Salam, Kak Leni,
--- In [EMAIL PROTECTED], "Leni Harahap" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Kalau memang benar begitu, sedih sekali mendengarnya. Tapi mungkin ini ada > kaitannya dengan sistem kurikulum pendidikan kita ditanah air tercinta > Indonesia yang belum berorientasi internasional, selain kemungkinan memang > proses perekrutan pemilihan sumber daya manusianya untuk tugas yang > diembannya belum matching dengan capability dari orang yang bersangkutan dan > kadangkala bukan disebabkan sumber daya manusianya tidak ada. IZAM: Kalau mendengarkannya saja sudah sedih, apalagi kalau kita melihatnya secara langsung, tambah sedih lagi. Kita juga tak bisa menyalahkan sistem pendidikan di Indonesia semata, tapi yang jelas, sistem perekrutan para diplomat itulah dulunya yang tidak benar. Karena sistem perekrutan diplomat tsb tidak benar, maka hasil kerja para diplomat tersebut akhirnya tidaklah memuaskan seperti yang diinginkan oleh bangsa Indonesia yg begitu besar ini. Saya sering mendengarkan desas-desus kegelisahan bila para diplomat ini mendekati masa pensiunnya. Yang ditakuti itu adalah bila mereka kembali ke tanah air, nantinya mereka sudah tak menerima gaji dollar lagi. Hal ini bisa terjadi karena memang diplomat bersangkutan tak memiliki skill lain selain hanya duduk di kantor sebagai seorang diplomat dg kerjaan "mengguntingin koran" seperti yang saya sebutkan dahulu itu. > Ironisnya ada sebagian orang Indonesia yang mendapat kesempatan belajar > diluar negeri justru ketika kembali kehilangan jati diri dan malu berbahasa > Indonesia dan terus "nyerocos" bahasa asing meskipun bukan disekumpulan > orang asing bahkan tak ada orang asing disekitarnya. IZAM: Pendapat ini mungkin ada benarnya, tapi tak semua mereka yang belajar di LN ketika kembali ke tanah air malu pula berbahasa Indonesia. tak ada salahnya mereka nyerocos pake bahasa apa saja, asal orang-orang yang disekitarnya itu paham, tapi bila hanya untuk pamer, itu karena memang orang Indoensia ini disitu (pamer-pameran) pulalah "kelebihannya." Apalagi yang mau dipemerkan selain pamer itu sendiri, he... hehh...ehe... Wassalam, IzaM - ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

