Hallo,
Rasanya Sdr. Ali nggak perlu menanggapi pernyataan tersebut secara terlalu
harafiah. Saya hadir pada pertemuan itu, dan Pak Dubes menekankan bahwa yang
dikehendaki oleh rakyat Indonesia saat ini adalah perbaikan taraf hidup. Di
mana-mana banyak orang yang menggunakan bahasa ekspresi seprti itu ;-)
(di lain pihak, kalau digunakan ekspresi "makan tempe" bisa2 dianggap bangsa
Indonesia menurun taraf hidupnya, gara2 tempe dianggap makanan inferior,
padahal tempe jeuh lebih bergizi dari kambing guling ;-[))
Dalam kehidupan berpolitik, bangsa kita terlihat bergerak ke tengah, tidak
mengutub ke kekuatan2 tertentu, itu yang dimaksud Beliau dengan menyinggung
sedikit banyaknya kekalahan partai berhaluan keagamaan dan juga partai2
buruh: masyarakat kita mulai menyadari bahwa yang dibutuhkan adalah demokrasi.
Sayang Sdr. Ali tidak menghadiri pertemuan tersebut, sehingga hanya bisa
mengomentari sumber sekunder ;-) Saya pribadi menilai Pak Dubes adalah
seseorang yang berpikiran maju dan reformis.
But that's me.
Nina Poerbonegoro