;-)
Rama Indrayana:
4. Dgn asumsi hasil Pemilu 1999 adalah 'benar', maka beberapa kesimpulan
pokok dari hal-hal di atas adalah sbb:
* Ternyata aspirasi rakyat (pemilih) beragam.
* Ternyata sebagian besar rakyat (pemilih) tidak sepenuhnya mendukung
'aspirasi reformasi (mahasiswa)'.
Yw: Kalo dilihat dari demografi:
50% dari pemilih itu tingkat pendidikannya SD setingkat ke bawah.
(Lebih kurang). Dan yg sisanya didominir oleh pemilih dg taraf
dik. SMP/SMA. Jelas ini semua bukan mahasiswa. Yg SMA+ (Mahasiswa,
Lulusan Diploma, dan Sarjana setingkat ke atas), total kurang
dari 10%. Jadinya ya seperti itu. Too bad (if you dissapointed).
Andaikan pemilu dilaksanakan dg prinsip: 'let the best idea wins',
(dan bukan 'suara terbanyak yg menang'), hasilnya akan lain.
Kalo dibilang: Apakah hasil pemilu kali ini mencerminkan
'smart-nya rakyat Indonesia'? Rasanya cukup valid kalo
dijawab: Ya.
That is Indonesia (nowadays), face it.
If you have ever dreamed to change it, chase your
dreams wherever they go...
;-)