2.5% (saja)? Lalu harta kita bersih? Hanya Tuhan berserta staf yang tahu. Tengoklah Malaysia! Mereka melegalkan dan melokalisasi perjudian di Genting Highlands. Pajaknya untuk pembangunan. Sumber utang RI adalah negara yang banyak melakukan praktek haram (menurut Anda). Bandingkanlah dengan negara-negara petro-dollar. Betapa kikirnya mereka. Sementara RI setiap tahun menyumbang ke Arab Saudi sedikitnya USD 200 juta (biaya naik haji). Jadi masalahnya bukan halal atau haram sumber dana itu, tapi bagaimana mengelolanya. Wassalam, Efron (bukan 2.5% tapi 10%, bukan untuk "pembersih" tapi untuk ucapan syukur kepada Tuhan) -----Original Message----- From: Hadeer [SMTP:[EMAIL PROTECTED]] Sent: Friday, 09 April, 1999 12:52 PM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi Dengan Pembinaan Individual Menurut pemahaman dan keyakinan saya sendiri memang susah untuk dihindari kita mendapatkan penghasilan 100% adalah bersih dan halal. Karena uang yang beredar pun di putar ditempat yang kita nggak tahu bagaimana prosesnya. Bisa saja uang yang kita dapat dari Gaji, itu berasal dari perputaran yang haram. Tetapi setidak - tidak nya perilaku kita dalam mencari uang dan bekerja sudah menghindari "sumber - sumber yang tidak jelas kehalalannya". Uang bukan hasil koroupsi, bukan hasil rampok, bukan hasil menindas orang lemah dll. Bukan niat kita untuk mendapatkan uang yang berasal dari tempat haram. Dan uang yang kita peroleh pun (dalam Islam) diwajibkan untuk disisihkan 2,5% nya sebagai "pembersih" terhadap harta kita. Dan bisa juga dipikirkan .... bahwa ternyata kebobrokan moral dan sistem di negara ini, asal muasal nya salah satunya adalah memang dari sistem perekonomian yang kapitalis yang sebenarnya di anut oleh negara ini. Semua orang kepengen cepet jadi kaya dengan berbagai cara.... :-) Uang dan kekuasaan adalah TUHAN... Hadeer > > Nah bagaimana dengan kita yang di Amrik ini (khususnya di Las Vegas dan > Atlantic City) karena sebagian dari dana Pemerintah untuk pembangunan > didapat dari (sumber haram) pajak lottery, casino, penjualan bir dll? > Atau gimana dengan pemerintah Indonesia yang pinjam duit dari US yang > juga sebahagian hasil pajak dari sources yang disebutkan diatas:-)???? > > Ali Simplido
Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi Dengan Pembinaan Individual
Efron Dwi Poyo (Amoseas Indonesia) Fri, 9 Apr 1999 02:21:45 -0400
- Tawuran Tak Bisa Diatasi Dengan Pembina... Andrew G Pattiwael
- Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi Denga... Blucer Rajagukguk
- Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi Denga... Hadeer
- Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi D... Frarev Sitorus
- Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi Denga... Adri Amiruddin
- Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi Denga... Hadeer
- Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi D... Blucer Rajagukguk
- Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi Denga... Ali Simplido
- Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi Denga... Hadeer
- Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi Denga... Hadeer
- Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi Denga... Efron Dwi Poyo (Amoseas Indonesia)
- Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi Denga... Hadeer
- Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi Denga... Ali Simplido
- Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi Denga... Hadeer
- Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi Denga... Hadeer
- Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi Denga... Hadeer
- Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi Denga... Adri Amiruddin
- Nyanyi dulu ah... Hadeer
- Re: Tawuran Tak Bisa Diatasi D... Hadeer
