----- Original Message -----
  From: "Zamhasari Jamil" <[EMAIL PROTECTED]>
  To: <[EMAIL PROTECTED]>
  Sent: Saturday, September 18, 2004 4:51 PM
  Subject: [ppiindia] Re: Berbahasa yang Tepat dengan Orang Lain


  >
  > Salam,
  >
  > Bapak RM dan mbak LH Yth.
  >
  > Benar, menguasai ilmu komunikasi itu adalah penting. Tapi, -maaf-
  > bapak-bapak/ibu-ibu diplomat kita masih banyak yang tak menguasai
  > ilmu komunikasi ini, sehingga tak heran, bila pekerjaan seorang
  > diplomat di kantornya tsb hanyalah menggunting koran dan terus
  > mengklipingnya. Kemudian, melaporkan apa yang ia baca dari koran itu
  > ke deplu. Wajar saja, bila tak ada perubahan image ke arah yang lebih
  > positif thd Indoensia.

  Kalau memang benar begitu, sedih sekali mendengarnya. Tapi mungkin ini ada
kaitannya dengan sistem kurikulum pendidikan kita ditanah air tercinta
Indonesia yang belum berorientasi internasional, selain kemungkinan memang
proses perekrutan pemilihan sumber daya manusianya untuk tugas yang
diembannya belum matching dengan capability dari orang yang bersangkutan dan
kadangkala bukan disebabkan sumber daya manusianya tidak ada.  Kedua2nya
saya rasa mesti dibenahi karena duta bangsa mewakili karakter dan nama baik
bangsa di mata international dimanapun dia ditempatkan.  Salah satu timpang
tentu menghasilkan ketidak beresan yang ujung2nya nama Indonesia menjadi
jelek dimata dunia.

  Ironisnya ada sebagian orang Indonesia yang mendapat kesempatan belajar
diluar negeri justru ketika kembali kehilangan jati diri dan malu berbahasa
Indonesia dan terus "nyerocos" bahasa asing meskipun bukan disekumpulan
orang asing bahkan tak ada orang asing disekitarnya. Bahasa tubuhnya
menggambarkan kalau dia lebih dari orang2 biasa.  Saya cukup sering
menjumpai orang yang berbahasa asing justru dengan sesama orang Indonesia
(yang jelas2 fasih berbahasa Indonesia) tapi giliran bertemu dengan orang
asing yang bersangkutan malah kehilangan kata2 atau dipaksakan bicara tapi
terbata2 dan ditimpali dengan beragam bahasa isyarat, padahal gayanya sudah
seperti dia yang paling master.   Tidak ada salahnya memang berbahasa asing
dengan sesama teman Indonesia tapi akan lebih arif kalau juga bisa begitu
dengan orang asingnya langsung, jadi bukan sekedar pamer.



  > Wassalam,
  >
  > IzaM -
  >
  > --- In [EMAIL PROTECTED], "Leni Harahap" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  > >
  > >   Saya menyadurnya dari dua sumber, memberikan tambahan dan
  > menghapus yang
  > > tidak perlu sesuai dengan pola pikir saya. Lain kali nara sumbernya
  > akan
  > > saya sebutkan dech, meskipun saya membuat beberapa tambahan dan
  > analisa lain
  > > didalamnya. Anyhow, thanks.
  > >
  > >   Terima kasih juga atas tambahan dan revisinya. Sempat terfikir
  > oleh saya
  > > tapi saya kira Bahasa Science dan Teknologi  merupakan bagian dari
  > Bahasa
  > > Budaya dan Pemikiran. Ada satu lagi menurut pola pikir saya yang
  > mesti
  > > ditambahkan yaitu Bahasa Moral/Religius, tapi menurut saya juga itu
  > bagian
  > > dari Bahasa Budaya dan Pemikiran. Namun begitu saya setuju kok
  > dengan
  > > pendapat Pak Rahardjo.
  > >
  > >
  > >
  > >   ----- Original Message -----
  > >   From: "rahardjo mustadjab" <[EMAIL PROTECTED]>
  > >   To: <[EMAIL PROTECTED]>
  > >   Sent: Friday, September 17, 2004 1:58 PM
  > >   Subject: Re: [ppiindia] Berbahasa yang Tepat dengan Orang Lain
  > >
  > >
  > >   > Wah, salut saya.  Kakak Leni ini jurusan komunikasi,
  > >   > ya.  Tulisan Anda layak menjadi panduan bagi siapa
  > >   > saja yang berkomunikasi, presiden kita mendatang atau
  > >   > diplomat misalnya.
  > >   >
  > >   > ......teks dipotong....
  >
  >
  >
  >
  >
***************************************************************************
  > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
  >
***************************************************************************
  >
__________________________________________________________________________
  > Mohon Perhatian:
  >
  > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
  > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
  > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
  > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
  > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
  > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
  > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
  >
  > Yahoo! Groups Links
  >
  >
  >
  >
  >




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke