--- In [email protected], "Arriko Indrawan" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Sorry baru sempat baca dan balas....
> 
> Memang artikel tsb sdh lama mbak...
> Paling tidak, bisa jadi referensi bahwa ada penolakan dari
> pihak tertentu, thdp metodologi sejarah yg digunakan...

Kalo cuma sebagai referensi bahwa ada penolakan dari pihak tertentu 
thdp metodologi sejarah yang digunakan ...gak masalah...tapi apa 
hubungannya dengan masalah yang  saya tanyakan? Saya kan bertanya 
dimana ada pemikir Islam yang menolak AlQur'an diselidiki dengan 
alasan "ini sudah perkataan Allah..."???. 

Gak nyambung kan? Jaka sembung naik ojek.
Rasanya sampeyan mempunyai masalah dengan reading comprehension.

> 
> Mbak Lina,
> Penambahan itu ada pada "Surat" Yohanes, bukan pada "Kitab 
Yohanes" yang> berisi> Kisah hidup Yesus. Penambahan tsb terkait dg 
adanya penemuan "surat" yg> belakangan...

Lina: Apapun itu namanya, itu kan ada di dalam kitab suci Perjanjian 
Baru. Moga2 nanti kalo ada "surat" terbaru, kitab suci tsb bisa 
berubah: ditambah or dihapus lagi. Saya faham kok, makna "kitab 
suci" bagi umat Islam dan umat Kristen itu beda.

Buat sampeyan gak masalah sebuah kitab suci mau ditambah mau dihapus 
or diuyek-uyek kan? ya silakan. Sampeyan yang awam jg gak tau kan 
mana ayat yang sudah berubah lagi nantinya? Meski yang ditambah or 
dihapus itu suatu hal yang inti, tentang Tuhan. Tuhan yang universal 
di ubah menjadi Tuhan yang terbatas. Itu lah hebatnya dogma yang 
ditanam gereja. Disini jargon "keterbatasan akal/pengetahuan 
manusia" di pakai untuk berlindung. Juga perkataan "hubungan dgn 
Tuhan adalah urusan pribadi". he..he...padahal mempelajari metode 
penulisan kitab suci (untuk mencapai keyakinan), tidak ada kendala 
pada akal manusia kan?

Akal manusia bisa membaca sejarah dunia bukan? dimana pernah terjadi 
pembunuhan pada pengikut Athaneus (?) karena syahwat politk yang 
keras pada saat itu dan akhirnya pengikut Arius (?) mendapat 
legitimasi dari Kaisar, maka berkibarlah faham trinity pada konsili 
di Nikea tahun 523 (?). Meski dalam perkembangannya kemudian, makna  
faham ini bergeser ke arah yang sangat filosofis. 

Mungkin karena itu kaum filsafat menasehatkan gak usah bicarain soal 
ini, karena memang absurd. Mending jadi orang, baik-baik aja.
> 
> Perlu diketahui, Keputusan yg diambil oleh Gereja Katolik Roma 
berdasarkan
> kajian yg panjang dengan membentuk "tim pro dan tim Kontra" untuk 
saling
> berargumentasi. Setelah pengkajian yg panjang baru diambil sebuah
> kesimpulan
> dan akhirnya keputusan. Bila sudah sampai pada keputusan,
> maka perkara tsb bersifat mengikat...
> 
> Gereja Katolik sebagai sebuah organisasi di dunia yg berumur 
hampir 2000
> thn mengalami pasang-surut, juga jatuh-bangun, serta tdk luput dari
> kesalahan..
> dan itu merupakan bagian dari sejarah...
> 
> Kesalahan yg telah dilakukan juga sudah diakui dan Gereja Katolik 
sdh> mempunyai> sikap yg lebih bijak dg belajar dari 
kesalahan...bukankah hal tsb yg> terpenting??

Lina: yang dah ketahuan didepan mata memang diakui. Yang belum 
gimana? Yang merongrong wibawa sebagai gereja gimana? kalo bisa 
berkelit ya berkelit lah kayak memberi sanggahan kepada kasus DVC 
itu. Toh itu masih bisa dibantah, ya di bantah lah.

Lalu apa Gereja Katolik Roma telah minta maaf kepada umat Kristen 
kalo dah menambah-nambahin ayat?

> Siapa di antara kita yg tdk pernah khilaf?? Yg terpenting adalah 
kita yg> sekarang> yg telah belajar dari ke-khilafan masa lalu 
kita... dan ini membuat kita> menjadi> lebih bijak, khan?? Tinggal 
kita yg pilih, mau terus melihat masa lalu,> atau mau menghadapi 
hari ini dan masa mendatang??

Khilaf boleh khilaf. Jangan mengatas namakan Jesus dong. Jangan 
ngaku-ngaku penerus Jesus yang gak akan pernah salah dong (Saya ini 
kan juga pecinta Jesus). Jadi pelajaran buat sampeyan, gereja pun 
bisa salah dalam memilih dogma, jadi kritis dikit, jangan telen 
bulet2 dalam ajaran dogma. Cium dulu ini busuk gak? 
> 
> Saya bukan Theolog, jadi mungkin penjelasan saya kurang memuaskan, 
bila> diantara> anggota Millist ada Theolog Katolik, mungkin bisa 
merinci lebih detail?

Saya juga bukan Theolog. Cuma orang yang pernah bimbang antara 
kebenaran dan Kebenaran.
> 
> Saya sepakat dg Mbak Lina, mari kita saling mengingatkan untuk 
berbuat baik> kepada sesama, tanpa memandang perbedaan yg ada... Ini 
merupakan muara> semua> ajaran agama, khan??

Yap, saling mengingatkan juga kepada ulama dan pendeta. Orang Islam 
kepada ulamanya, orang Kristen kepada pendetanya. Kalo terbalik, 
bisa rame.

> 
> 
> Salam dalam Kasih,
> 
> Arriko I
> 
wassalam.
> 
>





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources 
often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today!
http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke