Salam permias,

Teman, weekand kemarin, beberapa teman di Northern California berdiskusi
dengan salah satu aktivis di Sanggar Ciliwung. Berikut adalah  kutipan
hasil diskusi tersebut. Semoga kita semua bisa membantu program yang sangat
mulia ini, program membantu anak-anak jalanan, anak-anak sampah, anak-anak
kita (dikutip dari tulisan I.S.S ). Bila ada pertanyaan, silahkan hubungi:
dewi: [EMAIL PROTECTED]

Salam,
tino
++++++

Walaupun agenda semula adalah untuk membahas
pelaksanaan program fundraising, Romo bercerita banyak
sekali tentang keadaan di lapangan, dimana anak-2
tersebut menjalani kehidupan yang keras. Romo
bercerita bahwa ada bbrp sistem yang dipergunakan
LSM-2 pada umumnya, yaitu dengan memberikan bantuan
berkala [drop-in makanan, bantuan kesehatan, buku-2,
dana beasiswa, dll], dengan menyediakan rumah tinggal
[live-in] bagi anak-2 jalanan, dan dengan menggunakan
apa yg beliau sebut dengan sistem lingkungan.

Pada dasarnya SC merupakan pelaksanaan program
berkonsep sistem lingkungan, dimana para anak jalanan
tersebut tidak diambil dari lingkungan keseharian
mereka, tapi mereka tetap dibiarkan untuk menghadapi
kenyataan hidup mereka, mencari nafkah untuk membantu
orang tua mereka, memeluk agama yang diajarkan orang
tua mereka, dll. Fungsi dari SC adalah untuk
memperkuat sistem komunitas yang sudah ada sehingga
para penghuninya bisa saling bergantung satu sama lain
dan mereka sendirilah yang bertugas untuk mengawasi
dan  mendidik satu sama lain, sehingga apabila SC
sudah tidak ada pun mereka masih tetap bisa saling
bersandar kepada komunitas mereka.

Sebagai contohnya, anak-2 yg di SMA diminta untuk
membimbing anak-2 yg di SMP, dan mereka juga diajarkan
untuk mempunyai solidaritas social terhadap yang lain,
sehingga mereka mempunyai harga diri, merasa bahwa
dirinya berarti buat orang lain. Satu kejadian adalah
pada saat desa tetangga digusur, anak-2 SC diminta
untuk menampung anak-2 jalanan dari daerah tsb selama
seminggu sehingga mereka tidak harus melihat tempat
tinggal mereka dihancurkan. Anak-2 di SC yg sudah
cukup besar diminta untuk take care anak-2 dari desa
tetangga yg masih kecil, seperti mengantarkan mereka
ke sekolah, memandikan, menyuapi, dll. Dari situ
ternyata timbul rasa kekeluargaan, sehingga pada waktu
yang lain, anak-2 SC diundang untuk menginap di daerah
desa tetangga tersebut dan menjadi tamu disana.

Kelas-2 yang diajarkan SC merupakan tambahan
pendidikan yang, selain untuk menambah pengetahuan
anak-2 tsb, bertujuan untuk memperkuat rasa percaya
diri, memberikan kemampuan untuk menyalurkan pikiran
mereka melalui tulisan, gambar, dan kreativitas
lainnya yang non-violence. Mereka juga diajarkan
ketrampilan yang memungkinkan mereka untuk menghidupi
diri sendiri melalui cara-2 yg halal [lihat jadwal
kegiatan SC]. Selain itu mereka juga diajarkan untuk
berorganisasi [lihat attachment daftar anak dan
remaja].

semua gambar-gambar dan keterangan  mengenai proporsal dan program dapat di
lihat di http://www.mit.edu/~kusuma/ajar/

Kirim email ke