Pak anjas. kalo GD di buang ke Nusa kambangan, yang gantiin siapa ?
anda mau nggak ?

faran


>Date:         Sun, 18 Jun 2000 18:12:22 EDT
>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>From: Jeffrey Anjasmara <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject:      Re: "Buang" saja Syahril Sabirin ke Nusakambangan
>To: [EMAIL PROTECTED]
>
>Lebih tepat kalau GusDur yang dibuang ke Nusa Kambangan.
>Pernyataan-pernyataan bersifat partisan begini ini nggak cocok untuk
>dikembangkan lebih lanjut. Katanya pengen mengembangkan pemerintahan yang
>bersih, masak ada praktek intervensi kok malah didukung.
>
>Satu lusin alasan mengapa GusDur yang perlu dimasukkan ke Nusa Kambangan
>adalah:
>(1) pernyataannya bahwa dia lebih tahu dari Jakgung mengenai Syahril. Kok
>sedemikian hebat seorang presiden lebih tahu dari penyidik. Bos-nya penyidik
>saja belum tahu tuh.
>(2) mengembangkan KKN yang didukung oleh kroni-kroni barunya yaitu dari
>kalangan NU dan PDIP.
>(3) menjalankan sistem pemerintahan tidak dengan cara yang profesional,
>tetapi dengan administrasi pesantren yaitu sistem kekeluargaan. Ini hanya
>sesuatu yang berbeda bentuk dari sistem kekeluargaan Orde Barunya Suharto.
>(4) mengembangkan sistem akuntasi kekeluargaan untuk dana-dana non-budgeter,
>yang termasuk di dalamnya adalah bantuan LN.
>(5) menunjuk yayasan keluarga untuk menyalurkan dana bantuan LN kepada yang
>berhak, namun ternyata jumlah yang disalurkan tidak ada seperempatnya.
>(6) mengemplang dana non-budgeter Bulog dengan mengabaikan prinsip-prinsip
>administrasi kenegaraan yang bersih.
>(7) mengabaikan tegaknya hukum dengan melakukan intervensi diluar
>kewenangannya.
>(8) mengabaikan tegaknya hukum dengan mengajak Sofyan Wanandi yang masih
>berstatus cekal untuk jalan-jalan ke LN.
>(9) mengutamakan bisnis keluarga dengan segala cara, dengan contoh berusaha
>menggusur Syahril hanya semata-mata dendam pribadi akibat bank-nya
>dilikuidasi.
>(10) berusaha mengembangkan komunisme dengan alasan rekonsili nasional yang
>benar-benar silly. Memang ada berapa orang komunis di Indonesia sehingga
>sedemikian pentingnya memaksakan kehendaknya?
>(11) Gus Dur hendak membubarkan BI hanya karena amarahnya.
>(12) Gus Dur berkali-kali melecehkan dan melangkahi DPR.
>
>Demikian agar menjadikan periksa, dan mengingat Kejakgung sudah berubah
>fungsi menjadi tukang gebug pemerintah, sebaiknya Gus Dur beserta kroni
>dihadapkan ke pengadilan rakyat saja.
>
>
>Anjasmara
>
>-------------------------------
>>From: Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
>>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>>To: [EMAIL PROTECTED]
>>Subject: "Buang" saja Syahril Sabirin ke Nusakambangan
>>Date: Sun, 18 Jun 2000 17:15:45 EDT
>>
>>http://www.kompas.com/kompas-cetak/0006/19/utama/gube01.htm
>>
>>Ngga usah deh Gus Dur minta baik2 Syahril Sabirin
>>untuk mundur dari posisi gubernur BI. Mending juga
>>langsung saja minta Jaksa Agung memproses perkara
>>Bank Bali dengan segera agar bisa dituntaskan apakah
>>memang Syahril Sabirin terbukti melakukan kesalahan
>>atau melawan hukum pada kasus Bank Bali tersebut.
>>
>>Nah, kalau memang nanti dia divonis bersalah karena terlibat
>>dalam kasus Bank Bali maupun karena sumpah palsunya
>>dipengadilan tempo dulu, maka langsung saja kirim ke
>>Nusakambangan. Orang2 seperti ini hanya menjadi racun
>>bagi lebih dari 200 juta rakyat Indonesia lainnya.
>>
>>Tahun lalu, waktu kasus Timtim sedang ramai2nya, saya
>>pun sempat menulis di suatu milis untuk mengingatkan
>>Wiranto agar jangan mengambil keputusan yg salah dengan
>>berkeras di Timtim setelah jajak pendapat menunjukkan
>>rakyat Timtim ingin lepas dari Indonesia dengan membiarkan
>>pasukan perdamaian asing masuk ke Timtim. Hal ini karena
>>taruhannya terlalu besar bagi Indonesia dan juga bagi
>>keselamatan Wiranto sendiri dari kejaran mahkamah internasional,
>>bila pembantaian demi pembataian dan praktek bumi hangus
>>terus dilanjutkan di Timtim paska jajak pendapat.
>>Tak lama setelah itu, akhirnya "pasukan" di Timtim pun
>>mulai ditarik dan pasukan asing dibolehkan masuk.
>>
>>Wiranto pun yg juga mengikuti saran Gus Dur untuk
>>non aktif yg dilanjutkan dengan pengunduran diri dari
>>kabinet dengan jaminan Gus Dur akan melindunginya
>>dari kejaran pengadilan internasional, sampai detik ini
>>masalahnya masih dapat ditangani, alias masih terhindar
>>dari tuntutan pengadilan internasional karena Gus Dur
>>telah meminta kepada negara2 sahabat untuk tidak
>>membawa kasus Wiranto atas Timtim dibawa ke sana.
>>Gus Dur memang memiliki sifat untuk mencari Win-Win
>>situation dan mencoba melindungi serta memaafkan
>>kesalahannya karena yg lebih dipentingkan saat ini
>>bagi Indonesia adalah rekonsiliasi nasional.
>>
>>Kini, Syahril Sabirin tampaknya tidak menyadari kesalahan
>>fatal yg telah dia lakukan. Diberikan pilihan yg enak untuk
>>menyelamatkan bukan hanya karirnya tapi juga keselamatan
>>dan kesejahteraannya di masa mendatang, malah dilepehkan
>>dan terus berkeras.
>>
>>Kalau sudah begini, mending deh seperti yang saya tulis
>>di atas, percepat proses hukum Baligate agar bisa didapatkan
>>hasil akhirnya apakah Syahril Sabirin terbukti bersalah atau tidak.
>>Kalau terbukti bersalah, maka otomatis dia bisa dipecat
>>dari posisinya sebagai gubernur BI. Setelah itu, biar dia
>>menjalankan vonis pengadilan di Nusakambangan saja.
>>Janganlah Gus Dur nantinya memberikan grasi atau pun
>>yang sejenis kepada orang seperti Syahril Sabirin ini.
>>
>>Kalau perlu Nusakambangan dipersiapkan saja sebagai
>>pulau tempat berkumpulnya orang2 yg kerjaannya suka
>>membahayakan keselamatan dan kesejahteraan 200
>>juta lebih rakyat Indonesia.
>>
>>Hal ini termasuk pula bila nanti Amien Rais masih suka
>>melakukan ucapan2 yg melanggar hukum dan membahayakan
>>keselamatan negara, serta terus2an melakukan tindakan2
>>yg dapat memberikan dampak penghambatan pemulihan
>>ekonomi.
>>
>>Tapi untuk Pak Harto, saya masih yakin beliau jauh lebih
>>pintar melihat situasi untung dan ruginya bagi dirinya
>>bila terus2an berkeras untuk tidak mengikuti saran yg
>>diberikan oleh Gus Dur untuk mengembalikan kekayaan
>>rakyat Indonesia yg sempat masuk accountnya.
>>
>>Pak Harto tampaknya akan cukup bijaksana untuk tidak
>>mendengarkan bisikan2 dari orang2 sekitarnya yg menurut
>>saya sebenarnya bukan ingin menyelamatkan situasi
>>Pak Harto tapi maunya mereka sebenarnya hanya untuk
>>melindungi posisi mereka sendiri. Saatnya Pak Harto
>>melakukan suatu tindakan demi keselamatan dan keutuhan
>>bangsa  Indonesia dan terlebih lagi demi kesejahteraan
>>bangsa Indonesia di kemudian harinya. Dengan melakukan
>>tindakan tersebut, Pak Harto akan mendapatkan ketenangan
>>di hari tuanya dan mudah2an masih bisa melihat hasil dari
>>tindakannya dengan melihat atau pun mendengar kemajuan2
>>yg bisa dicapai oleh rakyat Indonesia yg nantinya akan
>>berkonsentrasi untuk membangun kembali ekonominya
>>ketimbang seperti sekarang banyak menghabiskan waktu
>>dengan melakukan hal2 yg kurang produktif.
>>
>>
>>
>>jabat erat,
>>Irwan Ariston Napitupulu
>
>________________________________________________________________________
>Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com




------------------------------------------------------------
Happy Summer from the staff at DCEmail.com
-  FREE Email for the Community

Kirim email ke