Mas ...debatnya diadakan di UI mas...kan ketulis dibawah.... :-) Udah baca belum ???
Bukannya di ITB juga lagi mau diadakan....nah nanti Mas bisa nonton juga dech...hasilnya ditulis disini ya !! thanks.
----------
> From: Frarev Sitorus <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: Silence is ............
> Date: 22 April 1999 9:53
>
> Mas...menurut Saya ...kata-kata ibu MS itu bukan perdebatan yang
> sebenarnya. Kalau perdebatan yang direkayasa sedemikian rupa untuk tujuan
> tertentu yang tidak sesuai dengan semestinya...pasti Saya tolak kan. Jadi
> lihat dulu konteksnya, siapa yang mengadakan perdebatan ( netral atau
> bukan?). Bukan berarti ibu MS menolak debat itu sama dengan menolak debat
> yang membangun.
> :-)
>
> On Wed, 21 Apr 1999, Hadeer wrote:
>
> >
> > Megawati : "Debat itu tidak sesuai dengan Budaya Timur"
> >
> > Jadi kawan-kawan...janganlah banyak berdebat ya ...!!
> > Diam saja....pokoknya pasti kepilih dech jadi presiden.... :-)
> >
> > :-)
> > Hadeer
> >
> > ===================================
> >
> > Rabu, 21 April 1999
> >
> > Rencana Debat Calon Presiden
> > Mega dan Sultan tak Bersedia
> > Reporter Hestiana Darmastuti
> >
> > detikcom, Jakarta. Megawati menolak
> > menghadiri undangan
> > debat calon presiden yang diadakan mahasiswa
> > pro reformasi
> > Forum Salemba (Forsal). Alasannya, tak
> > sesuai dengan budaya
> > timur. Sultan juga absen karena alasan lain,
> > tapi Amien Rais
> > bersedia.
> >
> > "Jawaban Mega itu disampaikan oleh Haryanto
> > Taslam (Sekjen
> > PDI Perjuangan), katanya tidak sesuai dengan
> > budaya timur,"
> > jelas Agus Haryadi, koordinator Forsal dalam
> > jumpa pers di UI
> > Salemba, Rabu (21/4/1999) pukul 11.00 WIB.
> >
> > Absennya Mega itu sangat disesalkan Forsal.
> > Sebab pihaknya
> > melihat Mega adalah calon potensial dan yang
> > paling
> > didengungkan banyak pihak. Bahkan pendukung
> > PDI
> > Perjuangan sudah tak melirik calon manapun,
> > kecuali Mega
> > untuk menduduki tampuk pemerintahan RI
> > keempat mendatang.
> >
> > Dijelaskan Agus, jawaban Mega secara
> > tertulis sendiri memang
> > tak pernah didapatkan. Meski sudah diundang.
> > Beberapa kali
> > mahasiswa Forsal - yang pernah melakukan
> > aksi melepas baju
> > Golkar - mendatangi Mega di DPP maupun di
> > rumahnya, tapi
> > tak pernah berhasil.
> >
> > Tampaknya Mega memang pasti tidak akan hadir
> > dalam debat
> > itu. Sebab, tambah Agus, Haryanto Taslam
> > juga mengatakan
> > bahwa tidak ada undang-undang yang
> > mewajibkan calon
> > presiden termasuk Megawati harus mengikuti
> > debat. "Karena
> > kami anggap Megawati adalah calon pemimpin
> > bangsa, kami
> > ingin mengetahui visinya. Tapi dihubungi
> > secara formal maupun
> > informal melalui telepon pun semuanya tak
> > berhasil," katanya.
> >
> > Walau demikian, dalam beberapa hari ini
> > Forsal berharap ada
> > perubahan keputusan pada Megawati. Selai
> > Mega, misalnya
> > Kwik Kian Gie kalaupun mau ikut akan
> > ditolak, karena bukan
> > calon. "Jika Mega tetap tak bisa hadir, itu
> > hak Mega.Yang
> > menjadi perhatian dan pikiran kami adalah
> > kembali ke pikiran
> > rakyat. Kami hanya memfasilitasi, agar
> > proses demokrasi
> > berjalan baik."
> >
> > Calon yang sudah menyatakan bersedia datang
> > adalah Amien
> > Rais (PAN), Yusril Ihza Mahendra (PBB),
> > Didin Hafidhudin
> > (Partai Keadilan), Sri Bintang Pamungkas
> > (PUDI), dan Budiman
> > Sudjatmiko (PRD). Kelima orang itu sudah
> > menyatakan
> > kesediaannya secara tertulis.
> >
> > Dijelaskan, hanya sembilan partai yang
> > diundang, terutama partai
> > besar dan yang sudah memiliki calon
> > presiden. Partai besar itu
> > diambil dari hasil polling Tabloid Politik
> > terkemuka TEKAD,
> > dan sedang PUDI dan PRD diundang karena
> > sudah menyatakan
> > punya capres.
> >
> > Khusus soal Budiman yang masih berstatus
> > Napol, Forsal sudah
> > mengajukan permohonan ke Depkeh pada 14
> > April lalu. Juga
> > PRD sudah mengurusnya ke Depkeh agar Budiman
> > dibolehkan
> > ikut debat Capres. Tapi belum dapat jawaban.
> >
> > Mengenai PKB yang juga memiliki banyak
> > pendukung tak bisa
> > datang karena belum menentukan calon
> > presiden. Begitu pula
> > Golkar, belum dapat jawaban. Kalaupun
> > Habibie sebagai calon
> > terkuat tak bisa datang dimaklumi karena
> > sibuk melaksanakan
> > tugas sebagai kepala negara.
> >
> > Sedangkan nama lain yang diharap adalah
> > Akbar. Sebab Golkar
> > menyatakan memiliki lima calon. Termasuk
> > Akbar dan Sultan.
> > Namun, Sultan tak hanya menjadi calon Golkar
> > tapi juga
> > dicalonkan PKB Yogya dan PARI pimpinan Agus
> > Miftah.
> >
> > Sultan mengatakan tidak bisa hadir,
> > alasannya belum ada yang
> > mencalonkan. Kalau ada, itu hanya bersifat
> > politis untuk
> > menaikkan partai saja agar dapat pendukung.
> > Alasan Sultan ini
> > dapat dimaklumi para mahasiswa Forsal.
> >
> > Debat akan digelar 27 April dengan panelis
> > Eep Saefuloh Fatah
> > dan Imam Prasojo. Juga direncanakan hadir
> > Adnan Buyung
> > Nasution dan Andi Mallarangeng. Tempat debat
> > di balai Sidang
> > Kampus UI Depok, belakang Bank BNI.
> >
> > Hak Cipta � detikcom Digital Life
> > 1999
> >
- Silence is ............ Hadeer
- Re: Silence is ............ Frarev Sitorus
- Re: Silence is ............ Hadeer
- Re: Silence is ............ Dodo D.
- Re: Silence is ............ Hadeer
- Re: Silence is ............ Dodo D.
- Re: Silence is ............ FNU Brawijaya, RPI, Troy, NY
- Re: Silence is ............ Dodo D.
- Re: Silence is ............ Dodo D.
- Re: Silence is ............ Hadeer
- Re: Silence is ............ Hadeer
- Re: Silence is ............ Yohannes Yaali
- Re: Silence is ............ FRAREV SITORUS
- Re: Silence is ............ bRidWaN
- Re: Silence is ............ FRAREV SITORUS
