Habibie sedang mempertimbangkan untuk mengganti
lembar uang yg bergambar Suharto. Alasan untuk
mengganti memang tepat. Mosok orang masih hidup
kok dicantumkan ke mata uang. [Lha siapa yg dulu mulai
ber-ABS dengan desain seperti itu?]

Hanya saja, apa mesti dilakukan sekarang ini?
Jaman sedang susah kok mau mengganti uang
yang beredar. Okay-lah kalau penarikan uang
ini dilakukan secara berangsur, tak ubahnya mengganti
mata uang yg lusuh. Bila dilakukan secara serempak,
wah, penghamburan duit lagi.

Untuk itu perlu dicermati, jangan sampai penggantian
uang ini dijadikan proyek khusus. Nggak perlulah
menggantinya secara massal dan segera. Itu kan cuma
gambar. Kalau ganti presiden berarti ganti uang dan perangko,
wah, ndak maju-maju kita ini.

Silakan lihat:
http://www.suaramerdeka.com/harian/9904/03/nas13.htm

--
               \\\|///
             \\  - -  //
              (  @ @  )
------------oOOo-(_)-oOOo-----------
FNU Brawijaya
Dept of Civil Engineering
Rensselaer Polytechnic Institute
mailto:[EMAIL PROTECTED]
--------------------Oooo------------
           oooO     (   )
          (   )      ) /
           \ (      (_/
            \_)

Kirim email ke