Robertus Budiarto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Suhiro wrote:
mendiskusikan hukum bukan wewenang...itu karena anda tidak memahami agama islam, dalam
islam yang boleh membuat hukum adalah yang punya ilmu syariah...
Bobby Budiarto:
Itu salah satu alasan Mochtar Pabottingi menolak Pelaksanaan Syariah Islam di
Indonesia. Kalau hukum publik tidak bisa didiskusikan oleh publik maka praktis tidak
ada accountability, pertanggungjawaban. Gampang sekali disalahgunakan petinggi agama.
---> Betul, jadi bukan hanya ulama tapi juga para akademis dan NGO mesti berdiskusi
untuk menetukan yg terbaik tanpa menyalahi Al-Qur'an.
Suhiro:
boleh saja membuat hukum untuk diri sendiri, tanggung jawab adalah dipikul sendiri,
kalau dia mengumumkan ke khalayak, maka orang yang mengikutinya akan menjadi tanggung
jawabnya.
Bobby B: Membuat hukum sendiri adalah konsekwensi yg berat dan penuh tanggungjawab
jika kita memilih demokrasi. Sesuai prosedurnya rancangan undang2 diresmikan
DPR/legislatif. Kalau mau kasi pendapat bisa lewat koran atau dateng ke DPR.
Suhiro:
memandang dari sisi sex adalah salah satu sisi, itu fakta, tak ada yg bisa merendahkan
islam, tinggal mau dibahas dari sisi mana? sisi psikologi, anthropologi, sosiologi
atau sex, justru pernyataan anda kelihatannya mencoba menggiring opini, lelaki islam
haus sex sehingga mau melegalkan perzinahan...
Bobby B:
Nggak usah berasumsi tanpa dasar bahwa saya mau menggiring opini yg macem2. Jika
pertimbangan dibolehkan Poligami hanya karena laki2 maunya coblos sana-sini ... yah
maaf aja. Kalau ada orang mengINTERPRETASIKAN (sekali lagi baca INTERPRETASI) Al Quran
ke sana saja... yah sekali lagi maaf saja, opini itu merendahkan AL Quran. Setahuku
mah bukan karena itu tapi karena KONTEKS nya menurut Nabi, Polygami diperlukan. Tapi
Nabi kan bilang syaratnya harus ADIL. Kalau kita lihat KONTEKS jaman sekarang itu sih
jelas gak adil, Konteks di Indonesia sangat beda dengan arab di abad tersebut.
---> Tapi POLIGAMi diperbolehkan dengan syarat-syarat, hanya tidak dianjurkan.
Suhiro:
anda tahu ndak, disatu sisi, pernikahan itu adalah pelegalan hubungan sex, kalau sudah
ijab kabul sudah legal, namun harus ingat tanggung jawab tidak hanya soal sex, ekonomi
keluarga, dan kebutuhan yang lain, itu yang membedakan pernikahan dengan melegalkan
perzinahan seperti istilah anda, kalau melegalkan perzinahan, tanggung jawab tidak
ada, kalau pernikahan tanggung jawab dunia akhirat. ada hak ada kewajiban.
Bobby B:
Jujur aja perzinahan itu apa sih? Hiro anda sebelumnya berkata bahwa ijin Poligami
adalah karena laki2 emang susah dikontrol maka diijinkan Poligami... he..he.. nah
kalau alasannya itu, itu kan Zinah namanya.
Dikau ini maunya membela Islam (saya sejatinya juga), tapi kok makin lama makin
kelihatan bukan membela Islam tapi membela Poligami.. ...
-->
Lha, apa itu perzinahan, apa itu perkawinan? Apa karena persetubuhan semuanya zinah?
Suhiro:
orang non muslim selalu menyerang dari sisi poligami dengan alasan persamaan hak
wanita,
Bobby B:
Bisa saja. Demikian juga kebanyakan orang Islam melegitimasi penyerangan bahkan secara
fisik kepada umat kristiani, karena "paranoid" terhadap kristenisasi. Memang mayoritas
manusia biasa berpikir secara kurang mendalam.
Tapi silakan membaca argumen2 ku dan argumen2mu, siapa yang menyerang Islam??
--> Memang sama-sama perlu saling mengahargai dan berdiskusi agar saling mengerti.
Suhiro:
ingat...yang mempunyai tanggung jawab dan akan dimintai tanggung jawab sebagi kepala
keluarga adalah laki-laki, ekonomi,
membimbing agama dan akhlak istri dan anak-anak...ada hak dan kewajiban
Bobby B:
Hiro, dikau ini kayanya bisa bicara dengan multi factor (i/o one factor theory) tapi
pendapat anda ini kok menunjukkan kebutaan anda dgn apa itu sosiologi, psikologi etc..
(jurusan2 ilmu yg anda sebutkan di atas). Hak dan tanggungjawab laki-laki dan
perempuan itu tidak sama sepanjang jaman. Kalau jaman Nabi2 sampe sakarang yah jelas
itu budaya Laki-laki yang menang, laki2 yg kepala, pembimbing etc..
Kayanya anda ini maju tapi masih tersisa pikiran2 dari beberapa abad yang lalu.
Kasihan deh Ibu Kita Kartini...
--> Tapi siapa yang bisa menyangkal fisik lelaki lebih kuat jadi secara futrah dialah
yang menjadi tulang pungung kelauarga, ibu menjadi sumber kasih sayang keluarga,
walaupun bukannya dilarang bekerja sama sekali, tetapi wanita harus menomor satukan
keluarga dan anak-anak sebelum mereka mandiri demi karir.
Suhiro:
kalau kewajiban memberi nafkah lahir batin itu sama, tentu seharusnya laki-laki dan
wanita sama-sama boleh berpoligami dan poliandri
Bobby B:
Lah ini ikut2an bule2 yg ngawur. Bar ji bar beh, bubar siji bubar kabeh, zinah siji
zinah kabeh.
Yah .. namun logika anda ini lebih baik daripada INTERPRETASI Al Quran dari orang2
geblek, yang membolehkan Poligami tapi melarang Poliandri. Salut! Anda lebih waras
daripada orang2 di MUI.
Suhiro:
(ini pendapat pribadi)...yin-yang, ada hak ada kewajiban.
Bobby B:
Yah itu sih betul. Tapi SIAPA dulu yg MENDEFINISIKAN apa itu hak apa itu kewajiban.
He..he..he.. hanya INTERPRETASI Al Quran yang geblek yang memberikan Hak Poligami pada
laki-laki di jaman ini.
--> Begini, kita semua megira perbudakan sudah musnah sama sekali, ternyata
wanita-wanita kita sendiri masih diperbudak di LN. Dan, miskin dan kaya akan selalu
ada, perempuan menginginkan elalki yg bisa menjamin kesejahteraan keturunananya, maka
mereka mencari lelaki kaya, lelaki kaya bisa membantu mereka dengan perkawinan tentu
saja ini tidak dianjurkan hanya diperbolehkan juga dgn syarat-syarat yg ketat.
Suhiro:
..deleted...
coba saja henry bisa poligami, tidak perlu membuat anaknya dengan putri spanyol jadi
anak haram, tidak perlu membunuh putri anne yang tak bersalah dengan tuduhan keji, dan
tidak perlu membuat gereja sendiri dan membantai umat katolik roma..
Bobby B:
Hiro..Hiro, gimana kalau asumsi anda (Henry bisa poligami) saya ganti, coba saja henry
itu sudah terbebas pikiran patrilineal yg geblek itu, yg mendiskriminasi jenis kelamin
tertentu, masalahnya akan beres dengan lebih elegan. Karena pada akhirnya Elisabeth
walaupun cewek tapi menjadi Ratu yang sungguh hebat. Elisabeth I berkuasa lebih dari
40 tahun, dari bahaya kekacauan dan peperangan Elisabeth berhasil menjaga Inggris dari
perpecahan. Kebudayaan berkembang, berbunga, Seorang seniman yg namanya tetep keren
sampe sekarang hidup di jaman itu, yaitu William Shakespeare.
Ratu Elisabeth I adalah Raja yg jauh lebih baik daripada Bapaknya yang diskrimatif
terhadap perempuan, dan membunuh ibunya.
Apakah Tuhan sengaja memberikan cerita nyata ini lewat Suhiro dan aku dalam diskusi
ini untuk menunjukkan bahwa sebenernya laki perempuan itu punya hak kewajiban dan
kemampuan yg sama. ...he...he... anggota milis yg cewek pasti protes.. : "Itu
INTERPRETASI Salah, yg bener adalah Cewek kalau dikasi kesempatan lebih hebat daripada
cowok, buktinya Elisabeth lebih hebat daripada Henry".
--> dalam ISlam wanita boleh menjadi pemimpin pilitik (Ratu Balqis, Aishah) tapi tidak
dalam pemimpin spiritual.
He..he.. sak karepmu lah mbokne!
Suhiro:
what do you say?
Bobby B:
I am not your say!!
Suhiro:
saya mengatakan impoten dan homosex ada argumentasinya, silakan baca dengan cermat,
walau ada juga emosi karena dikatakan dodol dsb, coba baca lagi, kalau tidak diserang
secara personal, maka tak akan saya menyerang personal, karena saya bukan nabi atau
orang suci yg penyabar.
Bobby B:
Akhir kata: Ohhh gitu toh sampeyan dihina dulu. Lalu baru menghina balik. Yahhh
manusiawi. Maafkan daku kalau gitu. Akupun sering khilaf maki2 balik orang yg maki2
aku.
Ai yem sorri yo Hiro!
Wassalam
Bobby Budiarto
PS: dalam thread yg lain aku lihat sekilas anda meyakini bahwa logika manusia itu bisa
lemah karena nafsu. Al Quran/Logika Tuhan memang gak akan lemah alias sempurna, hanya
Yg MENGINTERPRETASIKANNYA bukan Tuhan tapi tetep Manusia yg bisa lemah.
---------------------------------
Do you Yahoo!?
vote.yahoo.com - Register online to vote today!
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
---------------------------------
Do you Yahoo!?
vote.yahoo.com - Register online to vote today!
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/