Hehe.... selamat datang kembali Bung Irwan. Gimana nih mau
memotori pembicaraan ekonomi gimana? Soale ngomong politik
Indonesia udah jenuh...

Soal komentar kpd MS, itu adalah konsekuensi logis dari pemunculan
namanya sebagai pemimpin bangsa. Sebagai penduduk yg bakal
dipimpin, sudah barang tentu kita berhak menilai calon yg bakal
memimpin. Jadi ini perlu dipandang sebagai upaya evaluasi
pantas tidaknya calon tsb memimpin. Jadi sah saja.

Bila omongon kita di milis ini mempengaruhi 560-an anggota, ya
itu adalah bagian dari proses belajar dan mengajar (tepatnya
pengaruh-mempengaruhi). Saya rasa tidak akan keluar jauh
dari anggota milis lah.

Kemungkinan Golkar menang? Wah kita juga sering bicarain kan?
Makanya, pasti kalau bicarain Golkar posting tsb masuk tong sampah
ya? Kalau bicara tentang MS baru dibaca. Ya repot kalau gitu...

Dan perlu diingat lae, kita memang lebih banyak bicara hal-hal
negatif saat ini (spt dibilang Bung Budi). Ini bukannya kita tidak
berusaha cari solusi, tapi karena banyak sekali yg negatif yg mesti
diungkap. Jadi kalau solusinya seperti jarum di tumpukan jerami,
jangan salahkan kalau jeraminya kita aduk-aduk.


Salam,
Jaya


'---------------------------------
Irwan Ariston Napitupulu wrote:

> In a message dated 4/26/99 5:53:47 PM Eastern Daylight Time, [EMAIL PROTECTED]
> writes:
>
> > Ngomongin ibu kita ini lagi ah...daripada ndak ada kerjaan.
>
> catatan:
> posting saya ini tidak khusus mengomentari posting bung Dodo
> tapi lebih kepada mengomentari posting2 yg mempertanyakan
> atau mempersoalkan Megawati dari segala sudut2nya....:)
> (kelihatannya memang ngga akan ada habis2nya, selalu saja ada
> yg mencari2 kekurangan/kesalahannya).
>
> Kepada rekan2 yg senang menggunjingkan atau tepatnya
> mencoba mengorek2 kelemahan atau membuat tulisan2
> atau pun komentar2 sehingga Megawati kelihatan lemah atau
> buruk, saya ingin bertanya kepada anda-anda, apakah anda
> akan puas bila GOLKAR dan boneka2nya berhasil menjuarai
> pemilu mendatang?
>
> Kalau anda tidak puas bila GOLKAR cs nanti yg menang,
> sadarkah apa yg anda lakukan termasuk kategori memperlancar
> pemenangan GOLKAR cs?
>
> Saya pribadi tidak terlalu masalah bila yg nantinya banyak
> dipilih orang adalah partai2 seperti PDI Perjuangan, PAN, PKB, PPP, PK, dan yg
> sejenis, asal bukan GOLKAR cs (ABG cs).
>
> Kenapa sih kita "ribut2in" Megawati?
> Bukankah akan jauh lebih bermanfaat bila kita "ributin"
> kemungkinan kemenangan GOLKAR cs yg tampaknya
> menggunakan banyak cara dan upaya termasuk
> usaha2 yg bisa dikategorikan konyol.
> Dan yg terlebih parah dari itu adalah adanya kecenderungan
> usaha menunda pemilu bahkan menggagalkan pemilu.
>
> Bagi saya akan jauh lebih baik buat Indonesia bila
> PDI Perjuangan, PAN, PKB, PK, dan lain2 yg memang
> tidak termasuk GOLKAR cs, berkoalisi untuk bekerja sama membereskan
> negeri ini yg sudah porak poranda karena GOLKAR beserta orde barunya.
>
> Bukankah akan jauh lebih baik kita memfokuskan diri pada
> kampanye ABG cs ataupun memperkenalkan partai2 pilihan
> kita kepada orang2 yg masih berada di bawah pengaruh GOLKAR cs,
> ketimbang kita saling mencoba menjatuhkan partai2 lain yg non GOLKAR cs.
> Secara perhitungan suara keseluruhan, bila kita mencoba menjatuhkan
> partai2 non GOLKAR cs, maka menurut saya tidak akan memberikan
> pengaruh suara pada partai2 non-GOLKAR cs karena kemungkinan
> suara tersebut hanya pindah dari non GOLKAR cs ke non-GOLKAR cs
> lainnya. Syukur2 ngga pindah ke GOLKAR cs.
> Semoga hal ini segera disadari dan kita merubah fokus untuk menarik
> suara dari orang2 yg saat ini masih termasuk kelompok GOLKAR cs.
>
> Soal Megawati yg menolak ikut debat capres yg diselenggarakan oleh
> mahasiswa2 ITB, UI, dan lainnya, menurut saya sah2 saja dia melakukan
> hal tersebut. Dan saya percayai dia punya alasan sendiri untuk menolak,
> apapun itu alasannya.
>
> Mungkin saja Megawati melihat kegiatan debat capres saat ini kurang
> tepat waktunya dan kurang memberikan manfaat lebih bagi kemenangan
> partainya. Sepengamatan saya "target market" dari PDI Perjuangan
> adalah kelompok rakyat kecil yg hidupnya susah, tertindas, dan
> diperlakukan tidak adil selama ini. Dari pengajuan programnya pun
> saya merasakan bahwa inti perjuangan PDI Perjuangan adalah
> menegakkan kembali wibawa hukum yg selama ini telah diinjak2
> disewenangkan. Dan saya setuju dengan ide tersebut karena
> memang bagi saya inti permasalahan Indonesia selama ini karena
> tidak berdayanya hukum.
>
> Saya pribadi kalau jadi Megawati juga akan enggan untuk mengikuti debat capres
> dengan situasi seperti Indonesia sekarang ini.
> Buat saya jauh lebih berguna waktu saya tersebut dipakai untuk melakukan
> konsolidasi
> partai ke daerah2. Kalau ingin mengetahui tentang program2 partai, tinggal
> menghubungi
> sekretariatnya atau pun buka websitenya saja. Persiapan pemilu sekarang ini
> bisa dibilang
> sangat pendek karenanya waktu yg singkat ini tentunya akan dimanfaatkan oleh
> masing2
> partai untuk mendapatkan pemilih dengan cara/gayanya masing2.
>
> Seorang yg jago debat tidak otomatis merupakan seorang pemimpin yg baik.
> Seorang pemimpin yg baik tidak otomatis seorang yg jago debat.
> Indonesia membutuhkan seorang pemimpin yg baik bukan seorang jago debat.
> Dimata saya, Megawati tetaplah seorang pemimpin yg handal. Paling tidak dia
> sudah membuktikannya
> memimpin PDI dari partai gurem menjadi partai yg besar seperti sekarang.
> Seorang pemimpin tidaklah harus seorang jenius/pintar. Yang dibutuhkan adalah
> visi yg jelas dan
> mampu menggali potensi yg ada disekitarnya untuk mencapai hasil yg optimum.
> Seorang pemimpin
> yg baik tidak bekerja sendirian.
>
> Seorang marketer yg baik seharusnya mengetahui target market dari produknya.
> Demikian juga dengan partai politik. Mereka harus mengenal kelompok
> pemilihnya. Mereka harus
> bisa mengidentifikasikan kelompok pemilih mana yg terbesar saat ini dan apa
> yg mereka inginkan.
> Rakyat jelata yg merupakan mayoritas di Indonesia saat ini tidak butuh
> seorang capres yg jago debat.
> Mereka butuh seorang presiden yg bisa membuat perut kenyang, bisa kasih
> kerjaan, bisa memberikan
> ketenangan lingkungan (kriminalitas rendah).
>
> Setiap orang memang bisa punya standar masing2, punya keinginan masing2.
> Anda tidak perlu ragu untuk tidak memilih PDI Perjuangan kalau anda merasa
> partai ini tidak
> bisa menyuarakan suara anda. Tapi dimata saya, mengulik2 terus seorang
> Megawati hanyalah
> semakin membuktikan bahwa dia memang calon pemimpin yg perlu diperhitungkan
> bahkan
> mungkin perlu di jegal.
>
> Saya pribadi memutuskan untuk memilih PDI Perjuangan dalam pemilu mendatang.
> Saya terkesan dengan kekonsistenan partai ini dalam membela nasib rakyat
> kecil dan
> mengembalikan fungsi hukum. Dua hal ini sangat sesuai dengan keinginan saya
> pribadi.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu

--
               \\\|///
             \\  - -  //
              (  @ @  )
------------oOOo-(_)-oOOo-----------
FNU Brawijaya
Dept of Civil Engineering
Rensselaer Polytechnic Institute
mailto:[EMAIL PROTECTED]
--------------------Oooo------------
           oooO     (   )
          (   )      ) /
           \ (      (_/
            \_)

Kirim email ke