Mas Fachim yang GAnteng..
maaf beribu maaf, bukan congkak, bukannya sombong..:D
Soal alasan Mas Fachim suka ngeliat perempuan pake jilbab, ya itu hak anda sebagai laki laki yang merasa berhak di'jaga' nafsunya sama masyarakat
Tapiiii..satu hal, yang rada ideologis..hmmMas..adalah benar, laki laki punya nafsu (entah rumors, gossip, issue atau mitos) dan nafsunya lebih besar dan meledak ledak ketimbang perempuan.
Tapiiii lagiii...Bukankan bedanya laki laki dengan pejantan lain (maksudku hewan hewan tak berotak, yang diciptakan hanya bernaluri dan berlibido) adalah Laki laki diberi akal untuk berfikir dan mengontrol nafsu tersebut ?:D
Soal kontrol mengontrol nafsu yang ada dalam diri manusai, itu persoalan bagaimana masyarakat mendidik angotanya mas..he he..mau contoh ? di Belanda, perempuan mau jalan jalan ketengah pasar pake bikini plus short atau ultra mini ya nggak ada yang nyolek, dianggap biasa aja, kalau ada yang nyolek , pasti langsung digebukin dan diinjek injek sama masyarakat sekitarnya, nggak ada tuh model model blaming victim as the criminal,. seperti yang banyak terjadi pada kasus kasus perkosaan di Indonesia atau negara negara Asia lainnya.
Di Arab, yang jelas jelas semuanya pake hijab, mas pikir angka perkosaannya nggak tinggi ?Coba liat deh catatan UNIFEM soal angka perkosaan dan pelecehan seksual dinegara negara ARAB..he he he..di koran indonesia juga sering diulas betapa serring para buruh migran perempuan kita diperkosa, dilecehkan, padahal...apa sih yang mereka pake ? TAnk top ? Bikini ? nggak tuh..jilbab dan gamis juga..
So Mas..
1. Nggak ada hubungannya antara tanggung jawab pribadi laki laki untuk menjaga syahwatnya dengan kewajiban perempuan untuk menutup dirinya..
2. Nggak ada hubungannya juga soal lepas kontrolnya laki laki sama syahwatnya, dengan
pakaian yang perempuan kenakan.. buktinya..banyak banget tuh perempuan berjilbab rapih
yang diperkosa..gitu maassss...
Jadi Intinyaaa..he he he..OTAK KOTOR nya itu lho..dibenerin..tapi aku percaya, teman teman PPI, seperti hatinya, otaknya bersih semua.. :)
[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mbak Tilla yang baik hati,
Saya nggak bisa komentar klo terjadi seperti yang diberitakan itu,
tapi ada baiknya kalo member baca blog saya yang judulnya "Aduh
wanita...." bisa jadi mereka melakukan hal2 seperti itu karna emang
mereka nggak kepengen hidupnya penuh dengan penderitaan
berkepanjangan sampai akhirat nanti. Parahnya mungkin kalo nggak
bisa ditahan lagi jadi brutal gtu. Sepertinya itu yang jadi akar
permasalahannya.
Oh iya, nggak semua jadi member di friendster, ok ana copy aja deh
===================================================================
Aduh wanita........
Kamu tau kenapa saya suka liat wanita itu pakai jilbab? Jawabannya
sederhana, karena mata saya susah diajak kompromi. Bisa dibayangkan
bagaimana saya harus mengontrol mata saya ini mulai dari keluar
pintu kamar sampai kembali masuk kamar lagi. Dan kamu tau? kemana
arah mata memandang selalu saja membuat mata saya terbelalak. Hanya
dua arah yang bisa membuat saya tenang, mendongak ke atas langit
atau menunduk ke tanah.
Melihat kedepan ada perempuan berlenggok dengan seutas "Tank Top",
noleh ke kiri pemandangan "Pinggul terbuka", menghindar kekanan ada
sajian "Celana ketat plus You Can See", balik ke belakang dihadang
oleh "Dada menantang!" Astaghfirullah... kemana lagi mata ini harus
memandang? Huhh...!
Kalau saya berbicara nafsu, ow jelaaas sekali saya paling suka itu.
Klo itu mah kurang merangsang atuh!..hehe...Tapi sayang, saya tak
ingin hidup ini dibaluti oleh nafsu. Saya juga butuh hidup dengan
pemandangan yang membuat saya tenang. Saya ingin melihat wanita
bukan sebagai objek pemuas mata. Tapi mereka adalah sosok yang
anggun mempesona, kalau dipandang bikin sejuk di mata.
Bukan paras yang membikin mata panas, membuat iman lepas ditarik
oleh pikiran "ngeres" dan hatipun menjadi keras.
Andai wanita itu mengerti apa yang sedang dipikirkan oleh laki-laki
ketika melihat mereka berpakaian seksi, saya yakin mereka tak mau
tampil seperti itu lagi. Kecuali bagi mereka yang memang punya niat
untuk menarik lelaki untuk memakai aset berharga yang mereka punya.
Istilah seksi kalau boleh saya definisikan berdasar kata dasarnya
adalah penuh daya tarik seks. Kalau ada wanita yang dibilang seksi
oleh para lelaki, janganlah berbangga hati dulu. Sebagai seorang
manusia yang punya fitrah dihormati dan dihargai semestinya anda
malu, karena penampilan seksi itu sudah membuat mata lelaki
menelanjangi anda, membayangkan anda adalah objek syahwat dalam
alam pikirannya. Berharap anda melakukan lebih seksi, lebih... dan
lebih lagi. Dan anda tau apa kesimpulan yang ada dalam benak sang
lelaki? Yaitu: anda bisa diajak untuk begini dan begitu alias
gampangan!
Mau tidak mau, sengaja ataupun tidak anda sudah membuat diri anda
tidak dihargai dan dihormati oleh penampilan anda sendiri yang anda
sajikan pada mata lelaki. Jika sesuatu yang buruk terjadi pada diri
anda, apa itu dengan kata-kata yang nyeleneh, pelecehan seksual atau
mungkin sampai pada perkosaan. Siapa yang semestinya disalahkan?
Saya yakin anda menjawabnya "lelaki" bukan? Oh betapa tersiksanya
menjadi seorang lelaki dijaman sekarang ini.
Kalau boleh saya ibaratkan, tak ada pembeli kalau tidak ada yang
jual. Simpel saja, orang pasti akan beli kalau ada yang nawarin.
Apalagi barang bagus itu gratis, wah pasti semua orang akan berebut
untuk menerima. Nah apa bedanya dengan anda menawarkan penampilan
seksi anda pada khalayak ramai, saya yakin siapa yang melihat ingin
mencicipinya.
Begitulah seharian tadi saya harus menahan penyiksaan pada mata ini,
karna di kampus nggak ada kuliah. Bukan pada hari ini saja, rata-
rata setiap harinya. Saya ingin protes, tapi mau protes ke mana?
Apakah saya harus menikmatinya...? tapi saya sungguh takut dengan
Zat yang memberi mata ini. Bagaimana nanti saya
mempertanggungjawabkan nanti? sungguh dilema yang berkepanjangan
dalam hidup saya.
best regards,
fachim
--- In [email protected], tylla subiyantoro
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
>
> Note: forwarded message attached.
>
>
> ---------------------------------
> Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free.
> http://www.jurnalperempuan.com/yjp.jpo/?act=berita%7C-435%7CX
> Kamis, 13 Oktober 2005
> Remaja Masjid di Kabupaten Pidie, Lakukan Razia Jilbab dan
Pakaian "Ketat" Perempuan
> Jurnalis : Eko Bambang S
> Jurnalperempuan.com-Jakarta. Razia diskriminatif terhadap
perempuan di NAD terus saja berlangsung. Kali ini yang ikut menjadi
sasaran adalah kelompok kesenian yang akan melakukan kegiatan sosial
di Meulaboh. Razia yang dilakukan berupa razia jilbab dan pakaian
ketat perempuan. Ironisnya pelaku razia ini dilakukan oleh
sekelompok masyarakat yang mengaku dari remaja Masjid. Razia ini
tidak hanya diskriminatif, mereka juga memperlakukan kasar perempuan
yang akan akan di razia dengan cara membentak.
>
> Kejadian ini menimpa sekelompok rombongan kesenian dari Jakarta
dan Banda Aceh yang akan melakukan perjalanan ke Meulaboh pada hari
Jumat, 27 September 2005 lalu. Rombongan ini akan melakukan kegiatan
kesenian di sejumlah barak pengungsian korban bencana gempa dan
tsunami di Meulaboh. Mereka ingin membantu para pengungsi melalui
kegiatan eksplorasi seni untuk membangkitkan semangat dan rasa
percaya diri lagi paska terjadinya bencana.
>
> Peristiwa tersebut terjadi ketika rombongan melintasi kaki gunung
Seulawah, kecamatan Tongsee, Kabupaten Pidie sekitar pukul 15.00
waktu setempat. Perjalanan kelompok kesenian yang menggunakan 2
mobil ini terhenti setelah ada sekelompok orang menutup jalan yang
akhirnya diketahui sebagai kelompok remaja masjid di daerah
setempat. Menurut Lia, salah seorang rombongan kelompok kesenian
tersebut, Remaja Masjid itu meminta rombongan berhenti, dan dengan
kata-kata kasar mencari penumpang perempuan. "yang perempuan
turun!!. kami sedang melakukan razia jilbab dan pakaian ketat," ujar
Lia menuturkannya kepada redaksi jurnalperempuan.com. Beruntung Lia
waktu itu menggunakan Jilbab dan menggunakan baju muslim perempuan
yang panjang, karena rupanya razia tidak hanya pada Jilbab tetapi
juga razia baju yang dipakai perempuan.
>
> Menurut Lia, razia baju yang dimaksud adalah razia baju muslim
yang panjang atau jubah. Perempuan meskipun menggunakan Jilbab,
tetapi menggunakan celana panjang atau celana jeans tetap akan kena
razia, karena dianggap tidak menggunakan baju muslim yang semestinya
dan melanggar ketentuan Syariat Islam. Jadi yang dimaksud pakaian
ketat adalah pakaian muslim yang panjang atau jubah, perempuan yang
hanya menggunakan celana panjang dianggap menggunakan pakaian ketat.
>
> Kalau Lia berhasil lolos, namun tidak beruntung bagi nani, teman
serombongan Lia, yang ada di rombongan mobil kedua. Nani adalah
seniman dari Banda Aceh. Dia harus terkena razia pakaian ketat,
karena Nani hanya menggunakan baju muslim biasa dan celana panjang,
tetapi tidak menggunakan pakaian yang panjang atau jubah. Menurut
Lia, Nani di minta turun oleh orang-orang dari Remaja Masjid
tersebut dan diberi nasehat untuk tidak diulangi lagi kesalahannya
untuk tidak menggunakan baju muslim secara benar. Kepada redaksi Lia
hanya bertanya, kenapa harus perempuan yang di razia untuk urusan
pakaian? Apakah implementasi Syariat Islam itu adalah razia Jilbab
dan Pakaian "Ketat"?
>
>
>
>
>
>
>
>
>
*********************************************************************
******
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://www.ppi-india.org
>
*********************************************************************
******
>
_____________________________________________________________________
_____
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan
dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free.
_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di http://dear.to/ppi dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.org ==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ;
3- HP Ketua PPI (Mukhlis): 09871815229 ; Sek. PPI(Herman): 09897160536
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "ppi-india" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
