Mmmhh... Saya kok kurang setuju lho Pak.. kenapa milis ini memilih sekuler (krn saya gabung jg atas undangan?!) Karena sangat tidak netral sikap seperti itu.. Kenapa orang-orang yang beragama; baik Protestan, Katolik, Hindu, Budha Islam,Kong Hu Chu dan lain-lain dipinggirkan kecuali hanya orang yang tidak memeluk agama saja yang diberi kesempatan?? Bagaimana kita akan dapat saling menghargai kalo tidak saling mengenal? Mungkin tata kramanya aja yang kurang santun bukan perbedaannya yang bermasalah.. Tidak perlu saling melecehkan karena akan memancing emosi dan mengeruhkan pikiran aja..akhirnya inbox kita dipenuhin sampah aja..
-----Original Message----- From: rm_danardono [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Friday, September 17, 2004 3:03 PM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [ppiindia] Re: Dari Moderator: Seputar Debat Kusir dan Debat "saintifik" "Kita sering menyebut diri kita "sekuler" tapi -- as a matter of fact -- ternyata kita tidak. Ini berbeda dg umumnya orang barat..." That's absolutely true! Makin sadar kita akan ke-sekular-an bangsa kita yang multibudaya dan multietnis ini, makin sedikit benturan yang timbul. Dalam berdiskusi nalar, orang Austria dan Jerman sering memakai kata pepatah " Lassen wir doch die Kirche im Dorf " - arti harfiahnya, Tinggalin kek tu gereja di desa (jangan di-gotong2). Arti maknanya adalah, tinggalkanlah masalah keimanan kita dirumah (dan dihati sanubari). Ini masalah pribadi. Makin sedikit artikel bernuansa dakwah disini, ataupun argumentasi2 yang me-nyeret2 agama (langsung atau tak langsung), makin damai dan rational diskusi2 yang digelar. Bravo mas Mario. Salam hangat dari Vienna RM Danardono HADINOTO --- In [EMAIL PROTECTED], Mario Gagho <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Sdri Fauziah dan rekan-rekan milis, > > 1. Apa yg dikatakan oleh Anda benar,bahwa kita > hendaknya berusaha sekuat mungkin untuk tidak > terjerumus dalam debat kusir. Ketika kita khilaf > melakukan hal ini, tentu natural kalau kita kemudian > menyadarinya dan menghentikan sendiri perdebatan itu > tanpa harus diingatkan. Namun, mengingatkan juga lebih > bagus, karena waktu yg dipilih oleh setiap member > untuk menyadari kekhilafan tidak sama. Jadi fungsi > 'peringatan' di sini adalah untuk "menyeragamkan" > momen kesadaran kita. Dalam hal ini, Sdr. Fauziah > telah melakukan hal yg terbaik. > > 2. Soal posting agama, kami sudah ingatkan agar itu > tidak dilakukan di sini mengingat status milis ini > sebagai milis umum, milis nasional. Dg kata lain, ini > milis inklusif Indonesia. Terutama yg menyangkut > postingan berbau dogma/doktrin agama tertentu. Di sini > adalah kesempatan kita untuk berdialog > antar-rakyat,antar-suku, antar-pemeluk agama yg > terbungkus dalam negara bernama Indonesia. > > Namun demikian, harus diakui, bangsa Indonesia -- > sebagaimana bangsa Timur yg lain-- bersifat "religius" > whatever it means. Dalam artian, kita selalu merasa > kesulitan untuk tidak mencampuradukkan segala > permasalahan dan fenomena yg terjadi dg agama. Kita > sering menyebut diri kita "sekuler" tapi -- as a > matter of fact -- ternyata kita tidak. Ini berbeda dg > umumnya orang barat. Untuk itu kita bisa belajar dg > cara terus berdiskusi dan saling mengingatkan apabila > ada kekhilafan. > > Visi dan fungsi dari milis ini salah satunya adalah > menjembatani proses pembelajaran itu. Pembelajaran > untuk hidup dan berpikir dalam konteks keanekaragaman > bukan dalam konteks who's-holier-than-whom. :) > > Buat rekan-rekan milis semua, mohon maaf apabila ada > salah kata. Please, ingatkan saya dan rekan-rekan > moderator yg lain juga. > > salam, > a.n. Moderator > *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

