Mas Hadeer,

Lakukanlah sesuatu yang riil yang menurut anda baik untuk melampiaskan
semangat anda tersebut.

Tidak ada gunanya anda menanyakan 'keadilan', 'toleransi', dll-nya yang
berhubungan dengan kasus Ambon dalam milis ini. Kita punya keterbatasan
informasi yang betul-betul 'truth' di milis ini (mungkin anda juga hanya
baca dan dengar tanpa melihat kenyataannya secara langsung), sehingga
hanya sharing informasi dan adu argumenlah yang bisa kita lakukan.

Semoga anda menyadari posisi milis kita ini.

Salam,
Budi

Hadeer wrote:
>
> Bagi saya yang REALISTIS ::::
>
> Adalah Mesjid Raya Ambon Al - Fatah dan para pengungis didalamnya yang
> terus menerus mendapatkan serangan dan teror dari segala arah hingga
> saat ini....
>
> Kelihatannya belum puas nafsu mereka jika belum melihat Mesjid Raya Al
> Fatah rata dengan tanah....
>
> Kalau memang ajaran yang penuh Kasih dan toleransi beragama.....mana
> Pendeta dan Pastor di Ambon yang ikut membantu Mesjid Raya Al
> Fatah.....MANA ????
>
> Kalau memang ingin bersatu, kalau memang bersaudara.....BANTU Mesjid
> Raya Al Fatah dari segala macam serangan tersebut....
> Bahu membahu melawan setan provokator, pembunuh dan penghasut
> tersebut.....
>
> SAYA PENGEN LIHAT.....kalau semua itu tidak terjadi....dan mesjid raya
> Al Fatah rata dengan tanah.....BULLSHIT semua omongan disini tentang
> "Penderitaan sesama umat beragama", "Semua agama menjadi korban", Kita
> semua Islam dan Kristen menderita"......
>
> Camkan itu....
> Hadeer...
>
> Nb :
> Semoga saya di hukum Allah SWT karena cuma segini usaha saya dalam
> membantu saudara ku di Ambon !!!!
>
> ----------
> > From: Blucer Rajagukguk <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: Re: SARA
> > Date: 12 Maret 1999 4:49
> >
> > Hadeer, saya kira malah kamu yang enggak realistic. Jelas saya
> setuju
> > dengan bung Ichwan, dari berita-berita yang muncul dari berbagai
> pihak
> > jelas masyarakat ambon baik Islam, Kristen ataupun penganut agama
> > lainnya sama-sama menderita. Bukan ajaran kasih saja yang tidak
> > berjalan, ajaran damaipun tidak berjalan. Tetapi bukanlah agama yang
> > perlu disalahkan, karena agama mengajarkan yang suci, sedangkan yang
> > berlangsung adalah penganiayaan dan pembakaran. Yang muncul adalah
> > kebencian, dendam dan mempertahankan hidup. Kalau ada yang
> berpendapat
> > lain dengan yang hadeer inginkan terus disuruh diam, itu juga tidak
> > rasional. Jika Hadeer tetap berpendapat bahwa hanya Kristen yang
> salah
> > dibumi ambon, silahkan saja. Tentunya jika ada yang berpendapat
> bahwa
> > ada pihak lain yang mengadu domba rakyat ambon melalui agama, itu
> juga
> > potensial benar. Membakar mesjid dan membunuhi orang Islam itu jelas
> > melanggar hukum kasih dan jelas bukan kristen. Membakar gereja dan
> > membunuhi orang kristen juga jelas bukan berasal dari Alquran dan
> > bukanlah muslim yang baik. Karena kedua fakta ini jelas-jelas
> terjadi
> > maka di Ambon bukanlah agama yang menjadi persoalan, tetapi
> > ketidakmengertian akan kehendak Tuhan serta rasa emosi, benci,
> dendam
> > dan survival yang bercampur menjadi satu.
> > peace.

Kirim email ke