Komunikasi

   Kemampuan memahami orang lain dibangun dari kekayaan sumber informasi
  tentang orang lain, analisa yang komprehensif dan integral atas
  informasi-informasi itu, dan akhirnya penyikapan yang obyektif terhadap
  mereka: tidak terlalu meremehkan dan tidak terlalu membesarkan mereka.
  Sekarang coba kita banding: berapa banyak pakar Indonesia yang ahli
tentang
  Amerika, dan berapa banyak pakar Amerika yang ahli tentang Indonesia?
  Bukankah Indonesianis asal Amerika bahkan sering jadi referensi kita
  dalam memahami masalah-masalah Indonesia? Itu karena mereka lebih
  mengerti tentang Indonesia ketimbang kita sendiri. Karena itu, reaksi
  mereka terhadap kita jauh lebih akurat dan efektif. Untuk kasus yang
  lebih kecil, sekarang ada banyak tesis magister dan disertasi doktor
  tentang perkembangan politik di Indonesia --sejak era reformasi
  tahun 1998 sampai sekarang-- yang digarap oleh beberapa universitas di
  Amerika, Inggris, Australia dan Jepang. Amerika, misalnya lagi, telah
  mengerahkan lebih dari 100 doktor untuk mempelajari China secara
  komprehensif dan integral untuk dapat menentukan sikap secara akurat
  terhadap kompetitor baru mereka.

   Kemampuan mengekspresikan diri secara tepat dibangun dari pemahaman yang
  mendalam tentang diri sendiri, tahapan kerja membangun peradaban sendiri
  dan kemampuan menggunakan semua bahasa terhadap orang lain: bahasa
  budaya dan pemikiran, bahasa diplomasi politik, bahasa ekonomi dan
  bahasa militer.

   Sekarang lihatlah, berapa banyak bahasa yang digunakan Amerika dalam
  kasus Afghanistan dan Irak? Ada bahasa budaya melalui isu terorisme. Ada
  bahasa diplomasi politik melalui penggalangan dukungan perang melawan
  terorisme dan dibuktikan melalui undang-undang anti terorisme yang
  dibuat semua negara serta pengaktifan intelijen anti teror di
  negera-negara itu.

   Ada bahasa ekonomi melalui bantuan finansial untuk negara-negara yang
  mendukung perang melawan terorisme. Dan akhirnya ada bahasa militer
  dalam invasi atas Afghanistan dan Iraq. Sempurna.

   Makin banyak variasi bahasa yang dapat anda gunakan, makin efektif pula
  komunikasi Anda. Pesan Anda akan sampai secara utuh dan sempurna.
  Bertanyalah, berapa variasi bahasa yang biasa kita gunakan untuk
  menyampaikan pesan kita?

   Komunikasi adalah gabungan antara kekayaan informasi, variasi bahasa,
  akurasi pesan dan efektivitas. Hasilnya adalah pengaruh dan kendali atas
  orang lain. Jika kita tidak punya pengaruh dan kendali atas orang lain,
  carilah sebabnya pada fakta tadi. Komunikasi kita dengan mereka
  --biasanya-- jelek sehingga tidak efektif. Artinya, ada komponen
  pembentuk efektivitas komunikasi yang belum kita penuhi.

   Mungkin informasi yang terlalu seadanya, atau tidak akurat, atau tidak
  memadai. Mungkin juga sumberdaya kita sangat terbatas, sehingga bahasa
  kita selalu tunggal: demo, doa dan sedikit dana. Bahasa budaya kita
  mungkin tidak atraktif. Atau kita tidak handal menggunakan bahasa
  diplomasi politik. Atau tidak punya bahasa ekonomi. Dan juga tidak mampu
  membangun bahasa militer. Mungkin juga pesan kita selama ini tidak
  jelas, tidak akurat dan tidak tepat sasaran.

   Pada akhirnya, output komunikasi berupa pengaruh dan kendali hanya
  mungkin terlihat kalau input berupa sumber daya yang memadai. Informasi
  adalah sumber daya. Gagasan adalah sumber daya. Kemampuan diplomasi
  adalah sumber daya. Kekayaan ekonomi adalah sumberdaya. Kekuatan militer
  adalah sumber daya. Kemampuan merancang pesan yang akurat adalah sumber
  daya. Sumberdaya menentukan peluang kita merealisasi idealisme kita. Itu
  sebabnya dalam komunikasi "pesan" lawan tidak dilihat berdiri sendiri.
  Ia selalu dikorelasikan dengan sumber daya yang tersedia di balik pesan
  itu, yang menunjukkan seberapa jauh kemungkinan pesan itu jadi realita.
  Misalnya jika kita "menggertak" atau "mengancam" orang lain, lalu kita
  tidak dapat membuktikannya, maka pesan kita kehilangan makna dan wibawa.

  Tapi akar dari masalah komunikasi --pada
  akhirnya-- adalah sumber daya juga. Setiap usaha memperbaiki mutu dan
  efektivitas komunikasi kita hanya akan berhasil jika diawali dengan
  peningkatan sumber daya. Sumber daya menjelaskan apakah anda berdaya
  atau tidak berdaya. Komunikasi menjelaskan seberapa canggih anda
  menggunakan sumberdaya tersebut.*



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke