esensi haram itu ya ...merusak,, atau tidak akan mempunyai masa depan yang
cerah bila dilakukan, seorang yang punya duit segudang pun belum tentu akan
menjadi dua gudang atau tiga gudang mungkin juga bisa ludes, jadi masa
depan
nya tidak pasti  .....  seorang yang meminum alkohol sampe mabuk  tidak
akan
memiliki masa depan yang cerah bila suatu saat dia masuk selokan yang
banyak
airnya karena ke lelep demikian juga dengan pelacuran,  masa depannya pasti
suram bila sudah mengidap hiv  ....

di sinilah Allah mengharamkan,   karena cinta-Nya kepada umat manusia,
cinta yang
benar-benar cinta demi masa depan kemanusiaan itu sendiri.  cintanya tulus
karena Dia tidak membutuhkan cinta dari umat manusia ...

jadi pada dasarnya esensi yang sebenarnya dari pengharaman itu adalah Cinta
kasih yang maha Pencipta terhadap ciptaannya.

mengambil pajak dari barang haram actually tidak haram  tapi umumnya
membiarkan
dan mengembangkan perbuatan haram itu, artinya kita tidak perduli terhadap
akibat yang akan menimpa orang-orang yang melakukan perbuatan haram,
kita hanya menghisap uang dari para penjudi, dan pemabok tanpa
memperdulikan
akibat perbuatan tersebut akan menyengsarakan hidupnya,  istilah orang
jakarte  ...
lu mau main judi silahkan  ..  sampai mampuspun tidak ape-ape  ...  asal
jangan gue yang
mampus  ...   yang penting luh  ..  harus setor pajak   ame gue  ...

cinta itu selalu menginginkan masa depan dari orang yang di cintainya
cerah  karena  kasih yang keluar dari lubuk hatinya memang benar-benar
tulus dan
ikhlas   ,....  sama dengan Umar  bin Khatabb  tapi  Ali S.   nggak peduli
si penjudi menjadi hancur  yang penting uangnya harus masuk kas daerah dan
bisa membangun daerah

jadi esensinya adalah  cinta kasih  ...benar kata mbak Carla, semua berawal
dari
cinta,  tapi sejatine cinta itu bukan untuk menjerumuskan orang lain demi
orang  yang di cintai, itu namenye  kagak   fair  ...  is that true
...mbak Carla  ?


salam,  cinta sejati,









Oke deh kita lupakan kenapa bang Ali turun dari jabatannya...:-)

Dalam beberapa hal saya melihat bang Ali sama cermatnya dengan Umar
bin Khattab ra dalam melihat keadaan sosial rakyatnya. Dalam sejarah
or hadist, Pertimbangan Umar bin Khattab dalam urusan perang, sosial
masyarakat, ada yg dibenarkan olehNya ketimbang pertimbangan Nabi
SAW. Juga dalam masalah penerapan zakat/pajak dijaman Umar, Dia
merubahnya dari Zakat menjadi apa ya istilahnya untuk pajak yang
dipotong bagi non muslim waktu itu...(sorry lupa). Untuk urusan
kemasyarakatan, Umar ra gak peduli nama or simbol, yang penting
esensi. Nah apa esensi haram itu? apakah uang hasil pajak thdp judi
itu ikut haram?

Masalahnya, rakyat pada waktu itu sangat tunduk kepada khalifahnya.
Kalo Umar (sbg pemimpin tertingg) bilang perang terhadap judi,
rakyatnya manut dan takut menentang Umar. Lah kalo bang Ali (kan
masih punya bos di INdonesia ini) bilang perang terhadap judi, para
cukong yang lebih berkuasa dalam ekonomi di Jakarta tentu akan
menguyek-uyek kekuasaan bang Ali.

(Perbuatan) Judi itu dilarang agama (haram) karena buat orang males
dan syirik. Apakah penjudi itu bukannya pengusaha yang senang
berjudi?. Uang itu menjadi haram kalo didapatkan dengan mencuri dan
didapatkan dengan menjadikan judi sebagai mata pencaharian.

Sedang mencari dana lain untuk membangun Jakarta tidak menjadi
masalah dalam diskusi ini.

Intinya, apakah haram perbuatan meregulasi dan mengambil keuntungan
dana (pajak) dari orang2 yang melakukan pekerjaan haram?

Kalau ada seorang pelacur ingin berzakat atau bayar pajak, apakah
uang zakatnya itu haram? Yang haram kan pekerjaannya. Kalo gitu
sebetulnya pemerintah atau badan amil gak boleh mengambil
pajak/zakatnya seorang pelacur? Pajak/zakat itu kan diambil gak ada
persyaratan harus uang haram or uang halal. Disitu kecermatan bang
Ali. Mungkin dia meniru salah satu sifat Umar ra...:-)...cermat...

wassalam,

--- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
> seorang pemimpin seperti bang ali itu ada sisi positif dan negatif
nya,
> kalau menurut saya sisi negatif nya itu adalah menggunakan uang
hasil
> judi buat pembangunan.  Pertanyaan yang serius adalah apakah
jakarta
> hanya bisa di bangun dengan uang judi ?  tidak adakah dana yang
lain
> yang dapat digunakan untuk membangun jakarta  ?  padahal jakarta
> tempat bertumpuknya para pedagang yang membuka usahanya  ?
> jakarta merupakan barometer perdagangan di indonesia,  dia bisa
> mengalahkan daerah-daerah lain seperti surabaya dan bandung.
>
> belanda saja yang dicap penjajah bisa membangun jakarta dengan
> system pengairan yang bagus untuk menghindari terjadinya banjir,
> sekarang dengan kepemimpinan bangsa sendiri semua menjadi
> amburadul, jakarta bukan menjadi megapolitan  tapi  dumpolitan,
> di mana yang dihasilkan adalah sampah yang banyak di tolak
> oleh daerah lain.
>
> di indonesia sebenarnya tidak ada pembangunan yang terarah, semua
> menjadi amburadul setelah indonesia merdeka, para pemimpinnya
> masih bersifat priyayi yang maunya disembah-sembah,  padahal
sebagai
> pemimpin mereka harus melayani rakyat bukan melayani dan menggusur
> rakyat..
>
> masalahnya mbak Lina mengidolakan seorang pemimpin yang sangat
> istiqhomah seperti Umar bin Khatab,  tapi kok menokohkan bang ali
yang
> kehilangan akal untuk mencari dana buat membangun jakarta, sehingga
> uang judi yang mempunyai dampak buruk buat masyarakat pun di
halalkan  ...
>
> sesuatu yang kontrakdiktif antara bang ali masalah ketegasan adalah
> Umar sangat tegas untuk membela orang papa, tapi bang ali sangat
> tegas untuk menggusur rakyat kecil yang seharusnya di ayomi
> oleh beliau  ....
>
> saya mungkin tidak bisa menjawab pertanyaan mbak Lina,  tapi
sebagai
> ibu kota dari penduduk yang muslimnya terbesar di indonesia,
seharusnya
> kah Jakarta di bangun dengan uang hasil judi,  apa kata anak cucu
> mbak lina nanti  ...  sejarah akan lebih mencerca bang ali bila
kebijakan
> ini
> diteruskan  .....  montecarlo tidak bisa di samakan dengan jakarta,
> daerah itu sudah mapan dan mereka bukan warisan dari penjajah   !
>
>
> salam,
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Kalo memang harus turun ya turun lah seorang pemimpin itu, entah
> melalui konstitusi, entah melalui revolusi, entah melalui
> mengundurkan diri. Memang gak bisa berkuasa terus. Tapi yang saya
> mau tau apa pernyataan sampeyan yang mengatakan bang Ali turun
> karena obsesi judinya itu lho.
>
> Biar banyak cukong, tapi gak ada yang bisa memanfaatkan cukong
> tersebut utk kemajuan Jakarta, apa bisa maju Jakarta? ya buat apa
> dong Gubernur itu?? Kemajuan kantong nya dewe? kan gak gitu juga.
> Bandingkan deh gubernur sapa yang bisa bawa Jakarta maju.
>
> Aku juga gak buta-buta amat dan suci-suci amat kalo gubernur kena
> cipretan cukong, tapi fakta ttg Jakarta yang bisa dilihat mata kita
> itu harus jelas kelihatan. Kan sulit ngarepin pemimpin sekarang ini
> yang suci-suci banget and sulit apa tolok ukurnya mengetahui nih
> gubernur suci apa gak. Ya mending liat aja Jakartanya.
>
> Jadi, sekarang sampeyan mau bilang bang Ali jatuh karena gusurin
> tanah rakyat?
>
> comon man..., apa sih yang menyebabkan bang Ali turun dari
> jabatannya. Itu aja kok?..eh tambah deh...berapa periode dia
> menjabat jadi gubernur?. Udah deh jawab aja yang ini. Kalo gak
> dijawab ntar pertanyaannya nambah lagi......:-D
>
> wassalam,
>
> --- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote:
> >
> > fakta yang jelas juga beliau walaupun katanya berhasil dan sukses
> membawa
> > jakarta lebih baik dari segi materiil,  ternyata beliau tidak
bisa
> berkuasa
> > terus
> > untuk menjadikan jakarta lebih baik,  kepemimpinan beliau tidak
> dapat terus
> > dipertahankan,  .... dan jakarta  itu maju bukan karena bang ali
> sadikin,
> > jakarta
> > maju karena banyak cukong  ...   coba tanyain berapa sih tanah-
> tanah yang
> > dikuasai
> > oleh orang indonesia asli di jakarta  ...  paling-paling bang ali
> hanya
> > sebagai
> > bemper aja buat mereka,  supaya usaha mereka maju dan duitnya
buat
> judi
> > karena bingung duitnya mau di kemanain,  jadi buat judi aja,
> tanah sih
> > gampang
> > bang ali kan bisa di kasih traktor buat gusurin itu rakyat  ...
> maka
> > jatuhlah bang
> > ali dari kekuasaan di jakarta  ...  itu  berkat rakyat
> juga   ...kan
> > ....
> >
> > salam,
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Butuh informasi leih jelas lagi, Bang Ali turun jadi Gubernur
> karena
> > apa sih??? Apa bener karena obsesinya akan judi ato emang babe
dah
> gak
> > suka karena terlalu populer..dia itu...
> >
> > Faktanya dia adalah satu2nya gubernur DKI yang sukses membawa
> Jakarta
> > lebih baik secara materiil
> >
> > Nah selain dia itu Jakarta jalan ditempat doang. Materill gak,
> rohani
> > juga gak!
> >
> > --- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote:
> > >
> > > demikian juga dengan habibie ketika banyak orang menyatakan
bahwa
> > > yang berhak memimpin bangsa indonesia ini adalah orang jawa
> ternyata
> > > ternyata mitos itu luntur dengan sendirinya,  demikian pula
> dengan
> > ali
> > > sadikin
> > > beliau telah menjadi gubernur dari ibukota republik ini,
> sejarahlah
> > yang
> > > telah menunjuk beliau,  tapi sejarah juga harus menghentikan












______________________________________________________________

Disclaimer :
- This email and any file transmitted with it are confidential and
are intended solely for the use of the individual or entity whom
they are addressed, if you are not the original recipient, please
delete it from your system.
- Any views or opinions expressed in this email are those of the
author only.
______________________________________________________________

------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke