Salam PERMIAS,

Hmm, mas Jaya, bravo saya ucapkan pada anda. Two Thumbs Up!!

Betapa hebatnya 'peran' yang anda mainkan saat ini, dan sudah seperti saya
duga sebelumnya, anda akan memakai 'pancingan' anda yang memang sengaja
saya 'sikat' untuk menFITNAH saya di hadapan rekan2 PERMIAS dan pelanggan
permias@, sehingga mereka yakin, bahwa saya pengganggu isteri orang lain.
Dan (mungkin saja), akhirnya, cita2 anda untuk menghancurkan nama saya di
PERMIAS selama ini berhasil. Hebat..hebat..hebat sekali, mas Jaya.

Tapi, seperti saya katakan sebelumnya, anda 'memancing' saya ke dalam
bahaya, dan semoga anda tahu bagaimana keluar dari 'pancingan' anda
sendiri, karena biar bagaimanapun, fitnah yang anda lontarkan saat ini
dalam milis permias@ benar-benar sudah diluar akal sehat saya, dan betapa
kejinya dan kejamnya fitnah yang anda tuduhkan kepada saya.

Setelah anda 'gagal' untuk memaksa tangan saya dan mas Syamil menulis nama
orang yang anda tuduhkan, akhirnya, anda memilih saya, untuk 'dikorbankan'
dan (mungkin) menurut anda, anda berhasil.

But saya katakan, semoga Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang,
mengampuni anda yang telah menfitnah saya mengganggu rumah tangga anda.
Bukti ada pada saya bahwa mbak Evi menghubungi saya pertama kali dan saya
yakin sekali dia mengenal saya, karena dia memanggil saya dengan nama
Dharma (paling tidak, dia sudah sering membaca tulisan saya di permias@)
untuk mengucapkan terima kasih dan meminta maaf atas kelakuan anda, yang
dia yakini dan saya setujui, bahwa anda itu orangnya baik.

Bapa di Surga, Jagalah Anakmu ini, agar tetap tabah dan sabar dari segala
fitnahan dan tuduhan yang sangat kejam ini, dan ampunilah dia, Bapa, sebab
dia tidak tahu apa yang dia lakukan. Amin. Amin. Amin.


Yang terfitnah sangat kejam!!
Dharma Datubara


On Thu, 20 Jul 2000, Jeffrey Anjasmara wrote:

> Saya sangat tercengang dengan perilaku Marianus yang berani mengirim email
> kepada istri orang. Sedemikian parahkah urusan di dalam milis lalu
> dirembetkan ke dalam urusan rumah tangga orang lain?
>
> Tindakan Marianus yang katanya berusaha perduli dengan saya telah
> mengikut-ikutkan istri saya. Istri saya tidak mengenal saudara Marianus,
> sehingga yang bersangkutan memerlukan tenaga ekstra untuk berusaha mencari
> tahu. Anda tidak berhak mengobok-obok rumah tangga orang lain!!! Saya tidak
> tahu bahwa yang macam-macam adalah anda, tetapi feeling saya ternyata betul.
>
> Saya sangat menyayangkan tindakan Marianus ini. Saya mempertanyakan apakah
> memang tata krama seperti ini wajar di dalam kehidupan saat ini, atau wajar
> di dalam ajaran agama anda? Saya sangat mempertanyakan dan sangat
> menyayangkan perilaku personil yang mengaku sebagai kalangan intelektual,
> yang tidak mampu membatasi hubungan di dalam suatu milis dengan hubungan di
> darat, apalagi hubungan rumah tangga orang lain.
>
> Sebagai kepala keluarga, saya jelas marah dan terhina dengan
> tindakan-tindakan di luar batas seperti ini. Saya harap tindakan seperti
> yang dilakukan oleh Marianus dan Gunawan yang dapat menumbuhkan benih-benih
> percekcokan di dalam rumah tangga orang lain merupakan tindakan terakhir.
>
> Semoga hal ini juga menjadi catatan sejarah milis PERMIAS, bahwa hubungan
> maya di dalam milis sangat tidak patut untuk dihubungkan dengan hubungan
> suatu perkawinan yang sangat sakral milik anggota suatu milis PERMIAS.
>
> Sebagai gambaran untuk rekan-rekan sekalian, selama selang waktu yg saya
> sendiri tidak tahu, telah terjadi arus searah email-email pribadi yg sangat
> tidak patut ini. Hubungan rumah tangga sempat diwarnai pertanyaan-pertanyaan
> yg sama sekali tidak relevan. Istri saya sampai menangis karena jengkel
> terhadap suami dan si pengirim surat-surat yang tidak dikenalnya, sekaligus
> harus bertindak sopan kepada si pengirim surat ini.
>
> Saya tidak tahu siapa si pengirim sebenarnya, tetapi feeling saya ternyata
> benar. Lebih terkejut lagi setelah mendapatkan bahwa ada yg sama sekali saya
> tidak mengenalnya. Saya masih berusaha membatasi sekaligus berusaha memberi
> pengingatan dengan memakai istilah "teman" untuk memperbahasakan istri saya.
> Namun demikian Marianus memang benar-benar ingin mengangkat kehidupan
> pribadi saya ke dalam milis ini, dan menghancurkan hak-hak pribadi yg
> menjadi hak setiap manusia. Sekali lagi, sebagai kepala rumah tangga, saya
> peringatkan saudara Marianus dan saudara Gunawan untuk menjauhi urusan rumah
> tangga orang lain. Untuk lebih lanjut, saya menuntut kepada kedua orang ini
> untuk menyelesaikan masalah ini secara pribadi.
>
> Untuk ke depan, saya MENUNTUT agar dibuat suatu tata tertib di dalam
> PERMIAS@ untuk tidak mengikutkan urusan rumah tangga para pelanggan.
>
>
> Wassalam,
>
>
> ------------------------------------
> Nach untuk yang satu lagi, terus terang aja dech, mas Jaya, kalau ente
> tuch pengen 'nembak' saya, karena saya mengirim surat kepada isteri anda?
> Hehehe..untuk kali ini, saya ikuti dech maunya ente, dan pancingan anda
> terhadap saya 'kena', but asal tau aja, mas Jaya, pancingan anda yang satu
> ini sangat berbahaya sekali lho, membawa-bawa isteri ke dalam masalah ini. I
> mean it.
>
> Supaya anda ketahui (saya yakin, saat ini juga isteri anda sedang membaca
> tulisan saya ini), mbak (maaf, saya tidak tega menyebut nama isteri anda)
> menghubungi saya via japri untuk berterima kasih dan juga meminta maaf atas
> tindakan anda terhadap saya. Silahkan cek and ricek kepada mbakyunya
> mengenai kebenaran kata2 saya ini.
>
> So, mbak, silahkan kasih tau mas Jaya apa isi jawaban surat saya tsb. dan
> adakah saya mengintimidasi mbak dan mas Jaya di dalam surat saya tsb? dan
> juga tunjukkan bahwa kata, "Hati-hati dijaga ya" ada tanda senyumnya yang
> menunjukkan bahwa saya care dengan mas nya mbak.
>
> Btw, maaf sekali mbak, saya terpaksa menulis hal ini, karena saya tidak
> bisa menerima tuduhan mas Jaya yang mengatakan saya mengintidimasi anda
> dan mas Jaya. Tega..teganya...;))
>
> Oops, hampir lupa satu lagi, kok mas Jaya tidak menyebutkan kalau saya
> memuji anda di dalam surat tsb. Malu ya dipuji Tuan PERMIAS..hahahaha..;)
>
> Well, khusus kepada mas Jaya dan mbakyunya, saya berdoa bagi kerukunan
> anda berdua, dan pesan saya, "Hati-hati ya, mbak, mas Jaya nya dijaga
> tuch, kalau udah mabuk, suka keleyengan"..;))
> ________________________________________________________________________
> Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com
>
>

Kirim email ke