>>Lina: Sekali lagi sampeyan bersembunyi dibalik keterbatasan manusia
dan hanya mencopy-pastekan jawaban terdahulu tanpa menjawab
pertanyaan saya soal tidak adanya keterbatasan pada konsep trynity.
Namanya saja "trinity" sudah menunjukkan keterbatasan.

Sekarang pertanyaannya saya balik aja deh:,"Pencipta trinitas itu
apa pikirannya gak terbatas...kok bisa2nya mendefinisikan Allah
kayak gitu?" Jadi pengalaman orang pencipta trinity itu kah yang
sampeyan pakai untuk landasan keimanan sampeyan?
-------------------

Mbak Lina, mas Arriko dan kawan kawan,

Mengenai konsep ini, sulit kita perdebatkan, terutama melihat dari 
titik pandang yang berbeda. 

Tiga aliran utama dalam Kristiani: Katholisismus, Protestantismus dan 
Pantekosta menerima doktrin Trinitas ini sebagai suatu wahyu ya 
dogma. Allah itu satu dalam tiga pribadi, dimana tiap pribadi 
menggambarkan ke-Allah-an tersendiri.

Doktrin ini berasal dari perumusan oleh Athanasius, uskup agung dari 
Alexandria (The Athanasian Creed (Quicunque vult) yang hidup diabad 
ke IV. Dan diresmikan dalam konsili di Nicea.

Dogma ini, ditolak keras oleh umat Yahudi, yang sangat berpegang pada 
konsep monotheisme yang diajarkan Abraham dan Musa. Juga, beberapa 
aliran Kristiani, menolaknya. Juga umat Kristen awal, sebelum konsili 
itu, masih belum mengenalnya seperti yang dirumuskan kini.

Dalam ajaran Kristiani dikenal konsep konsep yang tak layak 
diperdebatkan, dinyatakan dari mimbar, karena itu dinamakan maklumat 
ex cathedra. Di agama lain, juga dalam Islam, juga dikenal, bagian 
bagian yang dianggap wahyu dan tak boleh diperdebatkan.

Banyak diantara kita,para umat, yang berasa terpanggil, untuk mati 
matian mempertahankan, apa yang diajarkan sebagai hal yang tak boleh 
diperdebatkan. Walaupun akal sulit mencernakannya.

Dalam hal trinitas ini, kita sebagai umat Kristen, takkan banyak 
melihat perbedaan, sebenarnya, apakah Allah ini hanya berpribadi satu 
atau tiga, karena bagaimanapun, kita memuja Allah yang esa. Jadi, tak 
perlu terlalu dipusingkan.

Lebih penting, ialah ajaran, yang malah sering diabaikan, yakni untuk 
hidup mulia.

Banyak saya lihat romo romo, ataupun pendeta Protestant yang mampu 
ber-api api berkhotbah mengenai Trinitas, dan "siapa Allah itu",  
sampai kita sang umat bingung sendiri, namun, keluar dari gereja, 
perilakunya taksesuai dengan ajaran inti.

Egois. Puas diri. Angkuh. Seingkali arrogant. Dan jarang ber-bakti 
sosial. Tapi paling rajin kalau diundang makan oleh umat.

Jadi untuk apa?

Ratusan tahun sebelum Yesus lahir, seribu tahun sebelum nabi Muhammad 
lahir, Sidharta telah memperkenalkan kodex hidup: berpikir yang 
benar, berbuat yang benar, berkeinginan yang benar, berkata yang 
benar. Jangan mengambil barang yang tak kita miliki, jangan hidup 
asusila, jangan memakan atau minum makanan atau minuman yang 
memabukkan, jangan membunuh dan menyiksa makhluk hidup..

Kalau saja, manusia melakukannya, tak ada Perang Dunia, tak ada 
Perang Vietnam, tak ada kolonisasi, tak ada perang Irak, dan negara 
kita tak terpuruk seperti ini.

Ribuan tahun setelah itu, 60 tahun setelah merdeka, negara kita kian 
terpuruk. Nah, mengapa kita pertentangkan idee idee dan bukan mulai 
hidup mulia?

Bagimana kawan kawan? Kita mulai dari kita sendiri, keluarga kita, 
teman teman terdekat.

Salam dalam dharma

danardono










------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give underprivileged students the materials they need to learn. 
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke