Setuju...(koor). Alternatif solusi yang cantik! 

--- In [email protected], "fauziah swasono" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> --- In [email protected], Mas Bagong <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> > Mantan menteri masuk penjara? Wadhuh, belum ada sejarahnya tuh...
> > Kalau maling ayam masuk penjara banyak bung Ambon...
> > DEPAG mau didepak? Jangan deh, nanti kita kualat didoain orang se
> > republik ini plus dimaki-maki sebagai orang 'kapir'! Mending,
> > privatisasi aja deh urusan agama... Pemerintah nggak usah ikut
> > ngurusin orang naik haji atawa umroh, biarkan orang swasta... 
Atau
> > jangan naik haji dulu, uangnya buat nyumbang orang yang lagi pada
> > busung lapar tuh....
> > DG
> > 
> 
> Wah, mas Ambon (tidurnya jam berapa sih mas? kok kirimannya 
kontinyu
> tiap jam?) di Depag itu isinya macam2 agama. Kalau dibubarkan, 
nanti
> kita dianggap negara tak beragama ;)
> 
> Mas Bagong, hati2 nyebut privatisasi.. nanti anda dikira antek IMF.
> Just kidding... 
> Menurut saya, langkah perbaikan penyelenggaraan haji sih gampang 
aja:
> biarkan Depag menanganinya tetapi wajibkan minimal 2 auditor
> independen yang reputasinya bagus untuk mengaudit. Dan koruptornya
> dihukum berat, biar kapok tuh... biar jadi pelajaran buat yg belom
> kena atau mau nyoba2.
> 
> salam,
> fau
> 
> > On 6/17/05, Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > Refleksi: Seandainya Pak Menteri ini terbukti korupsi, apakah
> beliau  akan masuk neraka? Tuntutan kedua ialah supaya Depag 
didepak
> saja.  Buang-buang duit dengan nama Alloh untuk para korupter 
adalah
> dosa besar bagi yang membiarkan.




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke