Saya tuhu ini pasti canda...tapi primitif sekali.
:-)

On Mon, 19 Apr 1999, Hadeer wrote:

>
> Begini aja dech biar gampang ...daripada referendum ... cape' dan
> lama....belum tentu semua pihak puas....
>
> Daripada diadakan gencatan senjata..tapi tetap saja ada senjata selundupan
> entah darimana di keduabelah pihak, dan daripada dipersenjatai malah
> menimbulkan korban "tidak terkendali" di kedua belah pihak...bagaimana
> kalau saya usul :
>
> Masing - masing pihak mempersiapkan 100 orang terkuat, terlihat, terpandai
> dalam berperang. Kemudian masing - masing pihak akan diberi senjata HANYA
> pedang dan tameng. Dikumpulkan di sebuah lapangan terbuka. Disisi lapangan
> di siapkan Dokter-dokter terlatih untuk merawat luka.
>
> Peraturan pertempuran : HANYA melukai dan TIDAK BOLEH membunuh ....
>
> Yang menang akan diberikan hak-hak kemerdekaan OR integrasi sepenuhnya
> kepada mereka, dan yang kalah akan dilindungi hak-haknya dan diperlakukan
> adil oleh yang menang.
>
> Setuju ???
>
> Terkesan agak jahat....tapi kalau dilihat lebih jauh sebenarnya ini adalah
> cara yang adil, beradab dan dapat diterima oleh semua pihak.
>
> Yang menang PASTI adalah yang mempunyai KEYAKINAN yang kuat dihati mereka
> masing-masing....akan terlihat siapa yang sebenarnya pengecut..... !!!
>
> Kalau cara ini diterima....untuk pro kemerdekaan .... yang ditaruh
> dibarisan paling depan adalah XANANA.... :-) Kita lihat saja....berani
> nggak dia berperang ....untuk pro integrasi yang ditaruh paling depan
> ..... (siapa ya ???)
>
>
> Hadeer
>
>
> ----------
> > From: Andrew G Pattiwael <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: Re: Indonesia Bertanggung Jawab (fwd)
> > Date: 19 April 1999 9:31
> >
>

Kirim email ke