Yang cocok jadi Waliyullah / Imam itu yang membawa konsep
Islam yang tak terkalahkan 
                Atau dia bisa membawakan konsepsi Kitabullah serta
membumikannya disertai ciri ciri berikut :
1.      Sidiq : Benar , konsepsi dan perilakunya selalu benar sesuai
Kitabullah
2.      Amanah : Dapat diikuti / dipercaya , dia selalu berkata dan
melaksanakan sebagaimana Kitabullah dan Sunnah
3.      Fathonah : Cerdik,pandai  - sebagaimana Allah " Rabbul Alamin " -->
Pengatur orang-orang yang berlilmu
4.      Tabliq : Menyampaikan , berda'wah , mengajak kepada konsepsi dan
pemahaman serta pelaksanaan Islam

                Nah...ok
                Siapa yang mempunyai konsepsi Islam yang tak terkalahkan
dialah orangnya......

                Siapa yang mau coba?????

                Kamu - kamu atau aku ??


                Coba aja ,.....ketombe siapa takut....

                Ehhh ..... mencoba siapa takut...

                                -----Original Message-----
                                From:   Television
[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
                                Sent:   Friday, November 24, 2000 10:05 AM
                                To:     '[EMAIL PROTECTED]'
                                Cc:     Washing Machine Finance; Television
Engineering
                                Subject:        RE: [daarut-tauhiid] Dakwah
Rasulullah dan \"Dakwah\" Kita

                                        Aku sih setuju setuju ae, tapi kiro
kiro siapa yang cocok
                        jadi imam ya..?????????


                        > ----------
                        > From:         Indra
Sucahyo[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
                        > Reply To:     [EMAIL PROTECTED]
                        > Sent:         Friday, November 24, 2000 9:10 AM
                        > To:   '[EMAIL PROTECTED]'
                        > Subject:      RE: [daarut-tauhiid] Dakwah
Rasulullah dan \"Dakwah\" Kita
                        > 
                        >               Sorry tak edit.........lagi kepingin
nulis nich....
                        > 
                        >               ----- Original Message -----
                        >               From:   "Dudi Susanto"
<[EMAIL PROTECTED]
                        > <mailto:[EMAIL PROTECTED]> >
                        >               To:     <[EMAIL PROTECTED]
                        > <mailto:[EMAIL PROTECTED]> >
                        >               Sent:   Thursday, November 23, 2000
9:04 AM
                        >               Subject:        [daarut-tauhiid]
Dakwah Rasulullah dan
                        > \"Dakwah\" Kita
                        > 
                        > 
                        >                       > Ada juga muballigh yang
menganjurkan agar tidak
                        > serakah, sementara dia
                        >                       > sendiri justru memasang
tarif yang tinggi (Rp 1,5
                        > juta lebih sebelum
                        >                       > Krismon) untuk acara
ceramahnya yang paling-paling
                        > cuma 1 jam. Untuk
                        >                       > memanggilnya, kita harus
mengontak managernya yang
                        > tentunya juga mendapat
                        >                       > bagian. Jika uang kita tak
cukup, maka kita tak
                        > dapat "menikmati" dakwah
                        > *     mereka. "Dakwah" benar-benar telah jadi
suatu bisnis!
                        > *     
                        > Ini pasti kerjaan  Zainuddin MZ dkk......
                        > 
                        > 
                        > Nah Saya ada resep/cara untuk berda'wah  biar
tidak seperti  Zainudin MZ
                        > dkk.......yang berdakwah sendiri-sendiri.
                        > 
                        > 
                        >                       Angkat seorang
Imam/Amir/Khalifah  ..kalau perlu
                        > Seorang Waliyullah  .......(untuk menyatukan umat
butuh hanya satu (1)
                        > imam)
                        >                       (Kalau menurut Quran ..Allah
mengutus/mengangkat
                        > Imam dulu baru yang beriman tunduk patuh jadi
umatnya )
                        >                       Kemudian susun suatu misi
.....karena da'wah itu
                        > bagian suatu misi Waliyullah bukan misi
perorangan....
                        >                       Orang yang berdakwah
bertanggung jawab kepada
                        > Imamnya ( tentu juga kepada Allah)
                        >                       Dan orang yang berdakwah itu
adalah
                        > misionaris......(mujahidin/musyahidin)
                        >                       Dana diambil dari 2 cara
(sebenarnya lebih):
                        > 1.    Bila ia kaya cukuplah dari dirinya ..(
contoh Abu Bakar,Umar,Ustman
                        > ) atas sepengetahuan Imam
                        > 2.    Bila ia kekurangan maka dana diambil dari
infaq umat dibawah
                        > Waliyullah dan atas sepengetahuan Imam..
                        > 
                        >               Nah ..coba deh resep ini ....pasti
Islam Maju.....Mau
                        > coba????????
                        > 
                        > 
                        > 
                        >                       > Saya tidak menyalahkan
jika ada muballigh yang
                        > menerima uang sekedarnya
                        > *     ketika berdakwah ?????????????? seorang juru
dakwah tidak boleh
                        > terima duit..."dan janganlah kau jual ayat-ayatku
dengan harta rendah..."
                        > *     , karena bagaimanapun mereka harus
menghidupi keluarganya.
                        >                       > Tapi jika ada yang sampai
mematok tarif yang
                        > tinggi hanya sekedar agar
                        >                       > bisa menikmati mobil dan
rumah mewah yang tak
                        > terhingga, nampaknya hal ini
                        >                       > sudah tidak etis lagi dan
menyimpang dari ajaran
                        > Islam. Tindakan seperti
                        >                       > ini hanya akan mencemarkan
nama baik muballigh
                        > yang sebenarnya dan membuat
                        >                       > buruk kesan Islam di mata
masyarakat awam.
                        >                       >
                        >                       > Wassalamu 'alaikum wa
rohmatullahi wa barokatuhu
                        >                       >
                        >                       >
                        >                       > --------------------------
eGroups Sponsor
                        > -------------------------~-~>
                        >                       > eLerts
                        >                       > It's Easy. It's Fun. Best
of All, it's Free!
                        >                       >
                        >
http://click.egroups.com/1/9699/2/_/8396/_/974946113/
                        >                       >
                        >
---------------------------------------------------------------------_->
                        >                       >
                        >                       >
                        >       
                        >
==========================================================================
                        > ==
                        >                       =================
                        >                       > Untuk berlangganan
kirimkan e-mail kosong ke
                        >
[EMAIL PROTECTED]
                        >                       >
                        >                       > Untuk berhenti kirimkan
e-mail kosong ke
                        >
[EMAIL PROTECTED]
                        >                       > (Jangan lupa me-reply
e-mail konfirmasi yang
                        > dikirimkan sistem)
                        >                       >
                        >                       > Menuju Ahli Dzikir, Ahli
Fikir, dan Ahli Ikhtiar
                        >                       >
                        >       
                        >
==========================================================================
                        > ==
                        >                       =================
                        >                       >
                        >                       >
                        > 

Kirim email ke