Saya sangat tercengang dengan perilaku Marianus yang berani mengirim email
kepada istri orang. Sedemikian parahkah urusan di dalam milis lalu
dirembetkan ke dalam urusan rumah tangga orang lain?

Tindakan Marianus yang katanya berusaha perduli dengan saya telah
mengikut-ikutkan istri saya. Istri saya tidak mengenal saudara Marianus,
sehingga yang bersangkutan memerlukan tenaga ekstra untuk berusaha mencari
tahu. Anda tidak berhak mengobok-obok rumah tangga orang lain!!! Saya tidak
tahu bahwa yang macam-macam adalah anda, tetapi feeling saya ternyata betul.

Saya sangat menyayangkan tindakan Marianus ini. Saya mempertanyakan apakah
memang tata krama seperti ini wajar di dalam kehidupan saat ini, atau wajar
di dalam ajaran agama anda? Saya sangat mempertanyakan dan sangat
menyayangkan perilaku personil yang mengaku sebagai kalangan intelektual,
yang tidak mampu membatasi hubungan di dalam suatu milis dengan hubungan di
darat, apalagi hubungan rumah tangga orang lain.

Sebagai kepala keluarga, saya jelas marah dan terhina dengan
tindakan-tindakan di luar batas seperti ini. Saya harap tindakan seperti
yang dilakukan oleh Marianus dan Gunawan yang dapat menumbuhkan benih-benih
percekcokan di dalam rumah tangga orang lain merupakan tindakan terakhir.

Semoga hal ini juga menjadi catatan sejarah milis PERMIAS, bahwa hubungan
maya di dalam milis sangat tidak patut untuk dihubungkan dengan hubungan
suatu perkawinan yang sangat sakral milik anggota suatu milis PERMIAS.

Sebagai gambaran untuk rekan-rekan sekalian, selama selang waktu yg saya
sendiri tidak tahu, telah terjadi arus searah email-email pribadi yg sangat
tidak patut ini. Hubungan rumah tangga sempat diwarnai pertanyaan-pertanyaan
yg sama sekali tidak relevan. Istri saya sampai menangis karena jengkel
terhadap suami dan si pengirim surat-surat yang tidak dikenalnya, sekaligus
harus bertindak sopan kepada si pengirim surat ini.

Saya tidak tahu siapa si pengirim sebenarnya, tetapi feeling saya ternyata
benar. Lebih terkejut lagi setelah mendapatkan bahwa ada yg sama sekali saya
tidak mengenalnya. Saya masih berusaha membatasi sekaligus berusaha memberi
pengingatan dengan memakai istilah "teman" untuk memperbahasakan istri saya.
Namun demikian Marianus memang benar-benar ingin mengangkat kehidupan
pribadi saya ke dalam milis ini, dan menghancurkan hak-hak pribadi yg
menjadi hak setiap manusia. Sekali lagi, sebagai kepala rumah tangga, saya
peringatkan saudara Marianus dan saudara Gunawan untuk menjauhi urusan rumah
tangga orang lain. Untuk lebih lanjut, saya menuntut kepada kedua orang ini
untuk menyelesaikan masalah ini secara pribadi.

Untuk ke depan, saya MENUNTUT agar dibuat suatu tata tertib di dalam
PERMIAS@ untuk tidak mengikutkan urusan rumah tangga para pelanggan.


Wassalam,


------------------------------------
Nach untuk yang satu lagi, terus terang aja dech, mas Jaya, kalau ente
tuch pengen 'nembak' saya, karena saya mengirim surat kepada isteri anda?
Hehehe..untuk kali ini, saya ikuti dech maunya ente, dan pancingan anda
terhadap saya 'kena', but asal tau aja, mas Jaya, pancingan anda yang satu
ini sangat berbahaya sekali lho, membawa-bawa isteri ke dalam masalah ini. I
mean it.

Supaya anda ketahui (saya yakin, saat ini juga isteri anda sedang membaca
tulisan saya ini), mbak (maaf, saya tidak tega menyebut nama isteri anda)
menghubungi saya via japri untuk berterima kasih dan juga meminta maaf atas
tindakan anda terhadap saya. Silahkan cek and ricek kepada mbakyunya
mengenai kebenaran kata2 saya ini.

So, mbak, silahkan kasih tau mas Jaya apa isi jawaban surat saya tsb. dan
adakah saya mengintimidasi mbak dan mas Jaya di dalam surat saya tsb? dan
juga tunjukkan bahwa kata, "Hati-hati dijaga ya" ada tanda senyumnya yang
menunjukkan bahwa saya care dengan mas nya mbak.

Btw, maaf sekali mbak, saya terpaksa menulis hal ini, karena saya tidak
bisa menerima tuduhan mas Jaya yang mengatakan saya mengintidimasi anda
dan mas Jaya. Tega..teganya...;))

Oops, hampir lupa satu lagi, kok mas Jaya tidak menyebutkan kalau saya
memuji anda di dalam surat tsb. Malu ya dipuji Tuan PERMIAS..hahahaha..;)

Well, khusus kepada mas Jaya dan mbakyunya, saya berdoa bagi kerukunan
anda berdua, dan pesan saya, "Hati-hati ya, mbak, mas Jaya nya dijaga
tuch, kalau udah mabuk, suka keleyengan"..;))
________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com

Kirim email ke