Kalau dicontohkan kekerasan terhadap anak yang bersumber dari TV, sebenarnya terdapat beberapa program anak di TV yang bisa dijadikan tontonan yang bisa dikatakan "aman" seperti : Kring O la la, Dunia Anak, Klap Klip, Kids, Pesta Ceria, Lagu Anak Nusantara, Club Disney, Enno Ceria, Mayssie dll. Ataupun kartun dari luar negeri yang masih relatif "aman" seperti Tiny Toon, Disney, Tom & Jerry, Tazmania Devil dll., ataupun program Wild Life dan Discovery Channel
Mungkin tinggal orang tua nya saja yang memilah milih tontonan yang aman buat anak-anak.
Selain itu kebanyakan orang tua dirumah juga sangat menyukai sinetron-sinetron
yang sebenarnya tidak mendidik dan cenderung merusak, seperti :
Tersanjung, Tersayang, Diantara Dua Pilihan, Air Mata Ibu, Bukan Cinta
Sesaat, Dawai Dua Hati, Jangan Rebut Suamiku dll. Lebih parah nya orang
tua menonton bersama anaknya pula. Sehingga mengerti lah si Anak
dengan istilah - istilah "perempuan lain", "cerai", "balas dendam", "menimbun
harta", "selingkuh", "bunuh", "bakar", "perkosa", "dihamili", "mabok",
"putaw", "ganja", dll....
Sekali lagi tinggal kembali ke pintar-pintarnya orang tua saja dalam memilih tontonan yang baik untuk perkembangan jiwa si Anak. ..........Semoga...........
Dan tinggal KESADARAN para pemain di industri media, film, program, tv, radio yang mau berpikir dan tidak TAMAK mengejar semata-mata keuntungan bisnis media, dibandingkan kehancuran sebuah generasi...
Hadeer :-)
Adri Amiruddin wrote:
Contoh:
1. Saya punya 1 anak lelaki berumur 2 tahun 8 bulan. ..................... (lagi LUCU - LUCU nya)
