Salam, Bapak RM dan mbak LH Yth.
Benar, menguasai ilmu komunikasi itu adalah penting. Tapi, -maaf- bapak-bapak/ibu-ibu diplomat kita masih banyak yang tak menguasai ilmu komunikasi ini, sehingga tak heran, bila pekerjaan seorang diplomat di kantornya tsb hanyalah menggunting koran dan terus mengklipingnya. Kemudian, melaporkan apa yang ia baca dari koran itu ke deplu. Wajar saja, bila tak ada perubahan image ke arah yang lebih positif thd Indoensia. Kejadian bom kuningan kemaren, bagi saya telah mencoreng muka Indonesia di dunia. Di India ini, saya sempat menunggu tulisan dari bapak-bapak/ibu-ibu diplomat kita di media India ini yang menyikapi hal tsb. Tapi sampai hari ini, tak ada satupun tulisan bapak/ibu diplomat kita yang muncul. Artinya, mereka ini -menurut saya- tak memiliki kemampuan untuk berkomunikasi lewat media. Masa' tulisan Duta Besar dari negara lain pernah muncul di media India, sedangkan dari Indonesia belum pernah? Bahkan di 'The Hindu' beberapa bulan lalu, pernah nongol tulisan menlu Australia yang sedikit memojokkan umat Islam Indonesia, tapi juga tak ada yang mengomentarinya, atau bahkan diplomat kita juga membenarkannya? Wallahu a'lam. Diskusi pak RM dan LH telah menambah wawasan baru bagi saya dalam hal komunikasi. Soalnya ada niat juga nih, mo jadi diplomat, hehehe. Wassalam, IzaM - --- In [EMAIL PROTECTED], "Leni Harahap" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Saya menyadurnya dari dua sumber, memberikan tambahan dan menghapus yang > tidak perlu sesuai dengan pola pikir saya. Lain kali nara sumbernya akan > saya sebutkan dech, meskipun saya membuat beberapa tambahan dan analisa lain > didalamnya. Anyhow, thanks. > > Terima kasih juga atas tambahan dan revisinya. Sempat terfikir oleh saya > tapi saya kira Bahasa Science dan Teknologi merupakan bagian dari Bahasa > Budaya dan Pemikiran. Ada satu lagi menurut pola pikir saya yang mesti > ditambahkan yaitu Bahasa Moral/Religius, tapi menurut saya juga itu bagian > dari Bahasa Budaya dan Pemikiran. Namun begitu saya setuju kok dengan > pendapat Pak Rahardjo. > > > > ----- Original Message ----- > From: "rahardjo mustadjab" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Friday, September 17, 2004 1:58 PM > Subject: Re: [ppiindia] Berbahasa yang Tepat dengan Orang Lain > > > > Wah, salut saya. Kakak Leni ini jurusan komunikasi, > > ya. Tulisan Anda layak menjadi panduan bagi siapa > > saja yang berkomunikasi, presiden kita mendatang atau > > diplomat misalnya. > > > > ......teks dipotong.... ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

