Salah satu kendala "Tradisi Memasak" dalam masyarakat Indonesia adalah
"Resep Masakan yang bahan-bahannya tidak terukur", seperti "sendok makan
cabai giling", "segenggam beras", "siung bawang putih", sampai "sejari
lengkuas". Belum lagi adanya kata-kata seperti "secukupnya" dan "api jangan
terlalu besar".
Semua itu bisa dimaklumi. Soalnya sarana masakan di Indonesia umumnya
memungkinkan harus seperti itu.
Sambil kita memaklumi hal itu ... apa salahnya kita mulai merintis
paradigma baru dalam penulisan "resep masakan". Artinya "resep masakan" di
mana semua bahan dan cara-caranya ditentukan secara maksimal sehingga
benar-benar terukur atau mendekati kondisi terukur. Misalkan semuanya
menggunakan kata gram, CC, dan detik. Sekaligus tidak memakai kata-kata
tidak terukur seperti di atas.
Para akademisi seperti dari jurusan Kimia sangat diharapkan untuk
berperan di sini. Soalnya mereka sudah sangat berpengalaman dalam penelitian
yang melibatkan bahan-bahan dan cara-cara yang terukur. Mereka pun memahami
apa manfaat dari metode tersebut terhadap hasil penelitiannya. Tinggal
mereka melakukan asosiasi dari metode itu ke bahan2 yang sangat populer
dalam masak-memasak.
Kalau dikaji lebih lanjut ... justru mayoritas kegiatan Kimia itu bukan
terjadi di laboratorium/kampus. Melainkan di dapur ibu rumah tangga. Ini
kalau "reaksi kimia" diartikan secara makro : "Menggabungkan sejumlah zat
hingga menghasilkan zat baru". Misalkan : "Menggabungkan daging, kelapa,
bawang putih, bawang merah, cabai, garam, lengkuas, daun salam, daun jeruk,
kunyit, dan vetsin, hingga menghasilkan zat baru, yaitu Rendang Padang".
Banyak ibu membeli sarana masakan yang mewah meningkatkan kualitas
masakan. Padahal ini bukan satu2nya cara. Apa salahnya sarana yang mewah itu
diganti dengan sarana seperti timbangan, termometer, barometer, dan gelas
ukuran, yang kalau dikalkulasi akan jatuh lebih murah. Memang dengan alat2
terakhir ini, sang ibu setiap kali masak harus berkalkulasi. Tetapi kan ada
muatan pendidikan.
Salam,
Nasrullah Idris
----------------------
P.O. Box 1380 - Bandung 40013
Bidang Studi : Reformasi Sains Matematika Teknologi
http://bdg.centrin.net.id/~acu