Gini yah, setiap tamu yg baru ke India melihats  yg
baru ada yg lebih baik ada yg lebih buruk daripada
Ina, tapi lamas mrk menyadari bagaimana India saat ini
dan kiras gimana 10 atau 20 thn ke depan. Negara yg
terkuat armada AL di selatan, penduduknya yg akan
melampui penduduk China (RRC), India yg pelan tapi
maju, tapi masih sering kurang dipahami sebagaian
besar bangsa kita (khususnya kalangan pengusah),
Karena seperti pembicaraan kami tadi dengan Ibu Dr.
Dewi Fortuna Anwar, salah pengertian ttg India itu
yang jadi salah satu kendala utama hubungan kedua
negara. Rencana pembentukan Ikatan Alumni atau apakah
namanya merupakan salah satu jawaban untuk itu. Sekali
lagi bila ortu sdh kembali, ortu dengan senang hati
rumah dpt dijadikan acara kumpul kita, karena ortu
mungkin nanti ingin mencicicipi TEMPE ALIGHAR dan SOP
BUNTUT HABIB SERTA SAMBEL GORENG ULIS. Sambil cerita
akhir pengamatan politik dari DR POLITIK Mr. MARIO ey
DR QISAI okey.
--- Mario Gagho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Bung Rizki,
> 
> sejak saya melihat komentar bung di milis ini
> seputar
> mental kuli, saya kok melihat Anda totally a
> different
> person,  a sort of born again personality, a
> transformed and well-built character with a wide and
> sharp vision and horizon. 
> 
> maaf, saya tidak ingin berlebihan di sini. mungkin
> anda sebenarnya sudah lama seperti itu, namun selama
> di india anda "ngumpet". jadi, saya gagal melihat
> Anda
> yg sebenarnya. saya masih ingat, ketika kita jumpa
> di
> markas ppi, saya tanya "Apakah mas rizki ikut milis
> umum?" Dg senyum2 anda menjawab, "Iya ikut, tapi
> pasif. Gak bisa ngomong sih." Kata Anda waktu itu.
> Dari pertemuan singkat itu, saya berkesimpulan Anda
> itu tipe pribadi yg workacholic, banyak kerja dan
> sedikit bicara. tipe khas rekan2 yg dari jurusan
> science.
> 
> Tapi, ternyata kesimpulan saya itu salah. Banyak
> ide2
> dan idealisme Anda mulai bisa saya nikmati saat ini.
> Spirit Anda untuk membentuk wadah alumni india
> inipun
> mengagetkan saya. Keep the spirit up, my friend.
> 
> Saya juga kaget, membaca info bung rizki bahwa Mala,
> "mantan" saya itu ternyata telah menjadi inspirator
> adanya kumpul2 itu. What a surprise! Mala yg tomboy
> dan cuek tapi manis, ternyata sekarang dirimu telah
> jadi "matured woman". Duduk di kursi berlabel
> Texmaco
> sambil ngobrolin ide2nya di milis ini. Make the idea
> of setting up the Alumni India Org. alive, my gal!
> :)
> 
> Terima kasih buat rekan2 alumni yg telah
> mentrasformasi diri dalam sinergi waktu yg begitu
> cepat. Keep up with the pace, or else we'll be
> lagged
> behind ... Time goes by so fast, if we still
> standstill in deep slumber no body gonna notice us
> as
> a "human".
> 
> bravo rekan2 alumni India,
> 
> 
> --- Rizki Salamun <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Hallo Bung Gagho, thanks to your response.
> > 
> > Kita mencoba membuat organisasi kita dengan cara
> > yang sama sekali
> > baru, mencoba tidak terpengaruh budaya timur yang
> > suka "enggak enakan"
> > dan mau cepet selesai saja, tapi dengan "rasa"
> > Indonesia. Itulah
> > mengapa struktur organisasi kita ini gak buru-buru
> > kita bentuk (punya
> > sekretariat, ketua, dan sebagainya). Kita
> membentuk
> > organisasi kita
> > ini atas dasar ngumpul-ngumpul rutin yang kita
> > rencanakan setiap
> > bulan, ini sekaligus untuk mengetahui seberapa
> ingin
> > sih membentuk
> > organisasi alumni. Kalau pada pertemuan
> selanjutnya
> > pesertanya
> > berkurang terus, maka kita gak berharap banyak
> > organisasi ini akan
> > terbentuk. Tapi kalau sebaliknya, makin tambah
> > banyak yang dateng,
> > maka organisasi kita memang layak untuk didirikan.
> > Sehingga apabila
> > organisasi kita terbentuk, cuma orang-orang yang
> > kredibel dan punya
> > visi maju yang akan mengisi organisasi kita. Dan
> > beginilah menurut
> > saya cara kita mencari anggota bukan dengan
> > memudahkan persyaratan
> > supaya anggotanya banyak, untuk kemudian cuma
> nunggu
> > undangan,
> > sedangkan yang ngurusinnya tetep yang itu itu aja.
> > 
> > Saya membayangkan kedepan, organisasi alumni India
> > ini mempunyai power
> > dalam menentukan peta hubungan antara Indonesia
> dan
> > India. Saya kira
> > ini bukan yang mustahil seperti juga yang terjadi
> > pada alumni Jepang,
> > Australia, Jerman dll. Kenapa bisa? karena emang
> > organisasi ini adalah
> > "gudang" para intelektual dari berbagai disiplin
> > ilmu. Atau bahkan
> > mempunyai pengaruh di peta perpolitikan di tanah
> > air, who knows. Dan
> > juga saya membayangkan apabila setiap pergantian
> > pengurus pada munas
> > alumni India, merupakan saat-saat yang cukup
> > penting, karena bisa
> > duduk di kepengurusan alumni India akan memberikan
> > gengsi tersendiri
> > dimata birokrasi, bisnis, politik, pendidikan dll
> > pada saat itu.
> > 
> > Dibalik cairnya cara pembentukan kepengurusan,
> kita
> > juga punya sikap
> > tegas dalam seleksi keanggotaannya. Gak ada
> salahnya
> > kita membuat
> > kriteria pada keanggotaan, seperti anggota biasa
> dan
> > anggota
> > kehormatan atau simpatisan yang tentunya mempunyai
> > hak yang berbeda
> > tetapi intinya semua terakomodir.
> > Organisasi-organisasi profesi
> > sekarang juga menerapkan sistem yang sama.
> > 
> > Ini semua adalah pendapat saya pribadi, dan bukan
> > pendapat para alumni
> > jadi bisa saja tidak sejalan dengan pendapat
> > mainstream. Dan
> > diskusi-diskusi ini membuat saya semakin bergairah
> > untuk terus
> > berkumpul dan berdiskusi dengan para alumni lain
> dan
> > anggota PPI baik
> > off-air maupun on-line.
> > 
> > Salam,
> > 
> > Rizki
> > 
> > On Thu, 10 Mar 2005 09:22:49 -0800 (PST), Mario
> > Gagho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > 
> > > Obrolan tentang acara ngumpul2 alumni India di
> Jkt
> > > sangat menarik dan hangat. Salah satu poin yg
> > menjadi
> > > pemikiran -- walaupun belum begitu perlu --
> adalah
> > > siapa yg berhak jadi member alumni India?
> > > 
> > > Ipul memberi kriteria mudah: siapa saja yg
> > paspornya
> > > berstempel imigrasi India dan pernah belajar
> > > (kursus/kuliah/training) di India, maka ia
> berhak
> > jadi
> > > member alumni India. Sdr. Rizki sedikit lebih
> > "ketat"
> > > dg mengatakan sebaiknya member alumni terdiri
> dari
> > > mantan member PPI-India, sedang yg tidak bisa
> jadi
> > > member simpatisan alumni India.
> > > 
> > > Bagi saya, kriteria Ipul cukup "feasible" at
> least
> > > untuk sementara waktu, dg beberapa pertimbangan
> > > a.l.(1) Banyak mahasiswa (training/kuliah)yg
> > sewaktu
> > > di india tidak atau belum sempat mengenal PPI
> > sampai
> > > masa pulangnya; (2)PPI baru didirikan sekitar
> > 1996-97,
> > > yg berarti mahasiswa sebelum tahun tsb. tidak
> > pernah
> > > jadi member PPI; (3)Proses awal pembentukan
> > organisasi
> > > sebaiknya dg mempermudah proses membership
> > > semudah-mudahnya, dg kriteria seminimal mungkin.
> > > Bahkan organisasi terbesar seperti NU membuat
> > kriteria
> > > longgar semacam ini (menurut Gus Dur, member NU
> > adalah
> > > "setiap Muslim Indonesia yg bukan
> Muhammadiyah!")
> > > 
> > > Kriteria longgar semacam ini diperlukan untuk
> > menarik
> > > minat anggota baru secepat dan selancar mungkin.
> > > Banyaknya anggota akan memperkuat posisi
> > bargaining di
> > > berbagai situasi dan tempat (di kedutaan india,
> di
> > > kalangan LSM, lingkungan media, birokrasi, dll).
> > Suara
> 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/i8TXDC/5WnJAA/HwKMAA/igXolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di 
http://www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.uni.cc  
==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg  berkenaan dg 
masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ; 
3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255  
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke