>>> RMDH:Sabar bung Zainal, sabar. Mari kita baca lagi dengan tenang: Zainal: Sekedar renungan!!!!!!!!!!!!! APA YG KITA INGINKAN DENGAN MENGELUARKAN APA YG KITA KLAIM SBG "FACTS" YG DILAKUKAN OLEH SEBAGIAN ORANG DALAM TUBUH SEBUAH KOMUNITAS AGAMA?
>>>>RMDH: Facts adalah yang paling mudah dipahami dan diterima bersama. kalau ada >>>>berita: "kemarin ada bom meledak, yang dilakukan oleh sekelompok orang, sekian >>>>orang mati, sekian luka2". Ini fact. Paling tidak polisi segera datang untuk >>>>mendata kejadian. Facts tak perlu di claim, fact ya fact. Kalau rumah dirampok, barang2 kita hilang, ituz fact. Apa yang mau di claim? Zainal: (1) Saling memahami (2) Saling menyalahkan (3) Saling menjelekkan (4) Kita Yg terbaik, mereka jahat (5) Mengkritik (6) Memberitahu bhw mereka tdk beres, karena mereka sendiri tdk tahu ketidakberesan diri mereka sendiri (7) atau tdk tahu apa yg kita inginkan >>>RMDH: Kita disini, adalah warga RI yang cinta damai dan taat hukum. Tak ada >>>diantara kita yang pernah pasang bom. Tak pernah membunuh apalagi secara massal. >>>Nah, apa yang mau disalahkan? Kita tak perlu menyalahkan diantara kita, sebab kita >>>di milis ini BUKAN teroris. Kita tidak saling menjelekkan, sebab kita tak memasang >>>bom. Bahwa memasang bom itu JELEK, ya mau diapakan. Anda anggap pasang bom itu >>>manis? Zainal: Apakah kita telah menjelaskan "FACTS" itu tanpa prejudice? apakah kita telah memahami "FACTS" itu dengan hanya dari sudut pandang kita? >>>> RMDH: Setiap hari kita baca mengenai facts yang mudah dilihat dan dirasakan: >>>> tabrakan mobil, kebakaran, perampokan, pembunuhan dengan pesawat terbang ala 11 >>>> September. Apa perlu kita prejudice? Rampok ya rampok, pemboman ya pemboman, gitu >>>> aja kok repot? Sudut pandang apa? kalau kita berdua menyaksikan orang dibunuh, >>>> dareah mengalir, nyawa korban melayang, apakah kita masih harus berdiskusi >>>> mengenai sisi pandang? kalau korban mati, ya mati saja, mau pandang dari mana? >>>> Anda mau nyatakan simayat belum mati, karena menurut anda dia masih hidup? ya >>>> gampang lahh, lihat saja dia masih bernafas tidak. Zainal: Apakah kita melupakan sudut pandang orang-orang dalam komunitas itu sendiri? Apakah kita sudah cek & ricek kebenaran sumber informasi kita? >>>>RMDH: Ya ampuuuun, kita dengar dan saksikan pemboman di Bali. Apa yang anda mau >>>>check dan recheck. OK, anda pasti sudah lakukan, lalu anda mau katakan, tak ada >>>>yang mati, dan tak ada bom?? Ini namanya halusinasi... Zainal: Saya kira ini adalah sebuah milis tdk cukup untuk memuat penjelasan ttg perang bosnia, afghanistan, irak. >>> RMDH: hohoho, saya hidup di Austria, dimana pemerintah negeri ini sangat aktif >>> dalam penyelesaioan masalah Bosnia dan kirim pasukan. Bung, saya hafal luar dalam >>> soal Bosnia. Penjelasan apa yang anda inginkan di milis ini untuk menerangkan >>> bahwa ada pembunuhan ratusan atau ribuan orang Muslim disana oleh pasukan Serbia? >>> LKha wong pengadilan International di Den Hag sudah siapkan pengadilan kok? Data2 >>> sudah cukup? Zainal: peristiwa DI/TII.....terlalu sempit ruangnya...maka tdk terhindar simplikasi, kesalahpahaman, data yg terburu-buru,....tdk memadai utk membahas sebuah peristiwa yg buth banyak data, bacaan, & bergudang versi....tdk...tdk memadai >>>>RMDH: Haaaa? DI/TII salah paham? Bung, saya grow up dari usia 5 sampai 15 tahun >>>>dalam ancaman DI/TII. Tante saya yang Muslim saleh dan janda yang sanagat cinta >>>>damai rumahnya dibakar 2 kali dikaki gunung Cireme. FOR NOTHING. Ini bukan teror? >>>>Penghadangan iringan kendaraan bung Karno dijembatan Rajamandala itu salah paham? >>>>Ratusan perajurit TNI yang gugur dalam membersihkan sarang mereka, setelah DI/TII >>>>menyerang pos2 TNI, itu salah paham? Bung, itu makar terhadap NKRI yang kita cintai dan dibnangun oleh leluhur kita dengan yawa dan darah. Bung berdiri difihak siapa? NKRI atau musuh NKRI? Zainal: Kasus DI/TII tdk adil kalau hanya dijelaskan dalam sebaris atau dua baris saja....begitu juga kasus lainnya >>>>RMDH: Tidak adil? pengadilan sudah memutuskan hukuman mati bagi Karto dan sudah >>>>diekesekusi. Anda mau minta keadilan bagi dia dan gerombolannya? Zainal: Ini hanyalah sebuah milis, Beberapa baris tulisan tdk cukup untuk menjelaskan apa yg kita klaim sebagai "facts".......... tdk.....tdk cukup tdk memadai >>>>RMDH: Anda mau sebuah makalah mengenai DI/TII? Kita dapat peroleh dari Penerangan >>>>AD. No problem. Zainal: Itulah saya kira yg perlu kita ingat ketika kita posting dalam sebuah milis. >>>>RMDH: bung, saya sudah lama hidup didunia dan usia kepala enam sebentar lagi. saya >>>>bermilis sudah ber-tahun2 di dalam dan LN. saya tahu bagaimana menulis dalam >>>>milis. Anda usia berapa? Salam RM Danardono HADINOTO Zainal Fikri <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Sekedar renungan!!!!!!!!!!!!! APA YG KITA INGINKAN DENGAN MENGELUARKAN APA YG KITA KLAIM SBG "FACTS" YG DILAKUKAN OLEH SEBAGIAN ORANG DALAM TUBUH SEBUAH KOMUNITAS AGAMA? (1) Saling memahami (2) Saling menyalahkan (3) Saling menjelekkan (4) Kita Yg terbaik, mereka jahat (5) Mengkritik (6) Memberitahu bhw mereka tdk beres, karena mereka sendiri tdk tahu ketidakberesan diri mereka sendiri (7) atau tdk tahu apa yg kita inginkan Apakah kita telah menjelaskan "FACTS" itu tanpa prejudice? Apakah kita telah memahami "FACTS" itu dengan hanya dari sudut pandang kita? Apakah kita melupakan sudut pandang orang-orang dalam komunitas itu sendiri? Apakah kita sudah cek & ricek kebenaran sumber informasi kita? Saya kira ini adalah sebuah milis tdk cukup untuk memuat penjelasan ttg perang bosnia, afghanistan, irak. peristiwa DI/TII.....terlalu sempit ruangnya...maka tdk terhindar simplikasi, kesalahpahaman, data yg terburu-buru,....tdk memadai utk membahas sebuah peristiwa yg buth banyak data, bacaan, & bergudang versi....tdk...tdk memadai Kasus DI/TII tdk adil kalau hanya dijelaskan dalam sebaris atau dua baris saja....begitu juga kasus lainnya Ini hanyalah sebuah milis, Beberapa baris tulisan tdk cukup untuk menjelaskan apa yg kita klaim sebagai "facts".......... tdk..... tdk cukup tdk memadai Itulah saya kira yg perlu kita ingat ketika kita posting dalam sebuah milis. Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Betul. Ketika orang Serbia membantai orang Muslim di Bosnia, siapa yang menghajar orang Serbia yang Kristen itu? Pasukan2 Eropa dan AS yang juga Kristen. Dimanapun, pasukan2 Kristen dari Eropa yang mengembalikan Law and Order. Misalnya pasukan baru yang terbentuk di Afganistan: the Europa Corps, terdiri dario pasukan2 khusus Jerman dan Perancis (termasuk Legion Orang Asing yang legendair itu), diperkuat pasukan2 khusus dari Luxemburg, Spanyol. Pasukan ISAF. Kaum Muslim dibawah Saddam menyembelih (tepatnya meng-gas) kaum Muslim dari Kurdi. Kaum Muslim di Pakistan mem-bom khalayak ramai dan pasukan keamanan di Pakistan. Yang tewas dan ter-cabik2: kaum Muslim. Supir2 truk Muslim disembelih di Irak oleh teroris Muslim. Teroris Muslim membom di Saudi Arabia. Yang tewas kebanyakan lagi2 kaum Muslim. Bom di Jakarta Stock Exchange diledakkan oleh teroris Muslim. Yang tewas supir dan pegawai2 yang juga Muslim. Siapakah yang buang muka terhadap derita di negara2 Muslim? Tak lain negara2 kaya Arab terutama Saudi Arabia dan Emirat2. karena itu, pada pembukaan Konperensi Negara2 Arab yang baru lalu, Muammar El Gaddhafi berdiri, mengkritik tajam pimpinan negara2 Arab, dan keluar dari ruangan dan dari organisasi itu. Kaum Muslim di Sudan yang turunan Arab membantai kaum Muslim Sudan yang turunan Negro di Darfur. Siapa yang teriak2 minta perhatian agar menyumbang? Kepala Caritas Austria (organisasi gereja katholik), sambil mengumumkan nomor account untuk salurkan sumbangan. Uang langsung mengalir dari para penyumbang Kristen di Austria... Adakah negara atau pasukan negara mayoritas Islam yang langsung datang di negara2 yang bermusibah dan Muslim? Adsakah pasukan Muslim yang langsung mendarat ciptakan Law and Order? Yang ada kelompok2 bersenjata Muslim yang menciptakan Disorder and Lawlessness (lihat Thailand selatan, Philippina selatan, DI/TII Kartosuwiryo, Taliban, dan akh masih panjang listnya). Ini bukan sentiment lho, just facts. salam RM DH amartien <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Wah, saudara, kalau anda baca kembali dengan baik posting saya tsb., maka pertanyaan2 saya tsb. adalah relevan, berdasarkan apa yang sudah terjadi di negara2 yang berdasarkan SI. Saya harap jika anda menjawab suatu posting, berikanlah alasan2, contoh2 artikel, dll., jika anda merasa bahwa posting tsb. salah, bukannya lalu menuduh bahwa seseorang itu provokasi agama. " Muslim tidak akan menyembelih non muslim, tidak seperti serbia membantai bosnia." Mungkin anda tidak membaca berita2 mengenai disembelihnya orang2 Inggris, Bulgaria, Turki dll di Timur Tengah belum lama berselang. Begitu juga disembelihnya orang2 di Kashmir, baik Muslim maupun non Muslim. http://www.news24.com/News24/World/News/0,,2-10-1462_1564895,00.html http://www.siteinstitute.org/exposing.asp?id=250 Mengenai Orang2 Serbia dan Albania di Balkan - konflik diantara keduanya sudah ratusan tahun, saling balas membalas. Konflik ini dimulai dengan di dudukinya daerah Balkan oleh ottoman Turki. Sebelum ottoman turki menduduki daerah Balkan, daerah itu berpenduduk agama Kristen ortodoks. - Perbuatan Serbia tsb. dikutuk oleh penduduk di dunia Baarat dan Kristen. Perbuatan orang Serbia tsb. menyalahi agama mereka yang Kristen dan mereka tidak bertindak atas nama agama mereka, melainkan tindakan tsb. adalah bertentangan dengan yg diajar oleh agama mereka. Tidakah aliansi Barat menyerbu Serbia dan Milosevik sedang diadili sekarang ini? _ * Perbuatan orang2 Albania - Tidak ada dari dunia Islam yang mengutuk perbuatan2 mereka yang salah. Contoh saja adalah kejadian di Kosovo belum lama berselang dimana penduduk minoritas yang Serbia, diserbu, gereja2 mereka dibakar oleh yang mayoritas Islam. http://humanrightswatch.org/english/docs/2004/07/27/serbia9136.htm "Anda sebaiknya menghentikan provokasi terhadap muslim, sebab gereja-gereja di Indonesia ketika ada isu politisasi agama, yang menjaga justru teman-teman dari Pemuda Anshor muslim..<" Saya hanya menyebut apa yang sudah terjadi, dan bukannya ber provokasi terhadap muslim. Begitu juga ada penduduk Kristen yang membela penduduk Muslim di kejadian2 di Ambon dan Sulawesi Tengah. Teman2 dari Ansor, sayangnya adalah dibagian minoritas, sehingga konflik ber-larut2. Sampaikan salam saya kepada teman2 Ansor anda. Pemuda2 Ansor bukan saja hanya membela penduduk Kristen seperti yang anda sebut tsb., pemuda Ansor pun membuat laporan yang ilimiah dan tepat mengenai peristiwa Sitobondo th. 1966. Sampai saat ini saya tidak melihat/mengetahui apakah pemerintah membaca buku putih yg. membahas akar dari pada peristiwa tsb. Buku putih tsb. sebaiknya dipelajari pemerintah untuk memperbaiki kejadian2 yang mengakibatkan peristiwa tsb. dan mencegahnya dikemudian hari. Rupanya ini tidak dilakukan oleh pemerintah, sebab banyak sekali peristiwa2 semacam itu atau senada dengan itu yang terjadi sesudah peristiwa Situbondo tsb. http://www.fica.org/persecution/bp/ "Kedudukan non muslim di mata muslim adalah sbb: - yang lemah, akan dilindungi - yg kooperatif, akan diajak duduk bersama di pemerintahan - yang memusuhi dan memprovokasi, akan dilibas " http://frontpagemag.com/Articles/ReadArticle.asp?ID=14017 "istrinya Yasser Arafat itu nonmuslim, tapi ya tidak disembelih tuh meskipun Israel menyembelih warga Palestine." Mungkin karena dia tinggal di apartemen mewah di Paris dengan uang korupsi suaminya. http://newsvote.bbc.co.uk - BBC NEWS | World | Middle East | Mrs Arafat's bank accounts probed "Mas Martin, dimohon Anda menghentika provokasi, karena agama Anda katanya begini:bila pipi kirimu ditampar, berikan pipi kanan mu" Betul sekali apa yang anda katakan. Saya kan hanya mengutip berita2 di media2 yang sudah terjadi. Saya beruntung sekali tidak mengalami "ditampar", jadi saya rasa saya tidak perlu memberikan pipi kanan untuk ditampar dong. :-) "Mestinya semua muslim menikah di KUA, atau Naib, tetapi ada kan yang menikah di catatan sipil, dan tidak ada sanksi. Padahal, aturannya setiap pernikahan yang tidak syah, sama saja dianggap berzina, dna hukuman pezina adalah cambuk 100 kali, di buang ke luar negeri minimal 2 tahun (diasingkan) bagi lajang, dan rajam atau hukuman mati bagi yg sudah pernah menikah dan berzina. Apakah di indonesia kita selalu menjumpai itu?" Untung sekali Indonesia adalah negara yang sekuler, meskipun ada beberapa daerah yang menjalankan SI. Saya harap bahwa Indonesia mempertahankan ke'sekuler'annya seperti tujuan dari pada bapak2 pendiri Indonesia. Mengenai hukum yang anda sebutkan itu, yang berlaku oleh orang Muslim seperti yang anda katakan, selama itu tidak merugikan yang non Muslim, saya rasa yang non Muslim akan ok ok saja. "Orang Kristen juga keras dalam menghukum pezina, apakah kita juga jumpai di kalangan gereja? Kristen juga sangat keras pada homoseksual dan lesbianisme, tetapi malah ada sekte yang pendetanya homoseksual.". Hukum2 tsb. adalah hukum agama, yang berlainan sekali dengan hukum2 suatu negara. Jika ada yang berdosa, melanggar hukum2 agama, maka itu adalah antara orang tsb. dengan Tuhannya, dimana ia akan merasai sanksinya di dunia sesudah ini. Homoseksual, lesbianisme ada di semua lapisan masyarakat di seluruh dunia ini. Bedanya di negara2 Barat lebih dikenal, sebab mereka tidak menyembunyikan hal2 tsb. Kalau ada undang2 negara (Barat yg. undang2-nya berdasarkan Judeo Kristiani) yang melarang adanya homoseksualisme, dsb. maka tentu mereka yang homoseksual dll. akan dihukum menurut undang2 negara tsb. Untung saja pemimpin2 di negara2 tsb. masih tetap menjaga adanya batas antara agama dan negara, sehingga tidak ada undang2 yang melarang ke homoseksual an seseorang. Berbeda dengan perzinahan umpamanya. Undang2 melarang hubungan seks antara seorang dewasa dengan anak dibawah umur dan ada sanksinya. Undang2 tsb. dikeluarkan bukannya berdasarkan agama, tetapi berdasarkan alasan2 yang lain, a.l. psikologis. "Mas Martein, jangan paksa saya membeberkan lebih lanjut masalah sengketa agama. Saya tidak ingin berdebat lagi" Wah saudara, yang saya sebut diatas adalah keadaan sosial politik, dan bukannya agama per se. Contoh2 diatas saya berikan untuk menunjang pendapat saya yang dalam menanggapi apa yang anda katakan didalam posting anda tsb. Jika ada diantara apa yang saya sebut diatas tidak benar, tolong saya diberi tahu. Saya akan sangat berterima kasih kepada anda. Pendapat/pandangan saya sebagai orang awam, terbentuk setelah banyak membaca. Jadi jika ada yang salah, saya ingin sekali memperbaikinya. Mungkin saudara sebagai seorang muslim tidak membedakan antara sosial politik dan agama, sebab "nature" dari pada SI. Ada suara2 di kalangan agama Islam yang berpendapat bahwa sudah waktunya kehidupan ber agama di pisahkan dari kehidupan ber negara (sekularisme). Tetapi rupanya mereka ada dikalangan yang minoritas, dan ada yang harus melarikan diri dari negaranya karena merasa dirinya terancam. Contoh ada dibawah berita dengan url sebb: http://www.memri.org/bin/latestnews.cgi?ID=SD54803 Salam, amartien wassalam amartien wrote: " Pemerintah akan menerapkan hukuman kurungan enam bulan penjara bagi umat Islam yang tidak melaksanakan shalat Jumat berturut-turut tiga kali. Hukuman berlaku bagi kaum pria yang sudah. " Represif. ""Pelaksanaan Syariat Islam di daerah ini merupakan uji coba bagi lembaga peradilan Mahkamah Syar'iah yang merupakan satu satunya diterapkan di Indonesia dan akan menjadi contoh provinsi lain di nusantara ini," ujarnya." Pemerintah sepert inikah yang kita inginkan untuk NKRI? Dan bagaimana dengan yang non Islam? Apakah yang non Islam pun nanti akan dipaksakan utk mengikuti hukum syariah seperti yang dialami oleh penduduk non Islam di Aceh sekarang ini? Belum lagi tindakan yang represif dari pemerintah dan sebagian penduduk Aceh terhadap masy. non Islam. Sekarang ini peraturan adalah mengenai akan dihukumnya umat yang tidak shalat Jumat 3 kali ber-turut2. Kemudian? Apakah kemudian wanita di haruskan memakai burqa? Dan sesudah itu, wanita dilarang keluar rumah tanpa dikawal oleh seorang laki2 dari keluarganya? Dan sesudah itu apakah wanita akan dilarang untuk bersekolah? Dan sesudah itu apakah sarjana2 wanita hanya boleh bekerja dilingkungan wanita saja? Dan sesudah itu ........ --------------------- On Sun 08/08, =?iso-8859-1?q?dicky=20riyadi?= < [EMAIL PROTECTED] > wrote: From: =?iso-8859-1?q?dicky=20riyadi?= [mailto: [EMAIL PROTECTED] To: [EMAIL PROTECTED] Date: Sun, 8 Aug 2004 13:16:37 +0200 (CEST) Subject: RE: [ppiindia] [Republika Online] Muslim tak Shalat Jumat Diancam Enam Bulan Kurungan mas martin..... dirimu ini kayak gak pernah belajar sejarah. Muslim tidak akan menyembelih non muslim, tidak seperti serbia membantai bosnia. Anda sebaiknyamenghentikan provokasi terhadap muslim, sebab gereja-gereja di Indonesia ketika ada isu politisasi agama, yang menjaga justru teman-teman dari Pemuda Anshor muslim.. Kedudukan non muslim di mata muslim adalah sbb: - yang lemah, akan dilindungi - yg kooperatif, akan diajak duduk bersama di pemerintahan - yang memusuhi dan memprovokasi, akan dilibas istrinya Yasser Arafat itu nonmuslim, tapi ya tidak disembelih tuh meskipun Israel menyembelih warga Palestine. http://www.yesusakankembali.com/index2.html Mas Martin, dimohon Anda menghentika provokasi, karena agama Anda katanya begini: bila pipi kirimu ditampar, berikan pipi kanan mu muslim sangat toleran terhadap perbedaan. Mestinya semua muslim menikah di KUA, atau Naib, tetapi ada kan yang menikah di catatan sipil, dan tidak ada sanksi. Padahal, aturannya setiap pernikahan yang tidak syah, sama saja dianggap berzina, dna hukuman pezina adalah cambuk 100 kali, di buang ke luar negeri minimal 2 tahun (diasingkan) bagi lajang, dan rajam atau hukuman mati bagi yg sudah pernah menikah dan berzina. Apakah di indonesia kita selalu menjumpai itu? Orang Kristen juga keras dalam menghukum pezina, apakah kita juga jumpai di kalangan gereja? Kristen juga sangat keras pada homoseksual dan lesbianisme, tetapi malah ada sekte yang pendetanya homoseksual. Mas Martein, jangan paksa saya membeberkan lebih lanjut masalah sengketa agama. Saya tidak ingin berdebat lagi. wassalam amartien wrote: " Pemerintah akan menerapkan hukuman kurungan enam bulan penjara bagi umat Islam yang tidak melaksanakan shalat Jumat berturut-turut tiga kali. Hukuman berlaku bagi kaum pria yang sudah. " Represif. ""Pelaksanaan Syariat Islam di daerah ini merupakan uji coba bagi lembaga peradilan Mahkamah Syar'iah yang merupakan satu satunya diterapkan di Indonesia dan akan menjadi contoh provinsi lain di nusantara ini," ujarnya." Pemerintah sepert inikah yang kita inginkan untuk NKRI? Dan bagaimana dengan yang non Islam? Apakah yang non Islam pun nanti akan dipaksakan utk mengikuti hukum syariah seperti yang dialami oleh penduduk non Islam di Aceh sekarang ini? Belum lagi tindakan yang represif dari pemerintah dan sebagian penduduk Aceh terhadap masy. non Islam. Sekarang ini peraturan adalah mengenai akan dihukumnya umat yang tidak shalat Jumat 3 kali ber-turut2. Kemudian? Apakah kemudian wanita di haruskan memakai burqa? Dan sesudah itu, wanita dilarang keluar rumah tanpa dikawal oleh seorang laki2 dari keluarganya? Dan sesudah itu apakah wanita akan dilarang untuk bersekolah? Dan sesudah itu apakah sarjana2 wanita hanya boleh bekerja dilingkungan wanita saja? Dan sesudah itu ........ --- On Sat 08/07, fuad < [EMAIL PROTECTED] > wrote: From: fuad [mailto: [EMAIL PROTECTED] To: [EMAIL PROTECTED] Date: Sat, 7 Aug 2004 13:39:58 +0700 Subject: [ppiindia] [Republika Online] Muslim tak Shalat Jumat Diancam Enam Bulan Kurungan _______________________________________________ No banners. No pop-ups. No kidding. Make My Way your home on the Web - http://www.myway.com *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________ _______________________________________________ No banners. No pop-ups. No kidding. Make My Way your home on the Web - http://www.myway.com *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links --------------------------------- Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 100MB kostenlosem Speicher [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT --------------------------------- Yahoo! Groups Links To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. Sincerely, ? Zainal Fikri http://www.nottingham.ac.uk/philosophy/ --------------------------------- ALL-NEW Yahoo! Messenger - all new features - even more fun! [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT --------------------------------- Yahoo! Groups Links To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 100MB kostenlosem Speicher [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70 http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

