dengan juga memberikan
>pemecahan yang adil. Sudah jelas yang menderita rakyat Ambon, janganlah
>kita menambah derita mereka dengan cara yang tidak adil dalam
>menyampaikan berita. Saya ikut mengutuk dengan keras para pelaku
>pembakar mesjid dan gereja, juga pembunuh rakyat ambon yang islam dan
>kristen, juga otak-otak perusuh dibelakang ini. Mudah-mudahan para
>'binatang jahanam pembunuh' ini arwahnya tidak dibiarkan tenang. Saya
>ikut berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kasih agar memberkati rakyat Ambon
>apapun agamanya, semoga Tuhan melindungi mereka dan keluarganya, amin.
>peace.
>
>Mohammad Rosadi wrote:
>>
>> Assalamualaikum wr.wb
>>
>> Berita lagi tentang Ambon. Insya Allah dari sumber yang sangat bisa
>> dipercaya.....
>>
>> Bagi Kaum muslimin dan siapa saja yang ingin memberikan sumbangan..,
>> dapat diberikan melalui rekening partai keadilan dibawah ini.
>> Bantuan anda semua sangat dibutuhkan.....
>>
>> Wassalam
>> Mohamad Rosadi
>> Virginia, USA
>>
>>
======================================================================
>>
>>             Kondisi Kotamadya Ambon dan sekitarnya
>>           Serta Beberapa tempat di Kabupaten Maluku Tengah
>>
>>                     Pekan Pertama Bulan Maret 1999
>>                      By : Tim Pencari Fakta  Pos Keadilan
>>            Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai  Keadilan  Maluku
>>            Telp. (0911) 378842, Fax. (0911) 378842, E-mail :
>> [EMAIL PROTECTED]
>>
>> Lembaran hari pekan pertama bulan Maret ini dibuka dengan ketegangan
>> sebagaimana yang terjadi pada pekan-pekan sebelumnya. Siklus
kerusuhan
>> relatif sama, bergulir pekanan, dimulai sejak Idul Fitri 1419 H. Hal
ini
>> membuat umat Islam bertanya-tanya, siapa sebenarnya
>> yang berada di balik semua kejadian ini?
>>
>> Senin, 1 Maret 1999
>> Jam 06.00 laporan dari tim lapangan yang terbakar adalah Kp. Rinjani
>> Desa Batu Merah,yang diserang oleh warga Nashara gabungan tiga
kampung
>> (Ahuru, Waihoka dan Karpan)dalam jumlah ribuan, korban sementara yang
>> sudah dievakuasi ke RST, 2 orang korban La Abang, 26 th, luka tembak
di
>> perut kanan (meninggal) dan Abdul Kadir Pelu  luka tembak di
>> bahu kiri dan dua kakinya. Sementara Mad Riris, luka tembak kaki kiri
>> tembus, dan Zulkifli Rinowar, luka tembak tangan kanan atas. 2 orang
>> lagi meninggal yakni Amir La Ane dan Moya Koran. Moya Koran seorang
>> Mahasiswa STAIN Jurusan Usluhudin Program Studi
>> Dakwah yang sedang berada dalam Masjid Kampung Ahuru, Batu Merah,
korban
>> ditembak pada bagian leher.  Menurut masyarakat, aparat terlihat
tidak
>> jujur melihat kejadian tsb.
>> Dilaporkan dua orang aparat pelaku penembakan membantu penyerang
kristen
>> yaitu : Serma Beni (Satpolairud) dan Sertu Steven Riri (Polda
Maluku).
>>
>> Jam 07.00 terlihat asap dari wilayah Desa Batu Merah
>>
>> Jam 09.30 laporan dari RS Al Fatah 2 orang luka ( Kamaludin, 20 th,
luka
>> panah tangan kiri dan satu lagi belum teridentifikasi). Juga
dilaporkan
>> Masjid Kp. Rinjani sudah dibakar,sementara aparat dilaporkan  menyita
>> parang dari kaum muslim yang bertahan dari serangan tetapi tidak
>> demikian terhadap orang Nasrani.
>>
>> Jam 10.30 2 korban yang dilaporkan terakhir meninggal. Pasukan muslim
>> dari Al Fatah telah bergerak ke Ahuru dan sebagian ke Waihaong.
>>
>> Juga dilaporkan kemarin di dekat kantor Kopertis Soya (warga Banda
>> Ely),5 keluarga muslim diikat dengan tali nilon kemudian dibacok
dengan
>> 4-5 bacokan yang sangat besar dan kemudian disembunyikan disebuah
sungai
>> yang berlumpur setelah dibunuh.
>>
>> Jam 11.00 muslimin dari Al Fatah mencoba menyerang truk berpenumpang
5
>> orang Nasrani tetapi dihalau oleh petugas, gerakan mereka ke Ahuru
pun
>> masih tertahan aparat.
>>
>> Identifikasi Korban :
>>
>>      Meninggal ; Amir La Ane, La Abang dan Moya Koran.
>>      Luka ; Abdul Kadir Pelu, Mad Riris, Zulkifli Rinowar, Kamaludin,
>> belum teridentifikasi
>>
>> Selasa, 2 Maret 1999
>> Aktivitas hari ini berlangsung cukup tenang, nafas kehidupan kota
Ambon
>> mulai berdenyut sampai siang hari. Namun tengah hari sekitar pukul
11.00
>> sampai dengan 14.00 terjadi ketegangan yang diakibatkan penghadangan
>> mobil di depan Gereja Maranatha tak ada
>> korban hanya bodi mobil yang dibabat dengan parang. Keributan
tersebut
>> tidak sampai menyebar karena segera ditangani aparat, sementara di Al
>> Fatah massa sudah mulai memblokade jalan, tetapi hanya berlangsung
>> sekitar setengah jam.
>>
>> Jam 17.45 dilaporkan dari Al Fatah berangkat rombongan sebanyak 8
mobil
>> kijang ke Ahuru.
>>
>> Berita Nasional TVRI pukul 21.00 BTWI melaporkan Kapolda Maluku
>> menyangkal berita tentang penembakan jama'ah  sholat subuh, tetapi
>> dikatakan korban tertembak di luar masjid kemudian dibawa ke dalam
>> masjid sehingga darah tercecer di lantai masjid.
>>
>> Rabu, 3 Maret 1999
>> Seorang petugas pos keadilan yang sedang bertugas mengantar sembako
ke
>> Desa Tulehu mendengar penuturan aparat yang mendampingi bahwa kemarin
>> malam telah dipergoki seseorang mencoba membakar masjid di wilayah
>> Halong Batu-batu tetapi belum sempat meski telah mengguyur tumpukan
Al
>> Qur'an dengan solar.
>>
>> Ketika rombongan sembako melewati Kampung Larier terlihat dua rumah
>> muslim terbakar dan masih terlihat api.
>>
>> Sesampainya di Tulehu petugas pos tersebut mendapat laporan bahwa
telah
>> terjadi bentrokan kecil ketika beberapa warga Waay kristen dipergoki
>> oleh beberapa pemuda Tulehu muslim,
>> dilaporkan dua orang Waay terbunuh.
>>
>> Sekitar pukul 16.00 terjadi insiden penusukan terhadap Arman Tupamahu
>> (kristen) di Jalan A.M. Sangadji, peristiwa ini menyulut ketegangan
>> antar warga meningkat lagi akibatnya TK Al Hilaal dibakar pada malam
>> harinya (berita diperoleh dari cerita seorang aparat).
>>
>>                TIM PENCARI FAKTA POS KEADILAN MALUKU
>>               Sumbangan untuk korban dapat disalurkan
>>                Melalui Tahapan BCA Cabang Ambon
>>                Rek. 0440-071830 a.n. Achmad Zaki
>>                Rek. 0440-190456 a.n. Muhammad Kasuba
>>
>> ______________________________________________________
>> Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
>


______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

Kirim email ke