--- In [email protected], Mas Bagong <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


> Perbudakan sebenarnya tidak hanya terjadi ketika Islam atau Kristen
> ada, ia sudah ada sejak beribu-ribu tahun lalu... Jaman Firaun pun
> sudah ada... Pendek kata perbudakan terjadi ketika manusia mulai
> saling menguasai satu dengan lainnya...
> Di Kristen terjadi ya memang...
> Di Islam ada perbudakan, ya memang...


---> Begitulah. Perbudakan muncul bersama sejarah manusia.

> Namun dalam agama diajarkan bagaimana menghargai manusia satu dengan
> lainnya, maka itulah agama diturunkan...

-----> Lalu, mana hasilnya?

> Kalau sekarang muncul 'perbudakan' modern, maka inilah hasil 'dogma'
> yang hanya membaca agama tak lebih seperti cerpen di koran akhir
> minggu...
> DG

-----> saya kira bukan dogma mas. Dogma adalah ajaran yang 
dicanangkan ex cathedra, jadi dari atas, dan wajib dipatuhi. 
Misalnya " Paus tak mungkin keliru". Tak ada yang membaca agama 
seperti baca cerpen,mas. Kebanyakan membacanya secara intensif, malah 
hafal, tetapi, keluar dari rumah ibadah, AKU yang sebenarnya muncul, 
sisanya sekedar iman yang di-komat-kamitkan.

Ini sejak sejarah kemanusiaan lho. Di Indo sejak 60an tahun yang 
lalu. Merdeka, tapi bathiniah tetap amburadul...

DH
> 
> On 6/8/05, RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > --- In [email protected], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > Pak Hadinoto,
> > >
> > > Barangkali Anda lupa bahwa dalam  gereja terjadi reformasi, 
malah
> > sekarang
> > > ada itu aliran yang namanya "teologi pembebasan". Dikalangan 
Islam
> > pun ada
> > > arus demikian, cuma saja belum seberapa kuat, hanya berkisar
> > dikalangan
> > > akademis belum berakar rumput.
> > >
> > > Salam,
> > 
> > ----------------------
> > 
> > Mas, saya tak lupa pada theologi pembebasan. saya ketemu tokohnya 
di
> > Vienna sekali: Ernesto Cardenal. Ini terutama muncul di Amerika
> > Latin, dimana kemiskinan dan pemerasan begitu getir, oleh para
> > konglo, yang notabene Kristen semua. Terutama United Fruits...raja
> > pisang.
> > 
> > Theologi pembebasan ini, mas, tak disukai di Vatican.
> > 
> > Paus lebih suka meng-kejar kejar para pelaku abortus, yang 
bercerai,
> > dan romo romo yang kebelet mau menikah. Tetapi kemiskinan itu 
sendiri
> > yang timbul karena penindasan oleh the Haves (yang rata rata 
Kristen
> > lagi), tak terlalu digubris. Menghancurkan komunis ya di-agung
> > agungkan sebagai jasa Paus almarhum. Tetapi, kami menjadi saksi
> > disini, bahwa kemiskinan yang sangat getir muncul di negara 
negara ex
> > komunis, sembari konglo baru muncul...
> > 
> > Pelacuran merajalela disini mas, mereka adalah wanita wanita dari 
ex
> > Rusia (terutama negara negara Balkan dan Baltikum).
> > 
> > Salam
> > 
> > danardono
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
**********************************************************************
*****
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-
india.org
> > 
**********************************************************************
*****
> > 
______________________________________________________________________
____
> > Mohon Perhatian:
> > 
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.
> > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> > 
> > Yahoo! Groups Links
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> >





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke