Saudara mahendra,
Apakah arti GOLPUT itu sebenarnya ? Apakah anda bisa menjelaskan asal-usul
GOLPUT dan segala tetek-bengek mengenai kata tersebut? Siapa pula yang
mengeluarkan kata diatas ? Dan siapa bilang saya masuk GOLPUT ? :)
Saya sungguh hanya belum melihat adanya partai yang bisa menjadi favorite
saya saat PEMILU ini.  Saya mengikuti perkembangan PEMILU ini juga dan saya
lihat partai2 yang bisa bersaing -- lima besar, RED--adalah partai2 yang
mempunyai revenue yang banyak ( berduit  kata lainnya.)  Bagaimana dengan
partai2 yang lain yang mempunyai kans tapi tidak dapat berkapampanye sehebat
PAN, PKB, GOLKAR,dll ? Apakah suara mereka sudah benar2 dicerna oleh
masyarakat kita? Saya bersimpati kepada PDR yang cukup teguh tapi ketuanya
dicekal dan dipenjarakan tetapi kemudian saya harus sadar bahwa PEMILU ini
masih berada dibawah pengaruh kuat Orde Baru yang mana semua partai tentu
saja tidak lepas dari sensoran dan hukum2 Orde Baru.  Salah satu contohnya
adalah pelanggaran2 kampanye yang dilakukan GOLKAR, apakah pelanggaran ini di
adili ? Tidak juga kan ? Jadi memang masih awut-awutan. Sekarang masalah
penghitungan suara saja tidak beres2 ... gimana itu ? Hal kedua, apakah
memang anggota ABRI didalam DPR itu adalah pilihan rakyat ? Saya kira tidak
dan ini hanyalah penerusan praktek ORBA. 30 kursi lebih untuk mereka
(Fraksi-ABRI) adalah pemerkosaan suara rakyat. Inikah PEMILU yang benar ?
Sampai PEMILU masih kacau balau seperti ini, saya tidak akan ikut memilih
tapi bakalan ikut protes!
Jadi kembali kemudian ke pertanyaan nurani saya ... bagaimana caranya saya
mau berpartisipasi dalam PEMILU ini kalau kenyataannya praktek PEMILU masih
sangat berantakan ? :) Tetapi jangan menghakimi saya sebagai GOLPUT sebab
saya tidak tahu apa pula GOLPUT  itu sebenarnya ?

Sekian dulu,

MERDEKA
Donald

Kirim email ke