Wah, saya hanya mau berkomentar :
"Suara Rakyat adalah suara Tuhan".
Bahwasanya PDI-P sementara ini banyak didukung,
membuktikan bahwa rakyat mempercayai PDI-P untuk
membangun Indonesia Baru.
Rakyat banyak adalah pemegang kedaulatan,
bukan tokoh2-nya.
Salam,
bRidWaN- Golongan Anti Orang Lama
At 06:33 PM 6/8/99 -0700, Mirza Raditya wrote:
>wuah sptnya saya juga setuju dgn pendpt bung blucer...
>yg saya tdk setuju.... emangnya kalo yg memilih
>menjadi pendukung PDI-P itu buta politik?!...
>setau saya didlm PDI-P banyak org2 pintar dlm kancah
>politik....kenapa jadi bil rakyat indonesia masih buta
>akan politik.... ngga relevant skali.
>saya liat ... dr pertama saya liat, tulisan mbak yuni
>ttg mega ini hanya mengutamakan perasaan emosi...
>omongan anda tdk ditunjang dgn bukti2 kuat yg bisa men
>support omongan2 tsb. dimana-mana..kalo menilai
>sesuatu itu hrs dgn rasio donk...jgn emosi aja...
>heran jaman reformasi begini masih ada org yg
>berpikiran spt anda....
>sdh begitu ngaku pendukung golput lagi... setau saya
>golput itu kan ngga memihak kemana pun... dan dgn
>begitu..hrsnya...tdk mengatai pilihan org lain...dgn
>sikap anda yg slalu mengatai dan menhujat mega dan bil
>pendukung mega itu di jalan yg salah (secara tdk
>langsung)...wuah..anda lbh baik jgn mengaku golput...
>
>
>--- Blucer Rajagukguk <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> Mbak Yuni yang sok tahu....
>> Ucapan anda yang menuduh bahwa Mega hanya dendam
>> kepada Pak Harto menambah
>> kesok-tahuan anda. Kritik anda bukan saja
>> keterlaluan tetapi sangat subyektif,
>> sehingga dengan dasar yang sama, saya sebutkan
>> sekali lagi bahwa anda sangat sok
>> tahu dengan menyatakan bahwa banyak rakyat yang
>> masih buta politik.
>>
>> Budi Haryanto wrote:
>>
>> > Dear Yuni,
>> >
>> > Kalaupun memang benar nanti PDI-P yang memenangkan
>> suara di Pemilu ini,
>> > selayaknyalah kita bersyukur dan dapat menerimanya
>> dengan lapang dada.
>> > Betapapun, ini adalah gambaran dan pilihan bangsa
>> kita secara keseluruhan.
>> > Suka atau tidak suka, barangkali lebih baik kita
>> ambil sikap positif.
>> >
>> > Kalaupun nanti Mega jadi presiden dan banyak
>> pengikutnya menduduki kabinet
>> > mendatang kita toh masih bisa melakukan kontrol
>> terhadap hal-hal 'negatif'
>> > seperti yang anda perkirakan. Beberapa partai
>> besar akan menempatkan posisi
>> > sebagai 'oposan' dan kita-kita serta masyarakat
>> banyak sudah cukup
>> > berpengalaman dalam berpolitik terutama dalam dua
>> tahun terakhir ini,
>> > sehingga penyimpangan-penyimpangan yang mungkin
>> dilakukan pemerintah baru
>> > tsb nantinya bisa dikontrol dan diingatkan.
>> >
>> > Bukankan ini justru menjadikan suasana yang
>> demokratis dan konstruktif di
>> > negara kita? Apapun partai yang menang dalam
>> pemilu ini, akan memperbaiki
>> > tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara kita,
>> termasuk bidang ekonomi dan
>> > sosial kemasyarakatan.
>> >
>> > Yakinlah bahwa kita telah melangkah maju, seperti
>> juga saya meyakininya.
>> >
>> > Salam,
>> > Budi
>> >
>> > At 10:52 PM 6/7/99 -0700, you wrote:
>> > >Saya turut berduka dengan kondisi Indonesia,
>> setelah membaca berita di bawah
>> > >ini. Ini jelas-jelas bukti yang menunjukkan bahwa
>> sebagian besar rakyat
>> > >Indonesia masih buta akan politik, mereka belum
>> bisa membaca apa yang terjadi
>> > >sebenarnya. Saa menyadari rakyat kita masih
>> banyak yang berpendidikan rendah
>> > >sehingga belum mampu berpikir panjang kecuali
>> lebih banyak terpengaruh oleh
>> > >nama besar seseorang.
>> > >
>> > >Saya tidak berani menyalahkan rakyat kalau sampai
>> kondisi tidak berubah atatu
>> > >memburuk dalam 5 tahun ini, tetapi Mega dan
>> pengikutnya lah yang patut
>> > diseret
>> > >kepengadilan (kalau ada pengadilan politik
>> he..he..) karena mereka memberikan
>> > >harapan yang palsu.
>> > >
>> > >Saya kira kegigihan Mega untuk menjadi Presiden
>> tidak berlandaskan
>> > >keinginginannya untuk kemakmuran banga atau untuk
>> demokrasi, akan tetapi
>> > untuk
>> > >membalas dendam suharto atas perlakuan yang
>> diterima oleh bapaknya Sukarno.
>> > >Kebetulan Suharto bertindak negatif terhadap
>> bangsa Indonesia maka Mega
>> > >mendapat angin.
>> > >
>> > >Semoga rakyat segera terbuka matanya dan dapat
>> melihat sosok apa yang
>> > >sebenarnya bersembunyi dibalik kesahajaan
>> (menurut orang PDIP) saha maha
>> > besar
>> > >Mega. Saya tidak pernah bisa membayangkan apa
>> jadinya Mega jika Mega bukan
>> > >anak Sukarno, mungkinkah dia dengan kemampuannya
>> sekarang ini menjadi
>> > >pemimpin bangsa??? Mungkin saja bagi negara yang
>> semua rakyatnya buta dan dia
>> > >sendiri yang melek..........hm........itu bisa
>> jadi
>> > >
>> > >oppppppssssss sorry mbak Mega, kritikku
>> keterlaluan, habis anda juga
>> > >keterlaluan sih.
>> > >
>> > >Kalau Mega jadi presiden gue kena cekal nggak
>> ya????????
>> > >
>> > >
>> > >Salam hangat Yuni
>> > >
>>
>
>_________________________________________________________
>Do You Yahoo!?
>Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com
>
>