Saya setuju dengan anda, bahwa sikap elitis ummat beragama merupakan alasan yg terlalu dipaksakan. Kita tahu bawa ummat beragama itu (Islam. Kristen, Hindu, Budha, dll) sangat beragam latar belakang dan status sosialnya. Jadi sesuatu yang tidak mungkin jika suatu agama atau rumah ibadah hanya milik kelas sosial tertentu.
BUD'S <[EMAIL PROTECTED]> wrote:----- Original Message ----- From: Ary Setijadi Prihatmanto Sent: Tuesday, January 25, 2005 6:28 PM Subject: Re: [ppiindia] Re: Enam Pura Dirusak Orang Tak Dikenal Jika kita lihat kasus-kasus SARA rumah ibadah, kita sebetulnya bisa melihat ada sisi yang selalu muncul. Yaitu kehidupan bertetangga yang elitis, tidak guyup, tidak membaur. Bud's= kami kurang sependapat dengan pernyataan ini, karena setahu kami suatu Rumah ibadah ( Mesjid, Pura, Vihara, Gereja.) umatnya terdiri dari bermacam Golongan masyarakat, dari tukang Bakso sampai pengusaha. Kompleks mewah bertetangga dengan pemukiman kumuh (setengah kumuh) dengan dibatasi tembok setinggi 3 m keliling, dengan mayoritas pemukim kompleks mewah itu berbeda agama dengan pemukiman tetangganya. Bud's= Menurut pengamatan kami, bahwa kompleks mewah itu juga dihuni oleh Orang2 yang Muslim maupun Non-Muslim, coba saudara lihat di komplek elite mana yang tidak ada Mesjid. demikian juga kalau saudara jalan2 ke daerah elite di ibukota, Misalnya Kebayoran Baru, Menteng, Permata Hijau, anda akan tahu siapa yang tinggal di sana yang tembok2nya cukup tinggi. Coba saudara simak laporan kekayaan Pejabat, Berapa sih harga kekayaan mereka ??? Misalnya Perumahan Gading Serpong, dimana yang tinggal 70% adalah Muslim. Budiman [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------- Yahoo! Groups Links To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- Do you Yahoo!? Yahoo! Search presents - Jib Jab's 'Second Term' [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for anyone who cares about public education! http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

