>Bung Yohanes ini sudah berkontribusikah? Kontribusinya berapa tahun sekali?
>Pertanyaan selanjutnya, sudah cukup membangunkah?
>
>Pertanyaan ini perlu diajukan ke diri sendiri sebelum menuding ke orang
>lain.

M. Anjasmara,

Terus terang saya justru merasa kontribusi saya kepada era reformasi
ini masih sedikit sekali. Kaena itu saya makanya enggak berani terlalu
banyak berbicara atau berkoar-koar. Biarlah saya hanya jadi pengamat
saja dari pinggiran, dan saya justru senang sekali kalau ada yang menulis
panjang lebar jadi saya juga bisa terus belajar. Soalnya hidup adalah
penuh belajar. Saya terus terang salut melihat banyak sekali kontribusi
anda di milis ini, yang walaupun kontroversial tapi beremosi serta
penuh rasa percaya diri.



>Atau begini saja deh, berhubung yang diinginkan Bung Yohanes adalah
>para mantan, bagaimana kalau mantan-mantan itu anda ajak ke milis ini?
>Rasanya jauh lebih pas deh. Atau Bung Yohanes termasuk golongan mantan juga?
>

Kalau soal mantan itu, maksud saya adalah olahragawan yang karena
pernah dilapangan jadi lebih tahu seluk beluk medan dan karena itu mereka
kalau bicara juga tahu apa yang mereka bicarakan serta mengerti hambatan
dan situasi sehingga tak pernah asbun. Saya sendiri tak pernah menyatakan
bahwa seluruh anggota milis ini perlu menjadi mantan agar kita bisa mengeritik
orang.

Yang menjadi inti tulisan saya adalah kita hanya berteriak mengeritik orang
dari
pinggir, tapi apakah kita sendiri pernah menempatkan diri kita di posisi
mereka?

Kalau apakah saya termasuk golongan mantan.... hmm.... Mendingan jadi
rahasia perusahaan saja.... :-)
Tapi sejujurnya, saya hanyalah seorang bodoh yang terus berusaha belajar
tentang hidup.


YS

Kirim email ke