Kejadian Malaysia nyolong kayu sebetulnya sangat sering terjadi.
Ini salah satu tugas ABRI yg terbengkelai. Urusan seperti ini yg mestinya
mendapat porsi lebih banyak daripada sekedar nukari mahasiswa
atau wanita. Pencurian ikan juga mestinya mendapat perhatian serius,
bukannya ikut terima jatah uang dari para pencuri ikan (denger kabar kabur,
mungkin kabar tidak benar).


----------
http://www.suarapembaruan.com/News/1999/03/130399/index.html


Lima Traktor Malaysia Disita Warga

Dan Petugas Di Perbatasan Kaltim

Balikpapan, Pembaruan

Lima unit traktor milik pengusaha Malaysia yang digunakan untuk mencuri kayu di daerah 
lintas perbatasan
disita di dua tempat terpisah dalam wilayah Kabupaten Bulongan, Kaltim. Empat di 
antara alat-alat berat
tersebut disita warga masyarakat di Kecamatan Lumbis, sedangkan petugas kepolisian 
mengamankan satu
unit lagi di daerah Simenggaris, Kecamatan Sebuku.

Berkaitan dengan kasus ini, Muksin, penduduk Serudong Sabah, Malaysia diduga sebagai 
pemilik ditangkap,
selain Karim (Filipina) operator traktor tersebut yang diciduk di daerah Sekapal 
tanggal 3 Maret lalu.

Hal ini diungkapkan Kaditserse Polda Kaltim Kolonel Pol. Drs. H. Suharto SH didampingi 
Kadispen Polda
Kaltim Letkol Pol. Faah Sumarno kepada Pembaruan, Rabu (10/3) di Balikpapan.

"Kedua tersangka, yang sempat ditahan di Polsek Nunukan, segera dibawa ke Tarakan, 
sedangkan traktor
sitaan tersebut sudah ditarik ke Nunukan," katanya.

Mengenai empat traktor ini, Kapolda Kaltim Brigjen Pol. Drs. Crist Soepontjo dan 
Kajati Kaltim, Jusuf Mulia SH
secara terpisah sependapat agar semua sitaan masyarakat diserahkan kepada kepolisian.
-------potong-------

--
               \\\|///
             \\  - -  //
              (  @ @  )
------------oOOo-(_)-oOOo-----------
FNU Brawijaya
Dept of Civil Engineering
Rensselaer Polytechnic Institute
mailto:[EMAIL PROTECTED]
--------------------Oooo------------
           oooO     (   )
          (   )      ) /
           \ (      (_/
            \_)

Kirim email ke