Hallo Bung Gagho, thanks to your response.

Sorry kalo pendapat saya itu dianggap "ketat". Saya menganggapnya itu
bukan persoalan besar, tetapi memang harus ditetapkan terlebih dahulu,
agar gak rancu dikemudian hari nya. Saya kira juga ada benarnya kalau
yang berhak menjadi anggota alumni India (bukan alumni PPI India)
adalah siapa saja yang pernah menjadi anggota PPI India plus mereka
yang pernah menyelesaikan kursus atau pendidikan lainnya di India.
Artinya mereka yang pernah terdata baik di PPI maupun di embassy
sebagai warga Indonesia yang belajar atau kursus di India.

Kenapa sih kok kayaknya susah banget? Gak juga. Ini cuma mau
mempertegas identitas organisasi kita nantinya. Dari pertemuan yang
pertama ada ide-ide untuk memunculkan organisasi kita ini agar bisa
bersanding sama tinggi dengan organisasi alumni dari negara lain
sehingga kita nantinya punya bargain position yang jelas karena
terdiri dari anggota-anggota yang juga jelas.

Kita mencoba membuat organisasi kita dengan cara yang sama sekali
baru, mencoba tidak terpengaruh budaya timur yang suka "enggak enakan"
dan mau cepet selesai saja, tapi dengan "rasa" Indonesia. Itulah
mengapa struktur organisasi kita ini gak buru-buru kita bentuk (punya
sekretariat, ketua, dan sebagainya). Kita membentuk organisasi kita
ini atas dasar ngumpul-ngumpul rutin yang kita rencanakan setiap
bulan, ini sekaligus untuk mengetahui seberapa ingin sih membentuk
organisasi alumni. Kalau pada pertemuan selanjutnya pesertanya
berkurang terus, maka kita gak berharap banyak organisasi ini akan
terbentuk. Tapi kalau sebaliknya, makin tambah banyak yang dateng,
maka organisasi kita memang layak untuk didirikan. Sehingga apabila
organisasi kita terbentuk, cuma orang-orang yang kredibel dan punya
visi maju yang akan mengisi organisasi kita. Dan beginilah menurut
saya cara kita mencari anggota bukan dengan memudahkan persyaratan
supaya anggotanya banyak, untuk kemudian cuma nunggu undangan,
sedangkan yang ngurusinnya tetep yang itu itu aja.

Saya membayangkan kedepan, organisasi alumni India ini mempunyai power
dalam menentukan peta hubungan antara Indonesia dan India. Saya kira
ini bukan yang mustahil seperti juga yang terjadi pada alumni Jepang,
Australia, Jerman dll. Kenapa bisa? karena emang organisasi ini adalah
"gudang" para intelektual dari berbagai disiplin ilmu. Atau bahkan
mempunyai pengaruh di peta perpolitikan di tanah air, who knows. Dan
juga saya membayangkan apabila setiap pergantian pengurus pada munas
alumni India, merupakan saat-saat yang cukup penting, karena bisa
duduk di kepengurusan alumni India akan memberikan gengsi tersendiri
dimata birokrasi, bisnis, politik, pendidikan dll pada saat itu.

Dibalik cairnya cara pembentukan kepengurusan, kita juga punya sikap
tegas dalam seleksi keanggotaannya. Gak ada salahnya kita membuat
kriteria pada keanggotaan, seperti anggota biasa dan anggota
kehormatan atau simpatisan yang tentunya mempunyai hak yang berbeda
tetapi intinya semua terakomodir. Organisasi-organisasi profesi
sekarang juga menerapkan sistem yang sama.

Ini semua adalah pendapat saya pribadi, dan bukan pendapat para alumni
jadi bisa saja tidak sejalan dengan pendapat mainstream. Dan
diskusi-diskusi ini membuat saya semakin bergairah untuk terus
berkumpul dan berdiskusi dengan para alumni lain dan anggota PPI baik
off-air maupun on-line.

Salam,

Rizki

On Thu, 10 Mar 2005 09:22:49 -0800 (PST), Mario Gagho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Obrolan tentang acara ngumpul2 alumni India di Jkt
> sangat menarik dan hangat. Salah satu poin yg menjadi
> pemikiran -- walaupun belum begitu perlu -- adalah
> siapa yg berhak jadi member alumni India?
> 
> Ipul memberi kriteria mudah: siapa saja yg paspornya
> berstempel imigrasi India dan pernah belajar
> (kursus/kuliah/training) di India, maka ia berhak jadi
> member alumni India. Sdr. Rizki sedikit lebih "ketat"
> dg mengatakan sebaiknya member alumni terdiri dari
> mantan member PPI-India, sedang yg tidak bisa jadi
> member simpatisan alumni India.
> 
> Bagi saya, kriteria Ipul cukup "feasible" at least
> untuk sementara waktu, dg beberapa pertimbangan
> a.l.(1) Banyak mahasiswa (training/kuliah)yg sewaktu
> di india tidak atau belum sempat mengenal PPI sampai
> masa pulangnya; (2)PPI baru didirikan sekitar 1996-97,
> yg berarti mahasiswa sebelum tahun tsb. tidak pernah
> jadi member PPI; (3)Proses awal pembentukan organisasi
> sebaiknya dg mempermudah proses membership
> semudah-mudahnya, dg kriteria seminimal mungkin.
> Bahkan organisasi terbesar seperti NU membuat kriteria
> longgar semacam ini (menurut Gus Dur, member NU adalah
> "setiap Muslim Indonesia yg bukan Muhammadiyah!")
> 
> Kriteria longgar semacam ini diperlukan untuk menarik
> minat anggota baru secepat dan selancar mungkin.
> Banyaknya anggota akan memperkuat posisi bargaining di
> berbagai situasi dan tempat (di kedutaan india, di
> kalangan LSM, lingkungan media, birokrasi, dll). Suara
> kita pun akan diperhitungkan.
> 
> Namun demikian, pengetatan kriteria seperti anjuran
> Bung Rizki juga mungkin diperlukan apabila masanya
> tiba kelak, ketika member sudah begitu banyak dan
> Alumni PPI India sudah memiliki bargaining tinggi.
> Sementara ini, "semakin longgar kriterianya, akan
> semakin baik" (the looser the better).
> 
> Dalam konteks ini, Roorkee, DU, JNU, PUNE, dan bahkan
> mahasiswa training 3 bulan pun, secara otomatis jadi
> member PPI dan member alumni PPI. Khusus bagi
> rekan-rekan Roorkee tentu saja diharapkan adanya
> sedikit 'reformasi sikap' dalam wujud lebih bersikap
> egaliter (persahabatan tidak berdasarkan tua-muda,
> bujang-berkeluarga, PNS-non-PNS, ICCR-non-ICCR, dll).
> Silaturrahmi rekan2 Roorkee ke markas PPI-INDIA secara
> individu atau rombongan saya kira menjadi salah satu
> wujud implementasi dari reformasi sikap menuju
> soliditas kebersamaan PPI-India khususnya dan
> kekompakan Alumni PPI-India dalam konteks ke depan yg
> lebih panjang. Begitu juga sebaliknya, rekan-rekan
> non-roorkee (institusi atau individu) untuk memulai
> berencana mengadakan ajang silaturrahmi ke markas IIT
> Roorkee.
> 
> Ini sekedar pendapat, ditunggu komentar rekan-rekan.
> 
> salam,
> 
> Mario Gagho
> Political Science,
> Agra University, India
> ---------
> A WINNER works harder than a loser and has more time.
> A LOSER is always "too busy" to do what is necessary.
> 
> __________________________________
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! Small Business - Try our new resources site!
> http://smallbusiness.yahoo.com/resources/
> 
> 
> _________________________________________________________________________
> Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di 
> http://www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.uni.cc  
> ==========================================================================
> Catatan penting:
> 1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg  berkenaan dg 
> masyarakat/mahasiswa/alumni India
> 2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ;
> 3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326
> 4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
> 5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
>


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/1gzaND/8WnJAA/HwKMAA/igXolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di 
http://www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.uni.cc  
==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg  berkenaan dg 
masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ; 
3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255  
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke