Mungkin kalau hal seperti ini terjadi di AS atau di Eropa sana tak akan
terlalu "menggugah". Tapi ini terjadi di Iran, negeri yang katanya banyak
membelenggu hak-hak perempuan (?). Inilah istimewanya.

Bagi kita di Indonesia, mungkin bukan "juara"-nya dalam balapan mobil, tapi
adalah semangatnya mendobrak sesuatu yang telah dianggap mapan, sesuatu yang
mungkin dianggap tak mungkin dicapai.

Ini mungkin bisa dijadikan pelajaran dalam upaya memberantas korupsi di
negeri kita. Banyak orang yang bilang ini tak mungkin, mustahil, atau
minimal "Wah... susah banget". Tapi dengan keyakinan, ini pasti bisa. Sejauh
mana? ya, tentu ini bergantung pada seberapa besar kita mampu mengedepankan
kepentingan negara daripada hak kepentingan kita sendiri.

Mimpi? mungkin, tapi bukankah banyak hal besar kadang dimulai dari sebuah
mimpi?...
----- Original Message -----
From: "Carla Annamarie" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, March 16, 2005 12:03 PM
Subject: [ppiindia] Pembalap Wanita Pertama Kalahkan Pria di Iran


>
> Rabu, 16 Mar 2005,
> Pembalap Wanita Pertama Kalahkan Pria di Iran
>
>
>
> LEMBARAN  sejarah diukir seorang Laleh Seddigh. Dia menjadi pembalap
wanita
> pertama di Iran yang menjadi kampiun di sebuah ajang balap mobil.
Hebatnya,
> Seddigh  menjadi  juara  setelah  mengalahkan  pembalap pria. Dan,
prestasi
> Seddigh  itu  langsung  diukir  dengan  tinta  emas  dalam  sejarah
negara
> berdirinya                          Republik
Iran.
>
> Sosok Seddigh yang berusia 28 tahun memang menjadi buah bibir di
negerinya.
> Tak  hanya  andal dalam menggeber pedal mobil balapnya. Dia juga cantik
dan
> cerdas.  Sebuah gelar PhD dari Teheran kian membuat namanya dikenal
sebagai
> pembalap yang jenius. Tak heran jika dia mendapat julukan Schumacher
cilik.
>
>
> Selama  dua  tahun,  Seddigh, membentuk dirinya menjadi salah satu
pembalap
> yang  menjanjikan  di  Iran. Bahkan ia menjadi pembalap terbaik bukan
hanya
> bagi  kaum  wanita  namun menyaingi pembalap-pembalap pria. "Sebagian
besar
> dari  mereka,  saya pikir, cemburu. Tetapi saya tidak peduli," kata
Seddigh
> ketika  ditanyakan apa yang dirasakan kaum pria di Iran atas
kesuksesannya.
> "Saya  akan  terus  berusaha dan berusaha serta berharap akan menjadi
juara
> tahun
berikutnya."
>
> Seddigh  mengatakan  berkompetisi dengan lelaki di Iran sangat tidak
mudah,
> namun  ia berharap tindakannya akan memicu kaum wanita lain untuk
mengikuti
> langkahnya.  Saat ini balap mobil sangat populer di tengah wanita Iran.
Ada
> sekitar  30  wanita  untuk  mengikuti kontes balap mobil untuk meraih
gelar
> juara.  Namun  mereka  tidak  diizinkan  untuk mengikuti kategori yang
sama
> seperti lelaki dan hadiah yang diperoleh berbeda dengan pria. Walaupun
saat
> ini   ia   sudah   sukses,   Seddigh   mengatakan   ia   terus
memperbarui
> performanya.(BBC/tia)
>
>
>
>
>
***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
>
***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
>







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke