assalamu'alaikum wr. wb.
saya cukup bahagia sekali mendengar kabar dari bung rizqi dan terutama dari kekasihku neng mala selaku first lady aeh salah, selaku first inspirator untuk mengadakan acara kumpul alumni india guna membentuk semacam himpunan atau organisasi sebagaimana alumni dari negara-negara lainnya seperti yang diungkapkan oleh mbak mala pd email sebelumnya. eh neng, dah berapa pulsa neng yang habis buat sms teman-teman? ntar ku ganti aja yach.... hahaha.
bang sanudin ranam, alumni lucknow university, sebelum ia meninggalkan india ini, juga pernah bermaksud untuk mengumpulkan para alumni india. namun sampai saat ini kami belum pernah mendengarkan kelanjutannya. sekali lagi, buat mbak mala juga bisa menghubungi bang udin di +6281315564434. ini kalau mbak mala belum memiliki nomor kontaknya. insya allah kalau untuk menyebarkan undangan, beliau ini paling jago. nggak usah pake taksi. ia mampu berjalan kaki untuk jarak jauh. hehehe. pa kabar bang udin?
bang rizqi ...., komputer dari anda yang sampai hari ini masih setia menemani saya di kamar sempitku alhamdulillah sehat walafiat, dan komputer tsb juga titip salam buat bang rizqi, tapi sayang, photo yayang-nya udah gak ada lagi di komp tsb. abis, dulu di delete sih, hehehe.
pada saat kami masih berada di madinah kemaren, usai makan siang dan seperti biasa kami sesama petugas haji baik yang berasal dari indonesia atau mahasiswa dari seluuh negara-negara timur tengah ngumpul-ngumpul dulu sambil ngerumpi masalah haji. hari itu, obrolan kami berkisar seputar pendidikan. saat itu, seorg petugas haji -kalo saya tidak salah ingat- yang diutus dari rs. fatmawati, jakarta mengungkapkan bahwa pendidikan di india saat ini juga sudah cukup tersohor di indonesia. dengan demikian, sudah barang tentu, alumninya akan menjadi lirikan banyak orang. dulu, sambungnya, mesir memang menjadi andalan orang. tapi sekarang sudah tak bisa lagi diharapkan. alumni mesir saat ini hanya diuntungkan oleh para senior mereka terdahulu. karena memang banyak alumni-alumni mesir dahulu itu yang "jadi orang".
saya tak habis fikir mengapa petugas haji tsb bisa mengeluarkan pernyataan semacam itu, apalagi saya pada saat itu tidak memproklamirkan diri sebagai mahasiswa asal india, tapi yang jelas, saya merasa terpanggil untuk membenahi diri. dan saya kira teman-teman lain juga menyadari akan hal ini.
setelah acara ngumpul itu bubar, seorang rekan mahasiswa dedengkot dan sesepuh mesir asal makassar juga mengakui apa yang diutarakan oleh rekan petugas haji itu sebelumnya. ia juga menyatakan bahwa alumni mesir saat ini hanya diuntungkan oleh nama-nama alumni mesir terdahulu. masyarakat, begitu mendengar nama alumni mesir, langsung menyandingkan dengan mereka yang jebolan mesir dahulu itu.
adapun yang menjadi tujuan saya menceritakan ini semua kepada rekan-rekan adalah bahwa dengan semakin "tersohornya" pendidikan india di tanah air, berarti baik kita sadari atau tidak, permintaan akan informasi untuk belajar di india akan semakin meningkat. hal ini sebenarnya dapat kita lihat dari banyaknya rekan-rekan di tanah air atau yang sedang belajar di negara lain yang menanyakan informasi belajar di india melalui milis [EMAIL PROTECTED] dan begitu juga melalui website
www.ppi-india.uni.cc yang dibintangi oleh bang Ipul. atau ada juga melalui email japri, sebagimana email yang diterima oleh neng nidia kemaren itu. eh neng, balas tuh email. tapi jgn lupa mintain photo close up-nya, kalo kira-kira mantap, ya embat aja... hahaha. neng, kk dah rindu nih. main-main ke okhla dong ..., hahahaha.
nah, disinilah saya kira, fungsi dari wadah alumni tsb akan menjadi lebih penting. apalagi banyak juga diantara questioner tsb yang menanyakan perhimpunan alumni india di indonesia, dan sudah pasti, bagi mereka yang berhajat akan meneruskan studinya ke india ingin berjumpa dan bertatap muka langsung dengan wajah-wajah jebolan india tsb. apalagi mendengarkan kisah dan kisih serta pernak-pernik kehidupan di india itu secara langsung dari mereka yang "lepasan" india itu akan terasa lebih asyik dan lebih seru. alangkah asyiknya bila kita punya suatu perhimpunan, yang kemudian juga ada kantornya, terus di kantornya itu tersedia bahan-bahan atau informasi-informasi yang lengkap mengenai pendidikan di india dan tidak kalah serunya juga bila di kantor itu juga disediakan majalah-majalah terkini ttg bollywood. pastilah saya tambah betah nungguin kantor itu. ini hanya sekedar hayalan, yang kalo menurut bang rizqon disebut "dream".
akankah terwujud? insya Allah, saya yakin itu. apalagi bang rizqi, mbak mala, mbak fitri (aku rindu nih, buku kenang-kenangannya buat ppi masih utuh lho ...), bang pipik, mbak eny, mbak henny (salam buat aa' ya ni ...) sudah memulai langkah ke arah itu. kita tunggu berita terkini dari rekan-rekan di tanah air .....
wassalam,
IzaM -
Rizki Salamun <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
GREAT!!
Gitu dong, para alumni disentil dikit baru pada nongol. Bener, saya
mau klarifikasi kalo pertemuan itu bukan cuma untuk alumni roorkee,
tapi untuk semua alumni india. Saya memang alumni roorkee, tapi bukan
berarti non PPI kan?
Sekarang yang kita bangun adalah kebersamaan para alumni, keinginan
terus berkumpul dan berdiskusi. Karena itu targetnya adalah pertemuan
rutin, bukannya pembentukan organisasi dulu. Organisasi ini akan
dibentuk dari kebersamaan para alumni, bukan atas dasar "hardworker"
dan "smartworker". Kalo begitu kan yang kurang pinter jadi kerja rada
banyak, sedangkan yang pinter kerjanya sedikit. Bukan itu yang kita
mau, semua kerjanya sama.
Untuk yang satu ini, kita tidak mengenal pengkotak-kotakan. Tidak ada
alumni roorkee dan non roorkee, tidak ada alumni ICCR dan non ICCR,
tidak ada alumni Colombo plan
dan non colombo plan, tidak ada alumni
pns dan non pns, tidak ada swasta dan pejabat. Semua itu harus lebur
jadi satu yaitu alumni India. Kenapa saya begitu ngotot untuk
menghilangkan perbedaan itu? Karena perbedaan itulah yang nantinya
akan memicu kehancuran organisasi yang mau kita buat. Semuanya mantan
mahasiswa, jadi tau kehidupan mahasiswa. Jadi gak boleh protes kalo
nanti ngumpulnya bukan di restoran, gak boleh protes kalo ngumpulnya
cuma makan gorengan di taman, gak boleh protes kalo kabagian kerjaan
susah karena merasa dirinya udah jadi pejabat sekarang.
So, dengan semangat kebersamaan ini kita bangun persatuan alumni
India, semoga dengan dukungan rekan-rekan alumni dan PPI di India,
organisasi ini akan terwujud.
Untuk pak ferdi, coba dihubungi teman-teman lainnya kalo bisa dateng
di pertemuan selanjutnya.
Salam,
Rizki
* * * * *
Zamhasari Jamil
Pelajar Islamic Studies
Jamia Millia Islamia - A Central University
New Delhi - India 110 025
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di http://www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.uni.cc ==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ;
3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255
| Yahoo! Groups Sponsor |
ADVERTISEMENT
![click here]() | |
![]() |
Yahoo! Groups Links