Bukan begitu Free Thinker (FT), nampaknya anda kurang paham yg mbak Lina 
maksudkan.  Menurut kepercayaan kami (mungkin berbeda sekali dg yg anda 
percayai atau anut), diterimanya amal itu atau tdk dimata Allah SWT, di 
tentukan dg niatannya.  Niat yg tulus semata-mata krn Allah SWT baru akan 
membuahkan hasil yg baik, itu yg kami percayai.  Anda boleh tdk sependapat dg 
kami, dan merupakan hak anda 100 persen, apalagi memandang kita berbeda 
kepercayaan, adalah suatu hal yg lumrah dan wajar.  Sekali lagi amal perbuatan 
(bagi kaum Muslimin) ditentukan oleh niat (yg baik, ikhlas dan semata-mata krn 
Allah SWT tentunya), tanpa ini kami percaya (you don't have to) amal ibadah 
kami akan sia-sia, makanya mbak Lina bilang,"betapa meruginya orang beramal 
sebaik apapun kalau dihatinya ada kemusyrikan, kemunafikan dan penyakit hati 
lainnya".  Contoh sederhana, katakanlah saya ini telah menolong beberapa anak2 
yg kena busung lapar, saya menolong mereka sampai sehat kembali spt layaknya 
anak2 sehat,
 disini saya tlh banyak korbankan waktu, keuangan dll.  Suatu perbuatan mulia 
bukan? dan merupakan amal yg baik, tapi ternyata saya ini punya latar belakang 
tertentu dlm melakukan segala amal tsb, saya ingin dg begini akan membuat saya 
tersohor, atau dpt dikagumi oleh tetangga saya dan menjadikan saya sbg contoh 
tauladan yg hrs ditiru, sampe kalo mereka buka kamus dan melihat kata 
"tauladan" gambar/foto  saya akan ada dlm kamus tsb.  Amalan yg spt ini buat 
kami adalah SIA-SIA, krn NIATnya saja sdh jelek.  Memang saya (mungkin) akan 
mendapatkan banyak pujian dr tetangga2 saya tapi dimata Allah SWT, amalan saya 
tdk berarti apa-apa, dan MERUGILAH saya!!!
Free Thinker <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Buat Lina,amal itu harus kembali berguna 
kepada
dirinya sendiri. Harus bisa dihitung untung-ruginya,
bisa jadi tiket untuk dirinya supaya bisa lolos dari
neraka.

Buat saya  (dan mungkin Danardono) amal, ya amal saja.
Yang pasti, amal sih ga bakal keluar dari hati yang
musyrik atau munafik. Amal pasti keluar dari hati yang
tulus. Kalau buat Danardono, contoh amal yang paling
gampang dilihat adalah amalan Bunda Teresa. Dan buat
saya, orang yang saya kagumi Romo Mangun.  

Atau, teman saya seorang Amerika agnostic, yang secara
spontan menyumbang untuk korban Tsunami di Aceh, tanpa
mau namanya disebutkan. 

Amal yang ga dihitung-hitung yang akan membuat bumi
ini damai. Amal yang datang dari hati yang tulus,
nggak peduli apa agamanya. 

Disinilah perbedaan prinsipil bagaimana seseorang
memaknai amal.Buat saya, beramal tidak akan merugi. 

Selamat beramal Lina.

Selamat beramal Danardono. 

-Peace!

--- Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Jadi, betapa meruginya orang beramal sebaik apapun
> kalau dihatinya 
> ada kemusyrikan, kemunafikan, dan penyakit hati
> lainnya.
> Lagi-lagi, inilah pentingnya ilmu Tauhid, agar tak
> menjadi orang 
> merugi.



            
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Yahoo! Mail - Helps protect you from nasty viruses. 
http://promotions.yahoo.com/new_mail


***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS 


    Visit your group "ppiindia" on the web.
  
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
  
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 


---------------------------------




                
---------------------------------
 Sell on Yahoo! Auctions  - No fees. Bid on great items.

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke