In a message dated 4/12/00 11:48:14 AM Eastern Daylight Time,
[EMAIL PROTECTED] writes:

>      Untuk apa menyembunyikan tangan. Toh orang sudah tahu bahwa yang
>  melemparkan bola itu adalah saya. Bukankah bola yang saya lempar selalu
>  disertai identitas saya. Lihat saja disamping bola yang anda maksud itu.
Ada
>  nama saya kan?
>       Sering nyikut soal agama? Jangan nyikut dong istilahnya. Tetapi sentuh
>  atau belai gitu. Lebih sejuk kan terasanya.

Irwan:
:)
Maksudnya lempar bola sembunyi tangan disini adalah
anda sering melempar permasalahan yang berkaitan
dengan agama, tapi ketika ada respon balik khususnya
yang menanyai lebih lanjut soal tersebut, anda suka
tidak menjawab atau kalau pun anda menjawab ya
seperti yg baru lalu dengan mengatakan anda lebih
tertarik dengan masalah matematika.

Nasrullah:
>       Untuk memainkan bola kan tidak harus aktif mengolah bola. Cukup sekali
>  tendang saja asal tendangan itu menciptakan efek domino. Duk dak duk dak
duk
>  dak duk dak duaaaaaaaaak .... gooooooooooooooooool !!!!!

Irwan:
Nah loh, jadi anda suka bikin jatuh domino2 di milis ini
toh rupanya.....hehehehe
Hayo ngakut, siapa saja yang sudah jadi korban posting Pak
Nasrullah....:)
Udah ah Pak, sudah tua jangan suka ngompor2in milis ini.
Ntar kompornya meleduk, bisa repot dah. Ya kalau cuma
domino yang jatuh, nah kalau sampai kristalnya segala
ikutan pecah, khan bisa tekor....:)

Nasrullah:
>       Menciptakan itu tidak mudah. Diperlukan pengamatan terhadap gaya
>  kaki/kemiringan kaki setiap pemain.
>       Mulanya kita tulis dalam sketsa kasar. Lalu digodok dalam dapur
>  "Matematika" sampai menghasilkan solusi. Akhirnya dikembalikan ke posisi
>  awal serta diambillah langkah tendangan.

Irwan:
Baguslah pak. Tapi tolong dong jangan milis ini yang ditendang2....:)

Nasrullah:
>       Terus terang .... pola saya dalam milis ini juga sedikit diilhami juga
>  oleh pernyataan anda <2 tahun yang lalu>. Tetapi maaf <karena satu dan lain
>  hal> saya nggak bisa mengatakan : pernyataan anda yang mana? Cukup saya
>  mengucapkan terima kasih. Oke ?

Irwan:
Ya sudah, kalau ngga mau cerita ngga apa2....
Gitu saja koq repot....:)


jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

Kirim email ke