Saya setuju saja kok dengan Bung Donald. Mengenai lemparan kesalahan kepada
presiden memang saat ini merupakan satu satunya cara, karena seperti yang
sudah saya singgung sebagaian rakyat belum punya wawasan yang cukup bagaimana
cara mengatur negara, termasuk MPR/DPR. Mereka mudah dinina bobokan oleh sang
presiden, satu satunya cara untuk membangunkan mereka ya menghantam
presidennya dulu baru mereka bangun (MPR/DPR).

Saya juga tidak ikut jadi pemilih....ngeri he..he..kebetulan dinegeri rantau 
jadinya aman aman aja jadi golput


yuni



Donald Saluling <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Did we choose mbak Mega sevagai presiden Indonesia atau PDI-Perjuangan
sebagai wakil kita di MPR-DPR? Saya rasa manusia2 Indonesia sudah keseringan
menyalahkan seorang presiden bila ada kesalahan2 atau kebobrokan dalam
negeri. Take a look at yourself, perhatikan itu wakil2 rakyat yang selama 30
tahun lebih cuman bisa  jadi yes-man nya babe. Plin plan kiri kanan dan tidak
pernah bisa menyetir haluan negara.
Ibaratnya presiden kita itu adalah seorang kapten kapal besar ( Titanik juga
boleh) yang tidak mungkin bisa menjalankan kapalnya seorang diri saja. Dia
harus betul2 dibantu oleh anak buah kapal dan juru kemudi dan lain lain. And
plus, harus mematuhi peraturan pemilik kapal tersebut (dalam hal ini
Indonesia,) sebab kalau tidak, doi bisa di pecat! Pemilik kapal ini lah yang
kita sebut DPR/MPR yang adalah wakil2 rakyat (gue propose to sweep ABRI dari
MPR-DPR.) Nah, saudari Yuni, yang berprihatin, mari kita beri Mega kesempatan
untuk sementara waktu dan mari kita berikan feedback kepada beliau melalui
MPR/DPR yang saat ini seharusnya dalam tahap rebuilding. Presiden bisa kita
pecat kalau tidak membuahkan hasil sesuai keinginan kita, ya nggak ? PDI
Perjuangan adalah sebuah partai dan tidak dikatakan bahwa PDI Perjuangan
adalah pegawai2nya Megawati. Kebetulan Megawati adalah andalan PDI
Perjuangan, ya nggak?

Voting adalah penyaluran suara hati. Jika anda ragu-ragu, jangan memilih ..
sama seperti saya. PEMILU ini belum 100% demokratik sebab masih dibawah
pengaruh orde baru (NB: Orde Baru itu bukan hanya menunjuk ke Soeharto) dan
satu2nya cara untuk membersihkan Indonesia dari Orde Baru ialah dengan
mengadili dan membersihkan negara ini dari antek2 Soeharto yaitu : menteri2
yang cuma tau ngomong dan ber"ken-ken" ria, semua ketua umu MPR/DPR yang
nggak becus, meluruskan ABRI kejalan yang benar dan lain lain. PEMILU ini
hanyalah secuil dari banyak hal yang harus kita lakukan. Kalau hasil PEMILU
kita kali ini bisa merealisasikan hal2 diatas , baru saya salut. :)

Selamat berjuang,
Donald Saluling


____________________________________________________________________
Get your own FREE, personal Netscape WebMail account today at 
http://webmail.netscape.com.

Kirim email ke