Date: Fri, 04 Mar 2005 06:37:21 -0000
   From: "Lina Dahlan" <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: Digest Number 1625


> --- In [email protected], "Arriko Indrawan"
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> LD: Kalau AlQur'an di pahami sebagai buku yg "mak kedebuk: jatuh
> dari langit (seolah2 Tuhan yang nulis di langit), mana ada sejarah
> penulisannya oleh tangan manusia?  Bukankah ini bukti ada masalah
> dalam reading comprehension sampeyan dalam memaknai AlQur'an bagi
> umat Islam? Yang sering diklaim oleh umat Islam tentang AlQur'an
> yg "mak kedebuk" itu adalah cara penyampaian wahyu dari Allah SWT
> kepada Muhammad SAW via malaikatNya Jibril. Dan memang AlQur'an
> bukan hasil permenungan manusia dan bukan buku kisah perjalanan
> manusia...makanya saya katakan AlQur'an tak bisa disejajarkan
Bible,
> dan makanya saya katakan juga metodologi yang ditawarkan para
> orientalis itu menjadi kebablasan.
> ==============
>
> AR: Ya, Itu yg  saya maksud "mak Kedebuk"...
> Percaya bahwa semua yg tertulis di Alquran semuanya dari Allah.
Kalaupun > itu> wahyu Allah dan malaikat yg "mendongengkan",
Muhamad, si penerima wahyu sbg> manusia, juga mempunyai keterbatasan
pemahaman, massa, waktu dan tempat.
> Belum lagi, kemampuan yg menulis pada gading or daun lontar.
> Apakah hal tsb jg bukan termasuk sbg buah permenungan?

Permenungan siapa? Muhammad SAW sebagai penerima wahyu gak perlu
merenung, dia panggil seorang sahabatnya untuk menulis wahyu yang
baru ia dapat.

keterbatasan masa & waktu siapa? wahyu tersebut ditulis dan
dikumpulkan SELAMA Muhammad SAW masih hidup kok? Jadi still under
his control (bandingkan dengan Bible). Orang Arab pada masa itu
terkenal penghafal yang baik.

Tempat dimana? orang gak dibawa kemana-mana?

Jaman dahulu orang arab ahlinya menulis didaun lontar dan gading kok?
++++++++++++++++++++

AR : Itu khan kepercayaan sampeyan, dlm kata lain adlh IMAN. Bukan Fakta!
Bisa jadi, dia cuma ngumpulin cerita-cerita yg sdh ada pada saat itu.
Sangat memungkinkan, toh??

Saya mengimani, Allah berkarya di dlm perjalanan manusia yg dikisahkan
di dlm Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Faktanya, saya kembalikan
kepada
Allah, supaya Ia senantiasa membimbing saya menuju padaNya...


> Jadi, jelas buat umat Kristen itu Bible adalah buku hasil
> permenungan manusia dan buku kisah perjalanan sejarah manusia yang
> panjang.  Bukankah sangat riskan bila sebuah kitab (suci pula)
> ditulis dalam kurun waktu yang sangat panjang, dari sources yang
> alamak banyaknya dari penulis yang tak dikenal...lalu dikatakan
> suci....
> ********************
> AR : Tradisi masyarakat saat itu adlh tradisi lisan.
> Dlm tradisi lisan, sdh pasti ada penuturnya donk, cuma bukan org
byran> yg disuruh ngapalin.
> Penulisan sebuah kitab memerlukan waktu yg lama dan biaya yg besar
> krn teknologi percetakan msh sangat primitif.
> Penulisnya pun sudah tentu orang yg punya keahlian tinggi pada
saat itu.> Percetakan massal baru dapat dilakukan pada abad ke 17.
>
> Makanya, kitab / buku pd masa tsb sangat langka dan penulisnya tdk
> diketahui.> Jadi, Kesaksian yg berkembang kala itu adlh lisan dan
penulisan Kitab suci> adlh sbg satu upaya untuk melestarikan tradisi
lisan.
>
> Simple aja koq... mau percaya atau tdk? terserah..itu aja...

Lina: Saya percaya kok kalau penulisan Bible itu adalah tradisi
lisan yang dari mulut ke mulut kayak dongeng dan legenda kan dan
selama ratusan tahun?. Sampeyan berani bilang ada penuturnya?  Coba
tunjukkan pada saya siapa saja atau paling engga bisa saya baca
dimana? Nanti ya kalau saya masih simpan filenya dimana dijelaskan
pada encyclopedia apa yg menjelaskan bhw bbrp penulis Bible saja tak
dikenal, apalagi pendongengnya?
+++++++++++++++
AR : Penutur Injil jelas...! Perjanjian Baru, Para Rasul dan para Murid
Yesus! Perjanjian lama penuturnya bisa didapatkan di Sinagoga-sinagoga!


Kalo penulis itu or pendongeng itu seorang penipu, lalu dongengannya
dikanonkan menjadi kitab suci, apa gak kebablasan?
+++++++++
Itu khan tuduhan bernuansa kebencian dari sampeyan.....!!
Gimana kalo sampeyan yg dibohongin sama orang Arab??
Nggak ada bedanya, Khan?? Kitab suci hanya bisa dihayati
sebatas iman saja tdk lebih!! Bukan buku segala Ilmu!!

Satu hal pokok adlh seorang nabi yg diurapi Allah
adlah ada perbuatan Mukjizat, dan Mukjizat itu ada pada nabi Musa
dlsb, dan yg paling banyak Mukjizatnya adlh Yesus.
Muhammad adlh org yg mengaku nabi, tapi tdk diurapi Allah, tdk ada
perbuatan
mukjizat sama sekali!!
makanya mati-matian bilang Alquran itu Mukjizat Allah lewat Muhammad.
Ngaku-ngaku alquran itu wahyu "mak kedebuk".
Itu menurut saya pribadi.. Itu tuduhan saya dg memakai pola anda...

Tapi tdk usah dihiraukan. Yg penting, Imani saja Kitab suci sebagai pedoman
untuk berakhlak mulia.



Kalau dalam kitab murahan diceritakan bahwa seorang nabi telah
berzinah kepada anaknya sendiri itu, saya masih bisa toleran tapi
kalau dalam sebuah kitab yang dianggap suci mendongengkan seorang
nabi (manusia pilihan Tuhan)berzinah, menyembah berhala...saya
sangat tidak toleran...ada yang gak beres pada penulis2 dan
pendongeng atau panitia yang mengkanonkan cerita begitu dimasukkan
kedalam kitab suci. Saya ini kan beriman kepada Injil juga, saya
jadi gak rela kalo Injil itu dinodai dgn cerita2 macam gitulah...
++++++++++
AR : Bukan nabi! Tapi lebih tepat tokoh di dlm Perjanjian Lama. Tidak semua
tokoh dlm Perjanjian Lama itu Nabi!
Raja Daud yg disebut Nabi oleh Alquran, bukanlah seorang Nabi di dlm
Taurat maupun Alkitab! Musa adlh Nabi, Nuh itu juga Nabi.
Raja Sulaiman bukanlah Nabi.


Coba deh suruh pendetamu baca didepan gereja keras-keras ayat2 yang
bercerita tentang pornografi gak senonoh gitu, berani gak?
++++++++++++++++++++++
AR : Kisah-kisah tsb tetap dibacakan di Gereja untuk diambil hikmahnya
dan jadi contoh hal yg buruk dan harus dihindari sbg umat beriman .


>
> LD: Betul tidak ada pembatasan? Mengapa harus ada konsep Trinity??
> Pada awalnya saya berpikir positip pada ketua kitab tersebut atau
> berfikir sama negatif pada keduanya.
> ******************
> AR : dengan keterbatasannya, manusia mencoba
> mendefinisikan Allah. Definisi manusia tentang Allah dari masing-
> masing agama bila diibaratkan adalah bagai air samudra luas yg
> ditampung di dalam ember... Hanya berupa sample dari populasi yg
> luar biasa banyaknya....Otak manusia dan perjalanan hidup manusia
> juga hanyalah seember air di tengah samudra....
> Makanya pemahaman ttg Allah ada persamaan dan perbedaannya, karena
> terkait dg pengalaman iman pada suatu massa, waktu dan tempat.
> Konsep trinitas juga terkait dengan hal ini.

Lina: Sekali lagi sampeyan bersembunyi dibalik keterbatasan manusia
dan hanya mencopy-pastekan jawaban terdahulu tanpa menjawab
pertanyaan saya soal tidak adanya keterbatasan pada konsep trynity.
Namanya saja "trinity" sudah menunjukkan keterbatasan.

Sekarang pertanyaannya saya balik aja deh:,"Pencipta trinitas itu
apa pikirannya gak terbatas...kok bisa2nya mendefinisikan Allah
kayak gitu?" Jadi pengalaman orang pencipta trinity itu kah yang
sampeyan pakai untuk landasan keimanan sampeyan?
+++++++++++++++
AR : Itu faktanya, Khan?? Sampeyan pernah melihat langsung Allah???

Perlu sampeyan ketahui, Trinitas/Tritunggal sudah tersirat baik
dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, dan sekalipun tidak
dirumuskan
dalam suatu rumusan doktrin tertentu, dapat dilihat bahwa disadari atau
tidak, jemaat pada masa Yesus dan para Rasul sebenarnya sudah mengakui
ketritunggalan Allah dan karena sudah jelas tidak perlu ada perumusan
sebagai suatu doktrin. Timbulnya doktrin pada abad ke-IV adalah suatu
langkah situasional yang diusahakan dalam rangka menghadapi
penyesatan Arius.

Pengembangan doktrin ini pada abad ke-4 bukanlah
merupakan perumusan doktrin baru, namun merupakan upaya memperjelas
apa yang sudah dipercayai gereja secara umum menghadapi pandangan
Gnostik, Platonis dan Arianisme yang menyimpang.

Heran... dari membicarakan kitab suci, koq mempermasalahkan Trinitas??
Kalo tdk mengimani ya sudah... gitu aja koq repot...!!!

>
> Tapi tetap dlm kerangka Allah yg maha Esa.
>
> Allah tetaplah Allah semesta alam yg mengasihi manusia tanpa
> terkecuali...yg memberi hujan kepada seluruh semesta alam yg
percaya
> padanya maupun yg mengingkarinya.....
>
> Siapa di antara kita yg pernah melihat Allah?? Siapa yg pernah
> melihat seberapa besar Allah?? TIDAK ADA!!! Tapi apakah anda
> merasakan dikasihi Allah??
>
> Oleh karena itu, dengan keterbatasannya, manusia mencoba
> mendefinisikan Allah. Definisi manusia tentang Allah dari masing-
> masing agama bila diibaratkan adalah bagai air samudra luas yg
> ditampung di dalam ember... Hanya berupa sample dari populasi yg
> luar biasa banyaknya....Otak manusia dan perjalanan hidup manusia
> juga hanyalah seember air di tengah samudra....
>
> Makanya pemahaman ttg Allah ada persamaan dan perbedaannya, karena
> terkait dg pengalaman iman pada suatu massa, waktu dan tempat.
>
> LD: lalu dimana iman sampeyan pada konsep YESUS sbg Allah semesta
> alam, yang memberi hujan? Jelas tak akan habis membicarakan soal
> Allah dan ilmu2 Allah lainnya, tapi bicara soal Yesus...hmmm...he
is
> only a human being. Jadi jangan kata2 itu dijadikan tempat
> bersembunyi ketidakmampuan sampean dalam menjelaskan Yesus sbg
Allah
> semesta alam yang memberi hujan, yang memberi rejeki, yang
> menciptakan alam semesta dan isinya (termasuk manusia: Itu artinya
> Yesus menciptakan manusia?)
> *********************
> AR : Pemikiran keblinger...Kalo nggak paham iman orang lain,
> jangan bikin kesimpulan sendiri.
> Salah satu bunyai Syahadat Iman Para Rasul Kristen adlh sbb :
> "Aku percaya akan Allah, Bapa yg Maha Kuasa Pencipta langit dan
bumi
> dan akan Yesus Kristus, PutraNya yg tunggal Tuhan kita."
>
> Sudah jelas siapa yg mencipta?

Perhatikan, saya tidak berkesimpulan tapi bertanya ttg iman konsep
Yesus sbg Tuhan...Mengenai bunyi syahadat Iman Para Rasul Kristen
itu, apa beda "Allah" yang merujuk kpd Bapa dengan "Tuhan" yang
merujuk kpd Yesus?
++++++++++++++++++++
AR : Al-Masih berkata kepada murid-muridNya, "Karena itu pergilah,
jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa
dan Anak dan Roh Kudus" (Matius 28:19).

Rasul Yohanes dlm suratnya dengan jelas sekali menegaskan pengertian ini,
"Dan ada tiga yang memberikan kesaksian di dalam sorga: Bapa, Firman dan
Roh
Kudus; dan ketiganya adalah satu" (I Yohanes 5:7).

KESAKSIAN Al QUR'AN TENTANG KEPERCAYAAN KRISTEN KEPADA SATU ALLAH SAJA

Ketritunggalan yang sama seperti disebutkan Al Qur'an, "Sesungguhnya
Al- Masih, "Isa anak Maryam, hanya rasul Allah dan kalimat-Nya,
disampaikan-Nya kalimat itu kepada Maryam beserta roh dari pada-Nya"
(Surat An-Nisa" 171). Dalam ayat ini jelas bahwa Allah mempunyai:
satu pribadi - "rasul Allah", satu firman - "kalimat-Nya", satu roh -
 "beserta roh dari pada-Nya"

Kesaksian Al Qur'an tentang pengakuan iman menyangkut Ketritunggalan
tidak lebih dan tidak kurang sama seperti apa yang kami umat Kristen
beritakan. Tidak menyiarkan politeisme, tetapi menyatakan bahwa tidak
ada Allah kecuali Dia.

Surat Al Imran, Keluarga Imran: 39 "Sesungguhnya Allah menggembirakan
kamu dengan melahirkan seorang puteramu Yahya, yang membenarkan
kalimat dari Allah..."
Surat Al Imran 45, "Ingatlah ketika malaikat berkata: Ya, Maryam,
sesungguhnya Allah memberi kabar gembira kepada engkau dengan kalimat
dari padaNya (yakni seorang anak), namanya Almasih "Isa anak Maryam."

perkataan dari salah seorang sarjana Muslim (Al Shaikh Muhyi Al Din al
"Arabi), yang berkata:
" Kalimat adalah Allah dalam hakekatnya...dan Ia adalah tidak lain dari
satu pribadi ilahi" ( dalam buku "Fusus al Hukm", bagian II, hal.35).
Dia juga berkata bahwa "kalimat" adalah pribadi ilahi (hal.13).
Bukankah hal ini sama benar dengan apa yang dikatakan mengenai Al-
Masih dalam Surat Yohanes?

Ada banyak ayat Al Qur'an yang menyebutkan bahwa Roh Kudus adalah Roh
Allah dan hal itu menyokong keterlibatan Al-Masih dalamnya. Hal
tersebut nampak jelas seperti berikut ini: Surat Al Maidah
110, "Hai "Isa anak Maryam, ingatlah akan nikmat-Ku kepadamu dan
kepada ibumu, ketika Aku menguatkan engkau dengan roh suci....,
Engkau bercakap-cakap dengan manusia dalam buaian (masih bayi) dan
ketika dewasa."

Sarjana theologia Al Shaikh Muhammad al Hariri al Bayyuni
berkata, "Roh Kudus, adalah Roh Allah" ("Kitab al Ruh wa
Mahiyyatuha," hal.53).

Masih nggak puas?? Bersihkan hati anda dari kebencian dulu...
niscaya anda akan memahaminya....tidak perlu mempercayainya...
Pahami saja....


> Akal manusia bisa membaca sejarah dunia bukan? dimana pernah
terjadi
> pembunuhan pada pengikut Athaneus (?) karena syahwat politk yang
> keras pada saat itu dan akhirnya pengikut Arius (?) mendapat
> legitimasi dari Kaisar, maka berkibarlah faham trinity pada konsili
> di Nikea tahun 523 (?). Meski dalam perkembangannya kemudian, makna
> faham ini bergeser ke arah yang sangat filosofis.
> ===========
> AR: Itu kalo mau berpikir negatif... Kalo dengan pola pikir negatif
> juga maka..
>
> LD: Itu fakta sejarah, sayang...baca buku sejarah dunia tentang
> sejarah turunnya agama2 dunia.
>
> *******************
> AR : Betul itu fakta sejarah, tinggal bagaimana cara melihatnya,
khan?
> Hal tsb berkaitan dengan politik kerajaan Romawi,
> Lagian tdk ada kaitannya dengan konsep Trinitas.. ya koq dikait-
kaitkan..

Lina: umat/isme Athaneus yang dibunuh itu tidak percaya akan
trinitas. Gimana gak ada kaitannya sih? Konsili itulah akhirnya yang
menetapkan kepercayaan trinitas itu. Jadi sejarah membuktikan, bukan
my negative thinking. Memang tinggal bagaimana melihatnya, taken for
granted gak? Kalau saya tak pernah taken for granted for everthing
in the beginning...
+++++++++++++
AR : Pada masa itu, Umat Kristen tdklah banyak, bahkan selalu dlm
pengejaran tentara
Romawi dan tidak punya bala tentara, bagaimana umat Kristen perdana
membunuh Atheneus??

Yg punya tentara banyak adlh bangsa Romawi, yg kala itu juga mengejar dan
membunuh Umat Kristen Perdana!


>
>
> hal yg serupa terjadi sewaktu para Khalifah saling berebut pengaruh
> dan "memamerkan" versi-versi Alquran yg dianggap paling benar,
> bukan?? Apakah ini bukan krn syahwat politik?? Itulah yg terjadi
> kalo manusia memanfaatkan Agama dan Kekuasaan untuk kepentingannya
> sendiri....
>
> LD:
> Syahwat politik seperti ini telah dikhawatirkan oleh para khalifah
> karena khalifah banyak mendengar bahwa AlQur'an telah dibaca dengan
> aksen masing-masing suku, dan ditulis sesuai aksen mereka pula.
> Khawatir akan kejadian serupa dengan Bible, maka disepakati harus
> ada pengkodifikasian (keseragaman dalam membaca dan menulis) maka
> dimulai lah penulisan AlQur'an menjadi suatu kitab dengan meminjam
> mushaf yang telah tertulis ketika kanjeng Rasulullah masih hidup.
> Berdasarkan mushaf asli itu lah, AlQur'an ditulis dan diperbanyak
> dan segera disebar luaskan keseluruh jazirah arab dengan perintah
> mushaf yang berbeda dari yang telah ditulis di jaman nabi hidup
itu,
> dibakar...biar gak ada versi-versian para kepala suku.... Para
> khalifah itu sudah aware akan kejahilan2 manusia yang telah
menguyek-
> uyek Bible. (Ini berdasarkan buku Islamologi karangan Maulana M.
> Ali, penerbit Darul Kutubi Islamiyah)
> *****************************
> AR : Ups! nanti dulu. Simak dulu bacaan ini :

Lina: Maaf saya hapus artikel Luthfi Asyaufkanie (seorang dari JIL)
spy spacenya gak kepanjangan. Artikel itu juga sudah banyak
ditanggapi, tapi nanti saya bahas terpisah.

Apa yang sampeyan tangkap dari tulisan Luthfi tsb dengan konteks
pembicaraan diatas ini? Uenakan membandingkan dua pendapat yang
alirannya saling bersebrangan? Kita akan dapatkan hikmahnya.
Apakah intinya berbeda dengan yang saya ringkaskan dari buku
Islamologi?
++++++++
AR : Silakan jawab sendiri... atau anda bermasalah dlm Reading
comprehension??


>
> Konsep Trinitas ini memang lalu menjadi dogma. Terbentuknya dogma
> bukanlah seperti yg anda paparkan. Bagaimana terbentuknya, mungkin
> bisa dilihat pada cuplikan di bawah ini...
>
> The New Encyclopedia Britannica menulis:
>
> "Neither the word Trinity, nor the explicit doctrine as such,
> appears in the New Testament, nor did Jesus and his followers
intend
> to contradict the Shema in the Old Testament: 'Hear, O Israel: The
> Lord our God is one Lord' -- Deut. 6:4
> . . . The doctrine developed gradually over several centuries and
> through MANY CONTROVERSIES . . . By the END OF THE 4TH
CENTURY . . .
> the doctrine of the Trinity took substantially the form it has
> maintained ever since." -- 
> Microp

------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give underprivileged students the materials they need to learn. 
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke