...

>Habibie sedang mempertimbangkan untuk mengganti
>lembar uang yg bergambar Suharto. Alasan untuk
>mengganti memang tepat. Mosok orang masih hidup
>kok dicantumkan ke mata uang. [Lha siapa yg dulu mulai
>ber-ABS dengan desain seperti itu?]

   Kalo memang dianggap nggak pantes orang masih hidup
   dicantumkan di lembar mata uang, pilihannya ada dua:
   1. Uangnya ditarik (diganti). (costly)
   2. Orangnya dipateni. (cheap)
   Pilih mana?
   ;-)

>Hanya saja, apa mesti dilakukan sekarang ini?
>Jaman sedang susah kok mau mengganti uang
>yang beredar. Okay-lah kalau penarikan uang
>ini dilakukan secara berangsur, tak ubahnya mengganti
>mata uang yg lusuh. Bila dilakukan secara serempak,
>wah, penghamburan duit lagi.

    Ada juga usul tandingan: mengingat kalo ditarik semua
    terus diganti baru, biaya cetaknya dan desainnya terlalu
    tinggi, maka diusulkan cukup diubah dikit, dg cara
    matanya diitemin ala 'pos kota'. ;-)

Kirim email ke