From: Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wednesday, June 16, 1999 8:07 PM
Subject: Re: [detikcom] Kita akan Berjuang Mega Presiden
Nah, yg saya nyatain itu kalau kita konsisten dengan menjunjung tinggi
kedaulatan rakyat, ya partai yg menang pemilu itu harus didukung capresnya
jadi presiden. Ini khan logika sederhana dari politik toh. Logika rumitnya
ya gimana caranya biar bisa ngejegal....:)
Nasrullah Idris
--------------
Logika sederhana dari politik tidak hanya masalah "Partai yang menang
adalah partai yang harus membentuk pemerintahan". Juga "Partai yang
komposisi calegnya disusun setelah terlebih dulu mempertimbangkan kontrol
sosial politik budaya".
Kalau mayoritas caleg partai "A" adalah "penjahit pakaian", sementara
mayoritas pemilihnya adalah "pedagang sate", bagaimana tuh kalau nanti ada
problema tentang "persatean". Bagaimana mekanisme para pedagang sate
pendukung partai A bila ingin menyalurkan aspirasinya tentang "persatean"
di parlemen. Syukur-syukur bila para caleg yang kebanyakan "penjahit
pakaian" itu mengetahui benar tentang "persatean". Kalau tidak bagaimana ?
Bisa-bisa akan muncul UU tentang persatean di mana diputuskan bahwa sate
bisa dimasukkan ke dalam lubang hidung. Nah kalau sudah begini akan muncul
demonstrasi besar-besaran di gedung parlemen. Para pedagang sate tentu akan
protes, karena menurut kaidah persatean, tidak ada ketentuan sate bisa
dimasukkan ke dalam lubang hidung.
Salam,
Nasrullah Idris