Salam PERMIAS,
Jaya..Jaya..anda ini memang hebat sekali, demi menyelamatkan diri dari
'serangan' rekan2 yang bertanya siapa oknum PERMIAS tsb. anda dengan
lihainya berkelit dengan mengatakan, "Marianus juga tahu" dan mungkin
(mungkin lho, dan kalau salah saya minta maaf) dengan harapan, saya akan
'membantu' anda menyebut nama orang tsb. dan anda -kembali- terlepas dari
tanggung jawab anda seperti yang anda dulu pernah lakukan..masih ingat
khan..hehehe..dan kata yang paling cocok untuk anda terima -seperti yang
sudah2 dari saya -anda suka sekali ini- yaitu "Shame on you"..;))
Am I stupid enough to do this?...;))
Well..well..mulai dari menyebut saya yang identik dengan PERMIAS -jujur
saja nich, hanya orang 'bluun' aja yang berpikiran seperti itu- sampai
'meminjam' tangan saya dan mas Syamil untuk mengetikkan nama orang tsb.
demi "lempar tangan sembunyi batu" anda yang memang sudah terkenal lihai
tapi tidak bila anda 'berhadapan' dengan saya..;))
So, kepada mas Syamil, kita tunggu saja sampai dia menyebutkan nama tsb.
dan saya yakin sekali, dia tahu bahwa sekali dia menyebutkan nama orang
tsb. dia tidak akan bisa mundur lagi, istilahnya, "no way out", karena
Jaya itu juga tidak goblok-goblok buanget sich, karena dia sadar, kita
memiliki banyak bukti bahwa tuduhan dia tsb. tidak ada benarnya dan dia
takut sekali ini..tul khan, Jaya?..;))
Jaya..Jaya..ayo mabuk terus (Budi: Lho, kok disuruh mabuk terus?) biar
permias@ semakin banyak sampah (Budi lagi: Gue bilang juga apa khan).;))
"Ayoo mabuk"..;))
salam hangat,
M. Dharma Datubara