kalau seandainya anda berdiri di posisi orang irak yang negerinya di

datangi

berbagai bangsa yang  yang nota bene membantu tentara pendudukan

untuk negeri mereka, tentu anda akan berpikiran lain.



indonesia aja yang hanya di datangi oleh belanda, si penjajah itu,

dengan sebutan extremis, berusaha memulangkan mereka dengan berbagai cara

apalagi pada saat pertempuran surabaya yang terkenal itu, banyak

tentara ghurka yang di hajar oleh rakyat indonesia. mengapa dengan

secara langsung mereka membantu penjajah untuk menguasai indonesia.

mungkin neh  .. pemikiran orang irak bahwa orang-orang selain usa yang

datang

bekerja di perusahaan-perusahaan asing itu secara tidak langsung

membantu pendudukan penjajah itu.



suasana- di irak tentu tidak sama dengan suasana di indonesia

yang "aman-aman aja" kita perlu untuk mendatangkan investasi,

pada saat indonesia sudah dapat "mengurus" dirinya sendiri

dengan bantuan asing.  tapi dengan adanya teror bom,

maka orang-orang asing ini tentu berpikir panjang untuk datang ke indonesia

ini tentu ada suatu konspirasi tertentu untuk mendiskreditkan indonesia

agar investasi tidak mengalir ke indonesia,  tentu konspirasi

datangnya dari pihak asing dalam persaingan bisnis bukan dari

indonesia sebagai negara yang membutuhkan investasi.  nah  .. pertanyaannya

adalah siapa pelaku konspirasi ini terhadap indonesia dengan

menebarkan bom setiap tahunnya .....



dan ini mungkin berhubungan globalisasi yakni tatanan dunia baru,

yang  diinginkan oleh para investor-investor untuk berlomba-lomba

menanamkan investasi dan meneror lawan bisnis masing-masing

pemodal ini.



ujung-ujungnya adalah kapitalisme yang merajalela, semua orang berusaha

untuk berinvestasi, dan biasanya bisnis itu kejam, mereka saling memakan

bagaikan serigala.



disinilah peran israel, usa dan negara-negara yang sangat berambisi

untuk berinvestasi tidak memperdulikan azas-azas kemanusiaan.

prinsipnya adalah siapa cepat dia dapat, siapa kuat dia yang menang.



coba bung RM bayangkan pertemanan antara keluarga bush dengan

keluarga bin ladden, aneh kan,  setelah berteman kok di buru karena

takut investasi bin ladden akan lancar di afghanistan dan lain-lain

negeri muslim .....



salam

yustam

















>>>>>>mungkin bung RM pernah mendengar bagaimana seseorang yang

disandera oleh teroris dalam waktu yang lama dan akhirnya bersimpati

kepada penyanderanya,....<<<<<<<<<



Entah ya. Para supir asal Nepal yang hanya cari sesuap nasi lalu

dipenggal kepala seolah hewan, belum sempat mereka mencintai

pembunuhnya. Sympati?



>>>>>>>> bagi saya untuk menyelesaikan teror tentu tidak harus dengan

teror atau dengan cara menangkap pelakunya saja tetapi apa sih pesan

yang diinginkan oleh pembuat teror...<<<<<<<<



Hmmm, kalau ada sekelompok penjahat yang menebas kepala ayah anda,

lalu polisi datang (terlambat seperti biasa), lalu bertanya pada ibu

anda: "Apa ya pesan bapak2 tadi sebelum memenggal kepala suami anda?"

Apa kata anda atau ibu anda? Mau jawabnya? Tanyakanlah pada ibu2 dari

anak2 yang mati di stasiun Atocha di Madrid!



Tak ada satu kepala negarapun dari Uni Europa, tidak Jerman, tidak

Perancis, tidak Spanyol, apalagi Inggris, yang akan manggut2

mendengar kalimat anda. Jawaban mereka adalah, mempersiapkan team

anti terror yang canggih, mempersiapkan undang undang anti terror

yang lebih ketat, menjaga tapal batas negara lebih effektif agar tak

kebobolan...dan menghukum se-keras2nya para penteror yang tertangkap

(kalau tidak keburu diberondong).



Anda bicara tentang "keberanian". Keberanian apa itu menyandra anak2?

Menyandra wanita? Siapa juga bisa. Berani adalah melawan kesatuan2

bersenjata lawan secara frontal. Ini definisi baru dari "keberanian"

rupanya?.



>>>>>>>jadi posisi yang terbaik adalah mengamati gelombangnya agar

tidak terseret oleh arus kepentingan yang tidak sesuai dengan rasa

kemanusiaan dan keadilan dasar umat manusia.<<<<<<





Haaaahhh? kemanusiaan yang diperjuangkan melalui ketidakmanusiaan?

How possible? dalam agama apa ini dibenarkan? Anda percaya, terorist2

ini at the end akan menang? Ini semua terjadi karena keteledoran

negara2 barat yang terlalu percaya diri, bahwa di negara2 mereka tak

mungkin terjadi apa2. Tetapi, mulai 911 mereka terbangun (walau

dengan kaget), dan mulai mempersenjatai diri.



Serangan terhadap Pearl Harbour terjadi dahulu, karena USA lengah dan

terlalu percaya diri, bumi mereka takkan mungkin terserang, lalu

kebobolan. Tetapi apa yang terjadi? Mereka memobilisasi kekuatan,

menyerang balik, dan menggenjotkan bom atom!



Saya hidup ditengah measyarakat Uni Europa, I know what I say,

friend. Sekarangpun sudah sulit sekali masuk Austria, Jerman, Inggris

dari Indonesia.



RM D Hadinoto









RM D Hadinoto















--- In [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] wrote:

>

> saya pikir extremis itu adalah predikat yang disandangkan kepada

> orang-orang yang

> berjuang demi kemerdekaan negaranya sebagai shock therapy-lah, agar

orang

> lain

> tidak ikut-ikutan dengan gerakan mereka.  hanya orang-orang berani

saja

> yang sanggup

> untuk menyandang predikat tersebut, jadi beda dengan teroris.

teroris

> adalah predikat

> sekarang yang disandangkan kepada sekolompok orang yang tidak

berdaya yang

> menggunakan rakyat yang tidak bersalah sebagai tameng dan alat

untuk menuju

> kepada keinginan mereka.  jadi digunakanlah cara-cara yang dapat

menyayat

> hati

> orang yang seharusnya dilindungi oleh pemegang kekuasaan atau yang

> mempunyai

> power yang lebih tinggi.

>

> walaupun misalnya saya menyebutkan teroris, itu tentu kalau saya

berada

> pada posisi

> yang berseberangan, tentu para pejuang itu karena keberanian mereka

> mempertaruhkan

> nyawa bagi kita orang yang dibela dan dipertahankan existensinya

akan

> menyebut mereka

> sebagai pahlawan.    ada dua sisi dalam menilai predikat yang

disandang

> oleh seseorang

> yang sebagai teroris oleh yang merasa dirugikan dan sebagai

pahlawan bagi

> yang

> diuntungkan.

>

> bagi saya untuk menyelesaikan teror tentu tidak harus dengan teror

atau

> dengan cara

> menangkap pelakunya saja tetapi apa sih pesan yang diinginkan oleh

pembuat

> teror.

> karena selama ini yang terjadi di indonesia, teror-teror bom yang

terjadi

> tidak pernah

> tuntas, karena kita hanya mencari siapa pelaku dan tidak pernah

mengetahui

> pesan apa sih yang diinginkan oleh pembuat teror tersebut,  jadi

aneh khan

> .....

>

> mungkin bung RM pernah mendengar bagaimana seseorang yang disandera

oleh

> teroris dalam waktu yang lama dan akhirnya bersimpati kepada

penyanderanya,

> ini adalah fenomena tentang bagaimana suatu kelompok orang yang

> menginginkan

> kebebasan dan eksistensi mereka dalam perannya di masa globalisasi

ini.

> intinya adalah existensi

>

> kita sebagai warga masyarakat sebenarnya berdiri di atas arena

dimana

> banyak pertarungan yang berkecamuk, dan berdiri sebagai pengamat

> yang belajar dari kondisi yang ada yang kita tidak tahu kapan teror

itu

> akan terjadi lagi dan bisa juga menimpa orang-orang yang di sekitar

kita.

> kita berdiri di tengah-tengah banyaknya kepentingan dari berbagai

kelompok,

> jadi posisi yang terbaik adalah mengamati gelombangnya agar  tidak

> terseret oleh arus kepentingan yang tidak sesuai dengan rasa

> kemanusiaan dan keadilan dasar umat manusia.

>

> salam

> yustam

>

>

>

>

>

>

>

> Hehh mas Yustam, jangan katakan pahlawan kemerdekaan RI dizaman

> revolusi itu teroris. Pasti anda, seperti saya dan teman2 disini

> banyak mempunyai paman dan saudara2 yang gugur dalam perlawanan

> revolusi.

>

> Mari kita kenang dengan tenang, mas Yustam. Dari kisah paman2 saya

> yang survive revolusi, baik dari TP (Tentara Pelajar), BKR (Badan

> kemanan Rakyat) maupun Siliwangi, tak ada aksi2 yang direahkan pada

> penduduk sipil, baik Indonesia maupun warga Belanda.

>

> Mereka serang convooi militer, gudang senjata, patroli. Belandalah

> yang menzalimi penduduk sipil kita. Ingat perang di Surabaya, tak

ada

> penduduk sipil yang kena aksi pemuda2 kita. Malah jendral Inggris

> yang mati tertembak.

>

> Bandingkan dengan apa yang terjadi sekarang: sengaja anak2 dan

wanita

> dijadikan sandra. Anak2 sekolah mati diledakan bom di Atocha, Madrid

> tahun lalu. Apa salah mereka? mereka tidak dalam keadaan perang, dan

> orang2 sipil seharusnya dibawah perlindungan konvensi Jenewa. Lalu

> dua pembantu sosial di Irak dari Italia, yang datang dengan misi

> baik, malah disandra dan diancam dibunuh. Apa salah supir2 asal

> Nepal, yang datang jauh ke Irak dari desa mereka dipegunungan

> Hilamalya untuk mencari sesuap nasi?

>

> RM D Hadinoto

>

>

>

>

>

>

>

>

>

>

> ______________________________________________________________

>

> Disclaimer :

> This email and any file transmitted with it are confidential and are

> intended solely for the use of the individual or entity whom they

are

> addressed, if you are not the original recipient, please delete it

> from your system. Any views or opinions expressed in this email are

> those of the author only.

> ______________________________________________________________







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->

$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.

http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM

--------------------------------------------------------------------~->



***************************************************************************

Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg

Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com

***************************************************************************

__________________________________________________________________________

Mohon Perhatian:



1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)

2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.

3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;

4. Posting: [EMAIL PROTECTED]

5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]

6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]

7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]



Yahoo! Groups Links

























______________________________________________________________



Disclaimer :

This email and any file transmitted with it are confidential and are

intended solely for the use of the individual or entity whom they are

addressed, if you are not the original recipient, please delete it

from your system. Any views or opinions expressed in this email are

those of the author only.

______________________________________________________________

------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke